Nasional

Bulog Pastikan Bantuan Jangkau Seluruh Wilayah Terdampak Gempa NTT

Bagikan:
Distribusi bantuan Bulog untuk korban gempa NTT

Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, memastikan penyaluran bantuan untuk penyintas gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT) telah menjangkau seluruh wilayah terdampak. Pernyataan itu disampaikan pada Selasa, 1 September 2026, di kantor pusat Bulog.

Rincian bantuan yang sudah disalurkan

Bulog mencatat total penyaluran beras mencapai 1.321.550 kilogram untuk tujuh kabupaten terdampak. Selain beras, pemerintah juga menyalurkan minyak.

Jenis Bantuan Jumlah
Cadangan pangan pemerintah daerah 101.800 kg
Bantuan pangan 472.900 kg
Cadangan beras pemerintah bencana alam 881.980 kg
Minyakita 7.000 liter
Total distribusi beras 1.321.550 kg

Stok gudang dan kapasitas

Rizal menyatakan pasokan beras di 46 unit gudang Bulog mencukupi untuk kebutuhan darurat. Kapasitas total gudang tercatat 50.400 ton.

Hingga 1 September 2026, stok beras yang tercatat di gudang mencapai 24.134 ton. Bulog juga menyiapkan penguatan pasokan dari daerah lain.

Mobilisasi pengiriman dan progres distribusi

Untuk memperkuat pasokan di NTT, Bulog melakukan mobilisasi nasional (movnas) dari berbagai daerah. Salah satu yang disebutkan adalah pengiriman dari Banten sebanyak 3.000 ton yang sedang diangkut melalui kapal.

Rizal merinci pergerakan logistik dari beberapa wilayah, antara lain:

  • Kanwil Jawa Timur: 20.996.000 kg, proses 98 persen.
  • Sulsel/Sulselbar: 8.550 ton, totalnya 41,52 persen, sedang dalam perjalanan.
  • Kanwil NTB: sekitar 35.250 ton, progres 82,35 persen, sedang perjalanan.
  • Telah tiba di pelabuhan bongkar muat total sekitar 5.424.000 ton dan sedang proses bongkar muat.

Koordinasi dengan pemangku kepentingan

Bulog melibatkan berbagai pemangku kepentingan untuk memperlancar distribusi. Keterlibatan itu mencakup TNI, Polri, BNPB, dan perangkat desa.

"Bulog bersinergi dengan Kementerian Koordinator PMK, Menteri Dalam Negeri, TNI beserta jajaran, Polri beserta jajaran, Menteri Sosial, Menteri Pertanian, Kepala Bapanas, BNPB. Tujuannya tidak lain dan tidak bukan untuk bagaimana semaksimal mungkin Bulog mampu menyalurkan bantuan-bantuan bencana yang diharapkan dari saudara-saudara kita yang tertimpa bencana,"

Rizal menegaskan penyaluran diperbarui setiap hari melalui posko bantuan bencana di pusat dan daerah. Ia menambahkan, hampir seluruh lokasi terdampak telah terpenuhi kebutuhan dasar tanpa terkecuali.

Proyeksi dan tindak lanjut

Bulog menyatakan akan terus mengawasi pergerakan stok dan pengiriman. Upaya penguatan pasokan dari berbagai daerah akan berlanjut sampai kebutuhan masyarakat di lokasi terpenuhi.

Andika Nugraha
Penulis
Andika Nugraha

Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.

Berita Terkait