Festival Etik DKPP: Generasi Muda Diajak Awasi Pemilu
Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) mengumumkan pemenang Festival Etik 2026 pada Kamis, 11 Juni 2026 di Kantor DKPP, Jakarta. Kegiatan ini menggabungkan lomba video kreatif dan karya tulis jurnalistik untuk melibatkan generasi muda mengawasi etika penyelenggara pemilu.
Pengumuman pemenang dan tujuan festival
Festival Etik 2026 digelar bagian dari peringatan HUT ke-14 DKPP. Acara itu diikuti peserta dari berbagai daerah dan bertujuan mendorong pemahaman serta praktik etika dalam penyelenggaraan pemilu.
Anggota DKPP Ratna Dewi Pettalolo menyebut festival sebagai terobosan yang mendukung perbaikan kualitas demokrasi. Ia menilai keterlibatan mahasiswa dan jurnalis menjadi modal penting untuk pengawasan publik.
Pesan DKPP soal etika dan integritas
Ratna menegaskan etika dan integritas harus dijaga setiap waktu, bukan hanya saat tahapan pemilu berlangsung. Menurutnya, komitmen moral itu perlu berkelanjutan agar penyelenggaraan pemilu tetap berkualitas.
Bagaimana di masa non-tahapan, lembaga penyelenggara pemilu termasuk DKPP, memastikan pemilu berjalan baik. Tanggung jawab itu harus terus dijaga bersama
Ia juga memberi catatan khusus tentang peran generasi muda. Partisipasi mereka dinilai menunjukkan kesadaran kritis terhadap pentingnya etika penyelenggara pemilu.
Partisipasi dan hasil lomba
Festival Etik 2026 berlangsung sejak 28 April hingga 31 Mei. Peserta datang dari kalangan mahasiswa dan jurnalis profesional.
- Peserta: 217 orang
- Video kreatif: 130 karya
- Karya tulis jurnalistik: 87 karya
Jumlah karya tersebut menjadi bahan evaluasi serta inspirasi untuk perbaikan praktik demokrasi di tingkat lokal dan nasional.
Prospek menjelang Pemilu 2029
DKPP berharap keterlibatan anak muda terus meningkat menjelang Pemilu 2029. Ratna mendorong kontribusi kreatif generasi muda untuk mencegah politik uang dan berbagai pelanggaran lain.
Kita punya harapan Pemilu 2029 akan lebih baik. Anak muda kreatif diharapkan membantu mencegah politik uang dan pelanggaran
Dengan demikian, DKPP melihat festival bukan sekadar kompetisi, melainkan upaya membangun budaya etika yang berkelanjutan di antara penyelenggara dan pengawas pemilu.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Tujuh Korban Luka Berat Gempa Manggarai Timur Dievakuasi ke Labuan Bajo
Tujuh korban luka berat gempa Manggarai Timur dievakuasi ke Labuan Bajo via helikopter untuk penanganan medi...
Basarnas Evakuasi 31 Pendaki di Gunung Bawakaraeng
Basarnas mengevakuasi 31 pendaki di Gunung Bawakaraeng pada 18 Agustus 2026; mayoritas mengalami hipotermia,...
Bangga dan Haru, Dua Srikandi TNI AU Ikut Upacara HUT RI ke-81
Dua srikandi TNI AU, Serda Nadya dan Serda Cantika, menjalani tugas upacara HUT RI ke-81 pada 17 Agustus 202...
Ibas: Kemerdekaan Harus Disyukuri dan Dijaga Bersama
Ibas mengajak masyarakat mensyukuri dan menjaga kemerdekaan serta mewakili keluarga SBY saat Presiden ke-6 m...
UMN Ubah Sampah Residu Jadi Arang dan Perkuat Pemasaran Digital
UMN mengolah sampah residu menjadi arang dan mengembangkan platform CRM untuk memperkuat pemasaran Bank Samp...
Pemerintah Belum Buka Bantuan Asing untuk Penanganan Gempa NTT
Pemerintah menilai penanganan gempa NTT masih bisa dikelola sendiri sehingga belum membuka bantuan asing; id...