Veddriq Alami Infeksi Tangan, Kondisi Membaik Jelang Asian Games
Atlet panjat tebing Veddriq Leonardo sempat mengalami infeksi ringan pada tangan menjelang tampil di Asian Games Aichi-Nagoya 2026, namun kondisinya kini dilaporkan membaik dan sedang mendapat penanganan medis. Pernyataan itu disampaikan oleh Ketua Umum PP Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI), Yenny Wahid, di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu, 9 September 2026.
Ringkasan kondisi dan kronologi
Veddriq yang baru meraih medali emas di Olimpiade Paris 2024 sempat merasa meriang sebelum keberangkatan ke Asian Games. Menurut Yenny, keluhan itu terkait adanya infeksi ringan pada tangan atlet tersebut. Tim medis lalu memberi perawatan untuk mencegah kondisi memburuk sebelum pertandingan.
"Salah satu atlet andalan kita, Veddriq Leonardo, yang sering memecahkan rekor dunia. Kemarin meraih medali emas di Olimpiade Paris 2024, badannya agak meriang sedikit," ujar Yenny.
"Ternyata karena tangannya ada sedikit infeksi. Jadi badannya meriang," kata Yenny menambahkan.
Penanganan dan potensi pengaruh pada performa
Yenny menekankan infeksi, meski ringan, harus ditangani segera. Infeksi dapat menurunkan daya tahan tubuh dan kekuatan, yang berisiko mengganggu performa saat lomba. Karena itu, tim medis FPTI memberikan perawatan untuk memastikan Veddriq kembali prima.
"Karena kalau infeksi artinya daya tahan tubuhnya menurun, kekuatannya juga menurun. Kalau tidak segera diatasi, akan berdampak pada performa waktu pertandingan nanti," ujar Yenny.
Namun, Yenny memastikan kondisi Veddriq tidak parah dan tidak mengkhawatirkan. Ia menyatakan atlet tersebut sudah menunjukkan perbaikan setelah mendapat penanganan.
"Tapi kelihatannya sih anaknya sudah oke," kata Yenny.
Target FPTI di Asian Games
Veddriq menjadi salah satu andalan Indonesia untuk merebut medali pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Federasi menargetkan minimal tiga medali dari cabang panjat tebing. Dari jumlah itu, dua di antaranya dibidik berstatus emas.
Prospek dan langkah ke depan
Dengan perbaikan kondisi Veddriq, FPTI tetap optimistis pada peluang meraih medali. Tim akan terus memantau dan menyesuaikan program pemulihan sampai hari kompetisi. Langkah ini bertujuan agar atlet bertanding dalam kondisi fisik dan mental terbaik.
Situasi ini memberi gambaran bagaimana aspek medis dan strategi persiapan menjadi kunci untuk menjaga performa atlet kelas dunia menjelang kompetisi besar.
Pecinta olahraga yang aktif melaporkan sepak bola, bulu tangkis, dan berbagai kompetisi internasional.
Berita Terkait
Honda DBL 2026 Seri Bandung Dimulai, Cahaya Bangsa Menang 36-14
Honda DBL 2026 seri Bandung berlangsung 10–26 Sept; SMA Cahaya Bangsa menang 36-14 atas Santo Aloysius di la...
Joaquin-Fadia Dipasangkan untuk Ganda Campuran Asian Games 2026
Nikolaus Joaquin dipasangkan dengan Siti Fadia untuk mengisi slot ganda campuran Asian Games 2026; prioritas...
Chelsea Bangkit dan Hajar Leeds 6-3 di Carabao Cup
Chelsea membalikkan keadaan dan menang 6-3 atas Leeds di Carabao Cup setelah tertinggal 0-2; Palmer, Welbeck...
Dewa United Bidik Kemenangan atas Bhayangkara di Serang
Dewa United menjamu Bhayangkara di Banten International Stadium, 11 Sept 2026, memburu poin penuh setelah ke...
Tim Bulu Tangkis Indonesia Gelar Pemusatan Latihan di Tokyo
Tim bulu tangkis Indonesia lakukan pemusatan latihan di Tokyo 13-17 Sept 2026, berangkat 12 Sept, fokus tekn...
Rybakina Kalahkan Gauff dan Tantang Sabalenka di Final US Open
Elena Rybakina bangkit kalahkan Coco Gauff 3-6, 6-4, 6-4 pada 11 Sept 2026 dan melaju ke final US Open melaw...