Komisi VII Dorong Evaluasi KEK Super Prioritas agar Manfaat Merata
Komisi VII DPR meminta pemerintah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pengembangan KEK Super Prioritas. Permintaan itu disampaikan karena terdapat kesenjangan capaian antar-KEK dan belum semua kawasan menunjukkan dampak ekonomi serta penyerapan tenaga kerja yang signifikan, kata Putra Nababan pada Senin, 1 Juli 2026.
Evaluasi kesenjangan antar-KEK
Putra Nababan menyoroti data pemerintah yang menunjukkan perbedaan pencapaian antar-Kawasan Ekonomi Khusus. Beberapa KEK mencatat investasi besar, namun efek terhadap aktivitas ekonomi lokal dan lapangan kerja belum optimal.
"Saya melihat ada perbedaan yang sangat mencolok. Investasi yang masuk besar, tetapi dampaknya terhadap ekonomi dan penyerapan tenaga kerja belum terlihat optimal. Ini yang perlu dievaluasi."
Fokus pada dampak sosial-ekonomi dan rantai pasok
Komisi VII menilai alokasi anggaran tidak cukup hanya untuk membangun infrastruktur kawasan inti. Menurut Putra, manfaat investasi harus segera dirasakan masyarakat di sekitar KEK.
"Anggaran jangan hanya digunakan membangun kawasan inti. Yang tidak kalah penting adalah memperkuat ekonomi kreatif dan desa penyangga agar manfaat pengembangan KEK dirasakan lebih luas."
Dengan demikian, pengembangan KEK diharapkan memperkuat rantai pasok ekonomi kreatif dan mendorong pertumbuhan di desa-desa penyangga.
Permintaan data kinerja yang terintegrasi
Untuk memudahkan evaluasi, Putra meminta pemerintah menyajikan data kinerja KEK secara terintegrasi dan transparan. Data komprehensif tersebut diperlukan sebagai dasar perbaikan kebijakan.
Data yang diminta meliputi:
- nilai investasi yang masuk,
- jumlah kunjungan wisatawan,
- perputaran ekonomi di kawasan,
- penyerapan tenaga kerja lokal.
Langkah ke depan
Komisi VII berharap evaluasi tidak hanya menilai jumlah investasi dan kunjungan, tetapi juga kemampuan KEK dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar destinasi.
Hasil evaluasi diharapkan menjadi dasar strategi yang lebih efektif agar keberhasilan KEK tertentu dapat direplikasi dan manfaatnya tersebar merata.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Trauma Healing dan Perpustakaan Keliling di Posko Gempa NTT
Pemerintah menggelar trauma healing dan perpustakaan keliling di posko GOR Samador, Sikka pada 19 Agustus 20...
UKWR ke-54: RRI Tingkatkan Profesionalisme Jurnalis
RRI menggelar UKWR ke-54 pada 19-20 Agustus 2026 di Auditorium M untuk meningkatkan profesionalisme 71 jurna...
KRI Bung Hatta Kirim Bantuan Logistik ke Manggarai NTT
KRI Bung Hatta berangkat 18 Agustus 2026 dari Labuhan Bajo ke Reok membawa logistik untuk korban gempa 7,7 d...
Polri Kirim Logistik untuk Korban Gempa Flores, Ini Daftar Bantuannya
Polri mengirim bantuan logistik ke Pulau Flores pada 18–19 Agustus 2026: beras, minyak, sembako, dan mainan...
BGN Siagakan SPPG, Prioritaskan Warga dan Kelompok Rentan di NTT
BGN perintahkan SPPG tingkatkan kesiapsiagaan di NTT agar distribusi makanan dan pemenuhan gizi warga terdam...
TNI AU Kerahkan 6 Pesawat Angkut Kirim Bantuan ke NTT
TNI AU mengerahkan enam pesawat angkut sejak 17 Agustus 2026 untuk mengirim bantuan logistik ke Labuan Bajo...