Jalan Gerbang Pemuda Ditutup, Massa Tuntut Pengesahan RUU
Jalan Gerbang Pemuda, Jakarta, ditutup pada Kamis, 27 Agustus 2026, menyusul aksi massa yang menuntut agar Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset segera disahkan. Aksi yang diikuti berbagai elemen masyarakat itu menyebabkan penutupan akses dan kepadatan arus lalu lintas di sekitar lokasi.
Penutupan akses dan rekayasa lalu lintas
Polda Metro Jaya menutup akses Jalan Gerbang Pemuda dari arah Jalan Asia Afrika menuju kawasan Gerbang Pemuda. Penutupan dilakukan untuk memberi ruang bagi penyampaian aspirasi sekaligus menjaga keselamatan pengguna jalan.
Petugas lalu lintas menerapkan jalur alternatif dan pengalihan arus secara situasional. Selain polisi, beberapa warga membantu mengarahkan pengendara agar tidak memasuki area aksi.
Siapa yang berunjuk rasa
Aksi melibatkan beragam kelompok. Peserta terdiri atas:
- elemen masyarakat,
- pengemudi ojek online,
- mahasiswa.
Massa menyampaikan tuntutan agar RUU Perampasan Aset segera disahkan menjadi undang-undang.
Personel pengamanan
Polda Metro Jaya menyiagakan personel untuk mengamankan jalannya aksi dan mengatur arus lalu lintas. Kombes Pol Budi Hermanto menyatakan personel disebarkan di beberapa titik sesuai kebutuhan.
Khusus untuk pengamanan aksi di Gedung DPR/MPR RI, sebanyak 4.274 personel disiapkan untuk memberikan pelayanan dan pengamanan. Sementara personel lainnya ditempatkan di sejumlah lokasi untuk mendukung pengamanan serta pengaturan lalu lintas sesuai kebutuhan.
Menurutnya, pendekatan yang digunakan bersifat persuasif dan humanis untuk memastikan kebebasan menyampaikan aspirasi tetap terjaga tanpa mengganggu ketertiban umum.
Imbauan bagi pengguna jalan
Pengguna jalan diimbau mengikuti arahan petugas dan menghindari kawasan aksi untuk mengantisipasi kepadatan. Aparat bersama masyarakat membantu menunjukkan rute alternatif agar arus tetap bergerak.
Polri memberikan pelayanan kepada masyarakat yang menyampaikan aspirasi sekaligus memastikan aktivitas publik tetap berjalan aman dan nyaman. Mari bersama-sama menjaga ruang demokrasi dengan tertib, damai, dan saling menghormati.
Dampak dan langkah selanjutnya
Penutupan ini berdampak pada mobilitas di seputar Gelora Bung Karno dan kawasan wisata selatan Jakarta. Polda menyatakan rekayasa lalu lintas akan terus disesuaikan dengan situasi lapangan untuk meminimalkan gangguan.
Warga diminta memantau informasi resmi dan merencanakan rute perjalanan alternatif hingga situasi kembali normal.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Pemerintah Siapkan Pusat Rehabilitasi untuk Warga Binaan Narkotika
Pemerintah siapkan pusat rehabilitasi dan reedukasi bagi warga binaan pengguna narkotika untuk atasi overkap...
BMKG Waspadai Hujan Lebat, Petir, Angin Kencang 5-8 Okt
BMKG keluarkan peringatan dini hujan lebat, petir, dan angin kencang pada 5-8 Oktober 2026; waspadai empat w...
Prabowo Pimpin Parade HUT ke-81 TNI di Mabes Cilangkap
Presiden Prabowo memimpin Parade HUT ke-81 TNI di Mabes Cilangkap, 5 Oktober 2026; melibatkan 3.378 personel...
HUT TNI ke-81: DPR Dorong Modernisasi Hadapi Perang Modern
DPR mendesak modernisasi alutsista dan peningkatan pelatihan TNI menjelang HUT ke-81, seiring anggaran 2027...
Dua Induk Badak Sumatera Bunting di Way Kambas, Harapan Konservasi
Dua induk badak sumatera, Ratu dan Delilah, dinyatakan bunting di Suaka Rhino Sumatra Way Kambas; pemantauan...
Prabowo Minta Bakom Gunakan Bahasa Sederhana dan Dengarkan Rakyat
Presiden Prabowo minta Bakom gunakan bahasa sederhana, jelaskan alasan kebijakan, dan dengarkan masukan masy...