GKJ Rayakan HLUN 2026: Tegaskan Peran Lansia dalam Gereja
Ribuan adiyuswa Gereja Kristen Jawa (GKJ) berkumpul merayakan Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) 2026 di Dome GBI Mawar Saron, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Selasa, 16 Juni 2026. Perayaan bertema Madhep Mantep Mentes menegaskan bahwa lansia tetap berperan aktif dan produktif dalam kehidupan bergereja.
Antusiasme dan tujuan acara
Acara dihadiri dari berbagai jemaat GKJ dan menjadi ruang kebersamaan lintas generasi. Penyelenggara ingin menonjolkan keberlanjutan pengabdian lansia dalam keluarga gereja dan masyarakat. Selain ibadah, kegiatan juga diisi pertunjukan seni budaya untuk mempererat hubungan antargenerasi.
Peran lansia sebagai pilar kebijaksanaan
Sekretaris Sinode GKJ, Pdt. Anugrah Kristian, mengatakan lansia memegang peran penting sebagai penopang kebijaksanaan dalam komunitas. Ia menekankan bahwa usia lanjut bukan alasan untuk berhenti berkarya.
"HLUN bukan sekadar pertemuan lansia dari berbagai daerah. Perayaan ini menegaskan mereka tetap aktif dan berkarya," ujar Pdt. Anugrah.
Menurutnya, kehadiran lansia memberi teladan moral dan spiritual bagi jemaat muda. Mereka dianggap sebagai penjaga tradisi iman dan sumber pengalaman hidup.
Apresiasi dari Kemenag
Dirjen Bimas Kristen Kementerian Agama, Jeane Marie Tulung, hadir memberikan apresiasi terhadap konsistensi GKJ memberdayakan lansia. Ia menilai partisipasi lansia penting untuk kelangsungan warisan rohani.
"Adiyuswa adalah saksi kesetiaan Tuhan sepanjang hidup mereka. Mereka merupakan warisan rohani yang harus dihormati," kata Jeane Marie Tulung.
Jeane juga menegaskan bahwa usia lanjut bukan akhir pengabdian. Menurutnya, lansia masih dapat memberi inspirasi dan teladan bagi gereja serta bangsa.
Pentas seni dan harapan ke depan
Perayaan HLUN dilengkapi dengan berbagai pertunjukan seni budaya yang menampilkan bakat lansia dan kolaborasi antargenerasi. Penyelenggaraan ini diharapkan memperkuat jejaring komunitas dan membuka ruang partisipasi yang lebih luas bagi lansia.
GKJ menyatakan akan terus memfasilitasi kegiatan yang mendorong lansia tetap produktif. Upaya ini diharapkan menjadi contoh bagi gereja-gereja lain dalam menjaga martabat dan peran lansia dalam kehidupan beragama dan sosial.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Kemdiktisaintek Minta Fleksibilitas Akademik untuk Mahasiswa NTT
Kemdiktisaintek mengimbau perguruan tinggi di NTT menerapkan fleksibilitas akademik pascagempa 7,7 untuk men...
Ateng Sutisna Dorong Penguatan Tata Kelola Energi dan SDA
Ateng Sutisna mendorong penguatan tata kelola energi dan SDA setelah pidato Presiden, menyoroti B50, bursa k...
DPR Percepat Penanganan Bencana di NTT
DPR bersama pemerintah mempercepat penanganan bencana di NTT, dengan kunjungan lapangan, penugasan anggota D...
BNPB Imbau Warga NTT Waspada Gempa Susulan
BNPB mengimbau warga terdampak gempa NTT waspada gempa susulan; BMKG catat 2.119 gempa susulan hingga 18 Agu...
BNPB Gelar Trauma Healing dan Perpustakaan Keliling untuk Pengungsi Sikka
BNPB menyediakan trauma healing dan perpustakaan keliling di GOR Samador, Sikka, untuk mendukung pemulihan p...
Indonesia Rawan Gempa dan Tsunami: Langkah Antisipasi Penting
Indonesia rawan gempa dan tsunami; warga diminta siaga dengan tas darurat, amankan perabot, dan pahami jalur...