Gresik Raih Lima Penghargaan di Harganas Jatim, TPA Masmundari Jadi Sorotan
Gresik meraih lima penghargaan pada peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33 Provinsi Jawa Timur, Kamis (30/7/2026) di Pendopo Agung Kabupaten Malang. Penghargaan ini diberikan atas inovasi layanan pengasuhan anak dan capaian program keluarga di Kabupaten Gresik. Penyerahan dilakukan oleh Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak, didampingi Ketua TP PKK Jawa Timur Arumi Bachsin, kepada Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dan Ketua TP PKK Kabupaten Gresik Nurul Haromaini.
Rincian penghargaan untuk Kabupaten Gresik
Pemerintah Kabupaten Gresik menerima lima penghargaan yang mencakup inovasi pelayanan dan capaian program keluarga. Detail penghargaan disampaikan saat acara provinsi dan meliputi beberapa aspek strategis pembangunan keluarga.
- Inovasi TPA/TAMASYA Masmundari yang dinilai mendukung pembangunan keluarga dan pengasuhan anak.
- Penghargaan atas komitmen inovasi dan program unggulan kepala daerah.
- Capaian peserta KB di atas 100 persen.
- Penyusunan peta jalan pembangunan kependudukan.
- Inovasi dan program unggulan Ketua TP PKK Kabupaten.
TPA/TAMASYA Masmundari: Inovasi pengasuhan anak
Salah satu yang mendapat sorotan adalah TPA/TAMASYA Masmundari. Program ini disebut mendukung pengasuhan anak dan memperkuat peran keluarga dalam tumbuh-kembang anak. Bupati Gresik menilai inovasi tersebut memberi manfaat langsung bagi masyarakat yang membutuhkan layanan pengasuhan.
"Penghargaan ini kami persembahkan untuk masyarakat Kabupaten Gresik. Mudah-mudahan inovasi seperti TPA/TAMASYA Masmundari terus memberi manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan,"
Pesan provinsi: "Ayah Wajib Hadir"
Wakil Gubernur Emil Dardak mengingatkan pentingnya peran ayah dalam pengasuhan. Tema Harganas 2026, "Ayah Wajib Hadir", menjadi titik tekan ajakan agar orang tua lebih aktif terlibat mendampingi anak di rumah.
"Hari ini sangat mungkin kita berada di rumah, tetapi masing-masing sibuk dengan dunianya sendiri. Kehadiran ayah harus benar-benar dirasakan oleh anak-anak,"
Dampak dan kolaborasi untuk penurunan stunting
Bupati Fandi Yani menegaskan penghargaan merupakan hasil kerja bersama pemerintah daerah, TP PKK, dunia usaha, dan masyarakat. Ia menekankan bahwa pembangunan keluarga harus selaras dengan upaya percepatan penurunan stunting.
"Terima kasih kepada Tim Penggerak PKK yang telah membantu memaksimalkan TPA/TAMASYA Masmundari serta pengawasan menu Makan Bergizi Gratis di dapur SPPG di Kabupaten Gresik,"
Dengan pengakuan provinsi ini, pemerintah Kabupaten Gresik berharap inovasi dan program keluarga bisa diperluas dan berkelanjutan. Ke depan, kolaborasi antar pemangku kepentingan dinilai kunci untuk mempertahankan capaian dan mempercepat perbaikan indikator keluarga seperti stunting.
Jurnalis politik dengan fokus pada dinamika partai, kebijakan publik, dan agenda pemerintahan.
Berita Terkait
Dewanti Desak Reboisasi Jadi Prioritas RPJMD untuk Malang Raya
Dewanti Rumpoko mendesak reboisasi jadi prioritas RPJMD pasca banjir-longsor di tujuh kecamatan Malang untuk...
Dewanti: Reboisasi Jadi Prioritas RPJMD Usai Banjir Malang Raya
Dewanti Rumpoko mendesak reboisasi masuk prioritas RPJMD setelah banjir dan longsor di tujuh kecamatan Kabup...
Dewanti Dorong Reboisasi Jadi Prioritas RPJMD Usai Banjir Malang
Dewanti Rumpoko minta reboisasi hutan gundul jadi prioritas RPJMD setelah banjir dan longsor melanda tujuh k...
DPRD Jatim Dorong Perluasan Trans Jatim ke Jember, Madiun, Kediri
DPRD Jatim mendorong perluasan Trans Jatim ke Jember, Madiun, dan Kediri; realisasi terganjal biaya sekitar...
Majapahit Digital Didorong Jadi Platform Pengaduan Publik Terpadu
Saifudin Zuhri mendesak Majapahit Digital dikembangkan jadi platform pengaduan terpadu agar setiap laporan w...
PDI-P Dorong Majadigi Jadi Platform Pengaduan Terpadu
Saifudin Zuhri minta Majadigi dikembangkan jadi platform pengaduan terpadu agar setiap laporan warga di Jati...