Dirut RRI Siapkan Evaluasi Anggaran untuk Dampak Lebih Nyata
Direktur Utama LPP RRI Hendrasmo menyatakan akan mengevaluasi postur anggaran agar manfaat program RRI lebih berdampak bagi masyarakat. Pernyataan itu disampaikan usai Rapat Dengar Pendapat dengan Komisi VII DPR RI di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa, 1 September 2026. Tujuan evaluasi adalah mengoptimalkan penggunaan anggaran sehingga program RRI terasa langsung oleh publik.
Evaluasi postur anggaran
Hendrasmo menegaskan evaluasi anggaran akan menjadi prioritas untuk periode mendatang. Ia menilai perubahan diperlukan agar dana yang tersedia diprioritaskan pada program dengan dampak nyata. Evaluasi tersebut akan ditindaklanjuti bersama pimpinan dan anggota dewan.
"Tapi intinya kita akan mengevaluasi ya, terutama yang paling penting adalah bagaimana kita bisa mengoptimalkan postur anggaran kami. Supaya memang lebih berdampak kepada masyarakat,"
Upaya menangkal hoaks dan sampah informasi
Selain anggaran, persoalan hoaks menjadi perhatian utama dalam pertemuan. Hendrasmo mengakui bahwa RRI harus melakukan upaya ekstra meski telah menjalankan program 'Cek Fakta'. RRI berencana memperluas peran edukasi untuk menekan disinformasi, misinformasi, dan malinformasi di masyarakat.
Rencana itu mencakup program kolaborasi dengan pemerintah dan pemangku kepentingan lain. Sasaran awal adalah meningkatkan kompetensi wartawan siber yang dinilai masih memerlukan pendampingan.
"Kita ini sedang kita rencanakan, tapi intinya kita mencoba membantu pemerintah dalam hal menangani sampah informasi itu. Baik disinformasi, misinformasi, atau malinformasi itu melalui edukasi wartawan siber, jadi kita akan lakukan,"
Penguatan jurnalisme warga
Hendrasmo juga menyoroti penguatan Citizen Journalism melalui program siaran 'Halo RRI' di berbagai daerah. Program tersebut menjadi wadah bagi masyarakat menyampaikan persoalan lokal. RRI akan meningkatkan kualitas siaran agar kontribusi jurnalisme warga semakin bermutu.
Rangka prioritas dan tindak lanjut
Secara garis besar, Hendrasmo merangkum tiga isu utama yang perlu segera direspons. Ketiga isu itu akan menjadi fokus perencanaan internal RRI dan pembahasan lebih lanjut dengan DPR.
- Postur anggaran yang dioptimalkan untuk dampak program;
- Pencegahan hoaks dan edukasi untuk menurunkan penyebaran informasi salah;
- Penguatan jurnalisme warga melalui peningkatan kualitas program siaran.
"Jadi saya sampaikan ada tiga hal, pertama adalah postur anggaran kita, kedua concern (kekhawatiran) soal hoaks, tiga soal jurnalisme warga. Jadi kita mau merespons, membuat rencana bagaimana menangani, menyelesaikan tiga isu itu,"
Hendrasmo mengatakan langkah konkret dan timeline pelaksanaan akan disiapkan setelah evaluasi internal. Dengan demikian, RRI berharap programnya mendapat hasil yang lebih terukur dan manfaatnya dapat dirasakan luas oleh masyarakat.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Presiden Pimpin Ratas soal Peningkatan Kualitas Hunian di Hambalang
Presiden pimpin ratas di Hambalang membahas langkah meningkatkan kualitas hunian dan lingkungan melalui kebi...
Bulog Pastikan Bantuan Jangkau Seluruh Wilayah Terdampak Gempa NTT
Bulog menyatakan penyaluran beras dan minyak untuk penyintas gempa NTT berjalan lancar dan telah mencapai se...
Gunung Sinabung Berstatus Siaga, 176 Personel Polri Dikerahkan
Gunung Sinabung berstatus Siaga; Polda Sumut menyiagakan 176 personel untuk pengamanan, evakuasi, dan layana...
Seniman Suarakan Kerusakan Lingkungan lewat Pameran Art for Peace
Seniman menyorot kerusakan lingkungan lewat pameran Art for Peace di Taman Ismail Marzuki, Jakarta, dengan k...
Penyelamatan Satwa Korban Karhutla Terhambat Api dan Minim Data
Penyelamatan satwa korban karhutla terhambat oleh api, medan sulit, dan minim data; pemadaman jadi prioritas...
DJP Buka Pendaftaran Renjani 2027, Simak Cara Daftar
DJP Kemenkeu buka pendaftaran Renjani 2027 bagi mahasiswa dan dosen, 31 Agustus–2 September 2026. Daftar dar...