DWP Aceh Salurkan Bantuan ke 60 Lansia Korban Kebakaran Lhokseumawe
LHOKSEUMAWE — Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Aceh, Malahayati M. Nasir, didampingi Ketua DWP Kota Lhokseumawe, Rosnita A. Haris, menyerahkan bantuan kepada 60 lansia korban kebakaran di Desa Kampung Jawa, Kecamatan Banda Sakti, Kota Lhokseumawe, Jumat (5/6). Penyaluran ini merupakan bagian peringatan Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) ke-30 dan wujud kepedulian terhadap lansia yang terdampak musibah.
Penyaluran bantuan untuk 60 lansia
Rombongan pengurus DWP Aceh datang langsung ke lokasi dan menyerahkan bantuan kepada para lansia yang masih berupaya memulihkan kondisi pascabencana. Bentuk bantuan bersifat kebutuhan dasar yang ditujukan untuk meringankan beban harian korban.
Bantuan diharapkan memberi semangat dan dukungan praktis bagi warga yang kehilangan tempat tinggal dan harta benda. Selain penyerahan, kegiatan ini juga menjadi kesempatan untuk menyampaikan pesan moral dan solidaritas kepada masyarakat setempat.
Melalui kegiatan ini, kami ingin berbagi dan menunjukkan bahwa para lansia yang sedang menghadapi musibah tidak sendiri. Semoga bantuan yang diberikan dapat bermanfaat dan menjadi penyemangat bagi Bapak/Ibu semua,
Kata-kata tersebut disampaikan langsung oleh Ketua DWP Aceh, Malahayati M. Nasir, saat berbicara kepada para penerima bantuan.
Program pendidikan di TK Negeri Pembina
Sebelum menyerahkan bantuan, rombongan terlebih dahulu melaksanakan program DWP Mengajar di TK Negeri Pembina Lhokseumawe. Kegiatan ini melibatkan penyampaian edukasi gizi kepada murid dan guru melalui materi Isi Piringku yang dibawakan oleh Ketua Bidang Pendidikan DWP Aceh.
Edukasi tersebut bertujuan menanamkan pemahaman tentang gizi seimbang sejak usia dini. Kegiatan mengajar menjadi bagian dari rangkaian kegiatan sosial dan edukatif DWP Aceh dalam memperingati HLUN ke-30.
Harapan dan respons warga
Kepala Desa Kampung Jawa, Samsul Bahri, menyampaikan apresiasi atas perhatian DWP Aceh. Ia menilai bantuan sangat berarti bagi warga yang tengah memulihkan kehidupan pascakebakaran.
Bantuan ini sangat berarti bagi korban yang sampai saat ini masih berusaha memulai kembali kehidupan mereka. Kami juga berharap ada dukungan untuk pembangunan rumah layak huni karena sebagian besar rumah hangus terbakar,
Permintaan dukungan untuk perbaikan rumah menjadi sorotan karena banyak keluarga kehilangan tempat tinggal. DWP Aceh berharap kegiatan ini dapat memicu semangat gotong royong dan mendorong perhatian lebih besar terhadap kesejahteraan lansia.
Dengan kombinasi bantuan langsung dan program edukasi, DWP Aceh menegaskan komitmennya untuk memberikan perhatian berkelanjutan kepada kelompok rentan, khususnya lansia, sekaligus memanfaatkan momentum HLUN ke-30 untuk memperkuat kepedulian sosial di tingkat lokal.
- Meringankan beban lansia korban kebakaran
- Memberi edukasi gizi kepada anak usia dini
- Mendorong dukungan untuk rumah layak huni pascabencana
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Polda Sumut Ungkap Motif Pembunuhan Wakil Rektor IT&B di Berastagi
Polda Sumut menangkap dua pelaku pembunuhan Wakil Rektor II IT&B di Berastagi. Motifnya untuk menguasai hart...
Tiorita Tinjau Perbaikan Jalan Longsor di Salapian, Langkat
Plt Bupati Langkat Tiorita Br Surbakti meninjau perbaikan jalan longsor di Salapian (29/9); Pemkab turunkan...
Wali Kota Lhokseumawe Siapkan Pendampingan Hukum untuk Keluarga Rasya
Wali Kota Lhokseumawe janjikan pendampingan hukum untuk keluarga Muhammad Rasya Fadilla dan akan menyiapkan...
DPR Minta Warga Tenang dan Percayakan Penyelidikan Kasus Mahasiswa Pelayaran
Anggota DPR Komisi V, Ghufran, menyampaikan duka atas meninggalnya mahasiswa Politeknik Malahayati dan memin...
Pemkab Aceh Besar dan BNN Sinergi Pulihkan Kawasan Rawan Narkoba
Pemkab Aceh Besar dan BNN memperkuat sinergi untuk memulihkan kawasan rawan narkoba lewat pencegahan, pember...
Labuhanbatu Gelar Bupati Cup PBSI 2026, 250 Peserta Ikut
Turnamen Bupati Cup PBSI Labuhanbatu 2026 resmi dibuka di Rantauprapat, diikuti sekitar 250 peserta dari 10...