Festival Layang-Layang 'Semarak Langit' Tutup di Perbaungan
Perbaungan — Festival Layang-Layang bertajuk Semarak Langit resmi ditutup pada Minggu, 29 Juni, di Afdeling III PTPN IV Kebun Adolina, Desa Adolina, Kecamatan Perbaungan. Kegiatan yang digelar Polres Serdang Bedagai itu menjadi bagian peringatan HUT Bhayangkara ke-80 dan dihadiri ratusan warga.
Penutupan dan sambutan
Penutupan festival dilakukan oleh Kapolres Sergai AKBP Jhon Sitepu. Ia didampingi Wakapolres Kompol SP Anak Ampun, Kabag SDM Kompol Eva Sinuhaji, serta para Pejabat Utama dan Kapolsek jajaran, termasuk AKP Japri Binsar H. Simamora.
Kapolres memberi apresiasi atas antusiasme warga yang menghadiri acara tersebut. Ia menekankan nilai kebersamaan dan pelestarian budaya lokal melalui kegiatan sederhana seperti festival layang-layang.
"Festival ini bukan sekadar perlombaan, tetapi wadah positif untuk mempererat silaturahmi antara Polri dan masyarakat. Di usia Bhayangkara ke-80, kami berkomitmen hadir dan menyatu di tengah masyarakat," ujar AKBP Jhon Sitepu.
Atraksi, peserta, dan suasana
Festival yang sudah menjadi agenda tahunan itu diikuti sekitar 90 peserta. Lokasi dipadati kurang lebih 500 penonton yang menyaksikan berbagai atraksi layang-layang menghiasi langit Perbaungan.
Salah satu momen menarik adalah pertandingan layang-layang tipe Drag Race. Kapolres bersama para PJU dan Kapolsek turun langsung, melakukan adu kecepatan menarik layangan yang mengundang gelak tawa dan sorak penonton.
Setelah pertandingan persahabatan, penutupan dilaksanakan secara simbolis. Acara ditutup dengan sesi foto bersama panitia dan para peserta, menutup rangkaian kegiatan hari itu.
Pengumuman pemenang dan tujuan kegiatan
Panitia menyebutkan pengumuman pemenang dan penyerahan trofi dijadwalkan pada puncak peringatan Hari Bhayangkara ke-80. Upacara penghargaan akan berlangsung pada Rabu, 1 Juli, di Mapolres Serdang Bedagai.
Polres Sergai berharap festival ini mempererat hubungan harmonis antara Polri dan masyarakat. Selain menjadi hiburan rakyat, acara juga diharapkan mendorong pelestarian layang-layang sebagai salah satu kearifan lokal yang diwariskan ke generasi mendatang.
Dengan ditutupnya Semarak Langit, penyelenggara menilai kegiatan telah memenuhi tujuan sosial dan budaya yang diharapkan, sekaligus memperkuat keterlibatan publik dalam peringatan Bhayangkara ke-80.
Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.
Berita Terkait
Polres Humbahas Tanam 1,6 Ton Bawang Putih Dukung Swasembada
Polres Humbahas menanam 1,6 ton bawang putih di dua hektare lahan di Desa Ria-Ria pada 19 Agustus sebagai du...
Kompolnas Tinjau Nominator Kompolnas Awards 2026 di Polres Simalungun
Tim Kompolnas kunjungi Polres Simalungun untuk menilai Aiptu Bona Sinaga sebagai nominator Kompolnas Awards...
Pangdam I/BB Kunjungi Simalungun, Pemkab Tekankan Sinergitas
Pangdam I/Bukit Barisan kunjungi Simalungun pada 19 Agustus 2026; Pemkab dan TNI perkuat sinergi mendukung p...
Cinta, Siswi SD Harapan 1 Medan, Raih Puluhan Prestasi Akademik dan Nonakademik
Luvena "Cinta" siswi SD Harapan 1 Medan konsisten raih prestasi akademik dan lomba nasional sejak 2019 hingg...
DPRD Bandung Kunjungi Bapenda Medan, Fokus Optimalisasi PAD
DPRD Kota Bandung berkunjung ke Bapenda Medan pada 19/8 untuk mempelajari strategi optimalisasi PAD, termasu...
Rico Waas: PWPM Harus Profesional dan Beradaptasi Teknologi
Wali Kota Medan Rico Waas mendorong PWPM profesional dan adaptif ke platform digital saat Raker I PWPM Medan...