Save the Children Gelar Festival Pahlawan Anak untuk 50 Tahun
Save the Children Indonesia menggelar Festival Pahlawan Anak pada Kamis, 13 Agustus 2026, di Kawasan Mall Gandaria City, Jakarta Selatan. Acara ini menandai 50 tahun kiprah organisasi dan bertujuan meningkatkan kesadaran publik serta mengajak masyarakat berpartisipasi dalam pemenuhan hak anak melalui kegiatan populer dan inklusif.
Tujuan festival dan pesan utama
Festival disusun untuk membawa isu perlindungan anak ke ruang publik. Kegiatan ditargetkan menjangkau keluarga dan anak di area perkotaan. Penyelenggara ingin pesan tentang hak untuk tumbuh, belajar, dan berkembang diterima luas oleh masyarakat.
Bagi kami, festival ini bukan sekadar perayaan, tetapi momentum meningkatkan kesadaran publik terhadap berbagai isu anak. Kami juga mengajak masyarakat berpartisipasi aktif mendukung program bersama untuk memastikan seluruh hak anak terpenuhi, kata Dessy Kurwiany Ukar.
Kolaborasi dengan industri kreatif
Save the Children menggandeng industri kreatif untuk mengemas narasi perlindungan anak. Pendekatan visual dan kampanye populer dipilih agar pesan lebih mudah dipahami dan diterima berbagai kelompok masyarakat.
Isu anak bukan isu yang eksklusif, tetapi isu yang harus dipahami semua pihak. Karena itu kami di industri kreatif merasa terpanggil untuk membantu menerjemahkan isu ini dalam bentuk kampanye yang lebih populer, ucap Dessy Kurwiany Ukar.
Kolaborasi lintas sektor melibatkan pelaku seni, perusahaan swasta, dan pemerintah. Harapannya, format kegiatan yang inklusif dapat meningkatkan partisipasi publik dan efektivitas penyebaran pesan.
Dukungan pemerintah dan layanan di pusat perbelanjaan
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta turut mendukung program ini sebagai bagian dari penguatan layanan perlindungan anak. Kerja sama telah dijalankan sejak beberapa tahun terakhir untuk memperkuat layanan dan pendampingan.
Pemprov DKI Jakarta terus mendukung program perlindungan anak melalui kolaborasi bersama Save the Children sejak beberapa tahun terakhir. Kerja sama ini diarahkan untuk memperkuat layanan perlindungan dan memastikan anak memperoleh hak serta pendampingan yang memadai, ucap Dessy Kurwiany Ukar.
Kepala Dinas PPAPP DKI Jakarta, Dwi Oktavia, menyebut pusat perbelanjaan dipilih sebagai lokasi layanan karena sering dikunjungi keluarga. Sejak 2020, kolaborasi menghasilkan layanan bantuan dan konsultasi keluarga, termasuk pos konsultasi dan pengaduan.
Saat ini kami juga menghadirkan layanan konseling bagi pengunjung pusat perbelanjaan, termasuk pos konsultasi dan pengaduan. Ini bagian dari upaya membangun ekosistem perlindungan anak yang komprehensif, kata Dwi Oktavia.
Dampak dan prospek ke depan
Dengan menghadirkan layanan di ruang publik, penyelenggara menargetkan akses yang lebih mudah ke informasi dan layanan perlindungan anak. Penyebaran pesan lewat industri kreatif juga diharapkan memperkuat jangkauan ke generasi muda dan keluarga perkotaan.
Ke depan, kolaborasi lintas sektor dinilai penting untuk memastikan kebijakan dan program perlindungan anak berjalan sinergis. Festival ini diharapkan menjadi pemicu keterlibatan masyarakat yang lebih luas dalam pemenuhan hak anak.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Kemenbud Usulkan Tari Zapin ke UNESCO untuk Perkuat Pelestarian
Kementerian Kebudayaan mengusulkan Tari Zapin ke UNESCO (29 Sept 2026) untuk memperkuat pelestarian lintas g...
Korlantas Buka Layanan Blokir ETLE di Samsat Seluruh Indonesia
Korlantas membuka layanan pengurusan blokir ETLE langsung di Samsat mulai 30 September 2026 untuk memudahkan...
STNK Digital Resmi Berlaku, Pengendara Tak Perlu Bawa STNK Fisik
Korlantas luncurkan STNK Digital lewat aplikasi Digital Korlantas; dokumen elektronik ini setara hukum denga...
Basarnas Alihkan Pencarian Jurnalis ke Operasi SAR Rutin
Basarnas tetap melanjutkan pencarian lima jurnalis lewat operasi SAR rutin; pencarian berlangsung 24 jam ses...
Wamensos Dorong Pembangunan Sekolah Rakyat di Pekalongan
Wamensos mendorong percepatan pembangunan Sekolah Rakyat di Pekalongan; Pemkab sediakan lahan 8,1 ha untuk m...
Menko Pangan Tawarkan Insentif Karbon untuk Investor Hijau
Menko Pangan Zulkifli Hasan tawarkan insentif pasar karbon untuk tarik investasi hijau di sektor pangan, sam...