Pengguna Whoosh Hemat Rp1,5 Juta dengan FWC JaBan Gold
KCIC meluncurkan Frequent Whoosher Card (FWC) JaBan Gold yang memungkinkan pengguna kereta cepat Whoosh menghemat hingga Rp1,5 juta untuk rute Jakarta–Bandung. Kartu langganan ini dijual seharga Rp2 juta untuk 10 kali perjalanan dan berlaku 60 hari pada kelas Premium Economy.
Harga, masa berlaku, dan potensi penghematan
FWC JaBan Gold ditawarkan untuk calon penumpang yang melakukan perjalanan rutin. Dengan membeli paket 10 perjalanan seharga Rp2 juta, pengguna dapat memangkas pengeluaran dibandingkan membeli tiket reguler yang totalnya berkisar Rp2,5 juta–Rp3,5 juta untuk periode yang sama.
Selain varian Gold, KCIC juga menyediakan FWC JaBan Silver senilai Rp1,35 juta untuk enam perjalanan dengan masa aktif 30 hari. Menurut perusahaan, penggunaan Silver dapat menghemat antara Rp150 ribu hingga Rp750 ribu dibanding tarif normal; pembelian enam tiket reguler biasanya membutuhkan Rp1,5 juta–Rp2,1 juta.
"Bagi penumpang yang rutin menggunakan Whoosh, FWC dapat menjadi pilihan agar perjalanan menjadi lebih hemat dan praktis. Penumpang juga dapat memilih jenis kartu sesuai dengan frekuensi dan kebutuhan perjalanannya,"
— Eva Chairunisa, General Manager Corporate Secretary KCIC
Penjualan dan tren pertumbuhan
Hingga akhir Juli 2026, KCIC mencatat realisasi penjualan FWC sebanyak 47.577 kartu. Dari total tersebut, varian JaBan Gold mendominasi dengan akumulasi 37.501 kartu terdistribusi.
Pemasaran pada Juli 2026 memecahkan rekor dengan penjualan 3.366 unit, naik sekitar 13% dibanding Juni 2026 (2.984 kartu) dan tumbuh 45% dari Juli 2025 (2.324 kartu).
Perluasan layanan penukaran
Untuk mempermudah pengguna, fasilitas penukaran (redeem) FWC kini tersedia tidak hanya di Stasiun Padalarang, tetapi juga di Stasiun Bandung dan Stasiun Cimahi. Penambahan lokasi ini ditujukan agar penumpang yang memakai moda KA Feeder lebih mudah mengakses layanan.
"Pertumbuhan penjualan FWC menunjukkan semakin banyak masyarakat yang menjadikan Whoosh sebagai bagian dari mobilitas rutinnya. Kami mengajak masyarakat untuk memilih kartu langganan yang paling sesuai dengan kebutuhan perjalanan.
KCIC juga akan terus memperluas kemudahan layanan agar perjalanan menggunakan Whoosh semakin praktis, nyaman, dan memberikan nilai tambah bagi pelanggan,"
— Emir Monti, Manager Corporate Communication KCIC
Implikasi bagi pengguna
Pilihan FWC memberi alternatif bagi komuter harian dan pelancong rutin yang ingin memangkas biaya dan mempercepat proses perjalanan. Dengan beberapa varian dan perluasan titik penukaran, KCIC tampak fokus mendorong Whoosh sebagai solusi mobilitas antara Jakarta dan Bandung.
Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.
Berita Terkait
Manufaktur Lampaui Ekonomi, SBIN Percepat Industrialisasi
Industri pengolahan nonmigas tumbuh 5,32% pada Q2 2026 dan melampaui ekonomi nasional; Menperin: SBIN percep...
Indonesia Susun Agenda Industri BRICS melalui PartNIR
Indonesia aktif menyusun Joint Declaration BRICS lewat PartNIR, mendorong inovasi industri, manufaktur hijau...
Pertumbuhan Triwulan II-2026: Indonesia Butuh Mesin Pertumbuhan Baru
Pertumbuhan triwulan II-2026 mencapai 5,29% namun melambat; politisi mendorong pergeseran dari konsumsi ke i...
Ekspor Nonmigas Menguat, Kemendag Perkuat Penetrasi Pasar
Ekspor nonmigas menguat pada Juni dan Semester I 2026, menutup surplus dan mempersempit defisit neraca perda...
KAI Angkut 146.617 Ton Retail Jan–Jul 2026, Naik 19,6%
KAI mengangkut 146.617 ton barang retail Jan–Jul 2026, naik 19,59%. Perusahaan perkuat integrasi logistik un...
12.957 Pelamar Ikuti Rekrutmen 748 PJL KAI
KAI catat 12.957 pelamar untuk rekrutmen 748 PJL sebagai upaya meningkatkan keselamatan perlintasan kereta d...