ANRI Luncurkan Grand Design HCM 2026–2029 Perkuat SDM ASN
Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) mensosialisasikan Grand Design Human Capital Management (HCM) 2026–2029 pada Selasa, 23 Juni 2026 di Jakarta. Kebijakan ini bertujuan memperkuat transformasi sumber daya manusia ASN yang profesional, adaptif, dan berorientasi kinerja untuk mendukung visi Beyond Archive.
Sosialisasi dan tujuan kebijakan
Kegiatan sosialisasi melibatkan seluruh unit kerja ANRI untuk menyamakan persepsi soal arah pengelolaan SDM empat tahun ke depan. Pemerintah ANRI menekankan peralihan dari pengelolaan administratif tradisional menuju sistem berbasis kompetensi, kinerja, dan merit.
Fokus kebijakan: prinsip dan pendekatan
Grand Design HCM dirancang sebagai pedoman strategis untuk mendorong transformasi pengelolaan Aparatur Sipil Negara di lingkungan ANRI. Pendekatan kebijakan menekankan low cost–high impact dengan pemanfaatan sumber daya organisasi yang sudah tersedia.
Delapan aspek Sistem Merit
Implementasi kebijakan akan dilakukan secara bertahap dengan memperkuat delapan aspek Sistem Merit. Aspek-aspek itu ditujukan untuk menciptakan pengelolaan SDM yang objektif, transparan, dan berbasis data.
- Perencanaan kebutuhan ASN
- Standardisasi jabatan
- Manajemen talenta
- Pengelolaan kinerja ASN
- Pengembangan kompetensi
- Penguatan budaya kerja dan nilai BerAKHLAK
- Penghargaan, disiplin, dan upaya administratif
- Digitalisasi manajemen kepegawaian dan integrasi informasi
Kutipan pimpinan
"Melalui Grand Design Human Capital Management, ANRI menempatkan ASN sebagai aset strategis yang harus terus dikembangkan. Agar memiliki kompetensi, integritas, kemampuan beradaptasi, serta budaya kerja kolaboratif dalam mendukung terwujudnya visi Beyond Archive," ujar Poppy Alia, Kepala Biro Kepegawaian dan Umum ANRI, di Jakarta, Selasa 23 Juni 2026.
Implementasi, indikator, dan pemantauan
Pelaksanaan Grand Design HCM akan dipantau menggunakan indikator kinerja terukur. Indikator mencakup penguatan Sistem Merit, manajemen talenta, integrasi informasi kepegawaian, dan peningkatan kualitas layanan. ANRI menargetkan evaluasi berkelanjutan agar kebijakan memberikan dampak nyata bagi tata kelola ASN.
Dampak yang diharapkan
Dengan kebijakan ini, ANRI berharap meningkatkan kualitas pengambilan keputusan dalam pengelolaan pegawai. Selain itu, Grand Design HCM diharapkan memperkuat reformasi birokrasi nasional dan memberi nilai tambah bagi pengelolaan arsip sebagai memori kolektif bangsa.
ANRI mengajak seluruh pimpinan dan ASN untuk memahami dan mendukung arah pembangunan SDM secara menyeluruh. Dukungan itu dinilai penting agar setiap program kerja saling mendukung terciptanya ASN modern, profesional, dan berdaya saing.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Kakorlantas Pimpin Sertijab Pejabat Utama Korlantas, Tekankan Kekompakan
Kakorlantas Irjen Pol Wibowo pimpin sertijab pejabat utama Korlantas di NTMC Jakarta, 7 Juli 2026; ia tekank...
Alarm: Anak Indonesia Konsumsi 4,17 Miliar Rokok per Tahun
DPR: anak Indonesia konsumsi 4,17 miliar batang rokok per tahun; desak penegakan PP Nomor 28 Tahun 2024 dan...
Korupsi Batu Bara PLTU Naik ke Penyidikan, Kerugian Diperkirakan Rp5 Triliun
Bareskrim tingkatkan kasus dugaan korupsi pengadaan batu bara PLTU ke penyidikan; dugaan TPPU dan kerugian s...
Prabowo Dampingi PM Modi Tandatangani Buku Tamu di Istana
Presiden Prabowo mendampingi PM Narendra Modi menandatangani buku tamu kenegaraan di Istana Merdeka pada 7 J...
Prabowo dan PM Modi Teken Beberapa MoU Perkuat Kerja Sama Indonesia-India
Presiden Prabowo dan PM Modi menandatangani 7–8 MoU di Istana Merdeka pada 7 Juli 2026 untuk memperkuat kerj...
Cuaca Jabodetabek: Jakarta Cerah, Bogor Berpotensi Hujan Ringan
BMKG: 7 Juli 2026 Jabodetabek didominasi cerah; Bogor berpotensi hujan ringan. Suhu Jakarta 25-33°C, kelemba...