Mensos Genjot SDM dan Tata Kelola Sekolah Rakyat di Tangerang
Menteri Sosial Syaifullah Yusuf memperkuat pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) dan tata kelola Sekolah Rakyat melalui pelatihan dan pengawasan. Pernyataan itu disampaikan usai membuka kegiatan Monitoring dan Evaluasi Kinerja Sekolah Rakyat bagi aplikator di Tangerang, Kamis 10 September 2026. Upaya ini dimaksudkan agar penyelenggaraan Sekolah Rakyat berjalan sesuai prosedur dan arahan Presiden Prabowo Subianto.
Penguatan SDM dan tata kelola
Kegiatan di Tangerang melibatkan tenaga pendidik, staf administrasi, dan siswa. Fokus utama adalah meningkatkan kapasitas pengelola sekolah sehingga pelaksanaan program mengikuti ketentuan yang ditetapkan. Menurut Gus Ipul, pelatihan dilakukan secara berkelanjutan dan bergantian untuk menjangkau seluruh SDM di jaringan Sekolah Rakyat.
"Dimana terus-menerus kita lakukan penguatan di bidang SDM, penguatan di bidang tata kelola agar penyelenggaraan Sekolah Rakyat sesuai dengan arahan Bapak Presiden. Sesuai dengan seluruh prosedur, ketentuan dan hal-hal pokok yang menjadi bagian dari penyelenggaraan Sekolah Rakyat,"
Pernyataan itu disampaikan langsung oleh Gus Ipul pada acara pembukaan. Ia menekankan pentingnya pedoman dan mekanisme yang jelas untuk kepala sekolah dan tenaga kependidikan.
Pengawasan, pencegahan kekerasan, dan mitigasi
Salah satu sisi pelatihan hari ini adalah penguatan tata kelola dalam pengawasan, monitoring, dan evaluasi. Materi mencakup langkah-langkah pencegahan terhadap kekerasan fisik, kekerasan seksual, perundungan, serta intoleransi. Gus Ipul menyebutkan bahwa telah disusun tahapan mitigasi yang menjadi pedoman operasional di lapangan.
Untuk mendukung pengawasan, Kemensos juga memanfaatkan teknologi. CCTV dipasang pada beberapa titik lingkungan Sekolah Rakyat untuk merekam aktivitas guru, wali asrama, wali asuh, dan siswa. Langkah ini dimaksudkan untuk meningkatkan akuntabilitas dan perlindungan anak.
LENSA SR untuk tata kelola komunikasi publik
Staf Khusus Menteri Sosial Bidang Komunikasi dan Media Massa, Fatkhurohman Taufik, mengatakan tindakan penguatan juga diarahkan ke komunikasi publik. Hingga Mei 2026 tercatat 5.299 pertanyaan dan aduan masuk melalui kanal media sosial Kemensos terkait Sekolah Rakyat.
"Aduan itu dengan pertanyaan terbanyak berkaitan dengan lokasi, jadwal dan ketersediaan Sekolah Rakyat. Kondisi tersebut menjadi salah satu dasar pengembangan LENSA SR,"
Menurut Taufik, LENSA SR (Layanan Ekosistem Narasi Sekolah Rakyat yang Adaptif) dirancang untuk memastikan informasi berasal dari data valid dan dapat digunakan konsisten oleh seluruh unit, sehingga respons terhadap isu berlangsung cepat dan terukur.
Dampak dan langkah ke depan
Integrasi data lewat LENSA SR diharapkan membuat informasi tentang Sekolah Rakyat mudah diakses hingga tingkat daerah. Langkah ini juga dimaksudkan untuk mengurangi penyebaran hoaks di media sosial dan meningkatkan kepercayaan publik terhadap layanan pendidikan nonformal tersebut.
Dengan kombinasi pelatihan SDM, pengawasan teknologi, dan penguatan komunikasi publik, Kemensos menegaskan komitmen agar Sekolah Rakyat berjalan sesuai prosedur, aman, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Wapres Dukung Drone Eaglesense untuk Deteksi Dini Karhutla
Wapres Gibran dukung drone Eaglesense karya mahasiswa ITB untuk deteksi dini karhutla dan dorong konektivita...
Wamensos Minta Flores Timur dan Mamasa Siapkan Lahan Sekolah Rakyat
Wamensos Agus Jabo minta Flores Timur (8 ha) dan Mamasa siapkan lahan serta urus sertifikat untuk pembanguna...
Wapres Tinjau Penanganan Karhutla di Tiga Provinsi Kalimantan
Wapres Gibran meninjau penanganan karhutla di tiga provinsi Kalimantan, menekankan perlindungan warga dan uj...
HUT ke-81 RRI: Menjaga Kepercayaan Publik di Era Digital
Dalam HUT ke-81, RRI didorong menyeimbangkan adaptasi digital dan pelestarian identitas untuk menjaga keperc...
PKP Perkuat Kerja Sama Teknologi Rusun dengan Tiongkok
PKP dan Tiongkok perkuat kerja sama teknologi untuk pembangunan rumah susun di kawasan padat; fokus pada tra...
Bansos Digital Diuji di 215 Kabupaten/Kota, Luhut: Agen Pakai Face Recognition
Pemerintah uji coba Perlinsos Digital di 215 kabupaten/kota setelah setahun persiapan; agen bantu pendaftara...