Puan: DPR Dukung Program Pemerintah untuk Kesejahteraan dan Persatuan
JAKARTA — Ketua DPR RI Puan Maharani menegaskan DPR akan mendukung program pemerintah yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan rakyat dan memperkuat persatuan bangsa, saat Rapat Paripurna penyampaian KEM dan PPKF RAPBN 2027, Rabu 20 Mei 2026 di Gedung DPR, Senayan.
Presiden hadir langsung sampaikan KEM dan PPKF
Agenda paripurna kali ini menjadi istimewa karena Presiden hadir langsung menyampaikan kerangka kebijakan fiskal dan ekonomi. Hadirnya Presiden menurut Puan memberikan momentum strategis untuk menegaskan arah pembangunan nasional.
"Dan kami di DPR akan terus mendukung semua program yang direncanakan oleh Pemerintah, selama program itu adalah semata-mata dilakukan untuk kesejahteraan seluruh rakyat dan bangsa Indonesia, untuk Indonesia selalu bersatu, demi Merah Putih,"
Puan mengatakan rancang bangun APBN 2027 harus dirancang agar memberi manfaat nyata bagi masyarakat, terutama di tengah ketidakpastian kondisi global.
Proses pembahasan dan evaluasi RAPBN
Puan menyatakan DPR akan melakukan evaluasi dan pembahasan bersama pemerintah terhadap seluruh rancangan program yang disampaikan Presiden. Seluruh fraksi DPR dijadwalkan menyampaikan pandangan masing-masing pada 4 Juni 2026.
"Tentu apa yang sudah dibuat dan direncanakan pemerintah pada saat ini nantinya pada tanggal 4 Juni semua fraksi di DPR akan menyampaikan pendapatnya masing-masing,"
Selain pembahasan program baru, DPR juga berencana mengevaluasi pelaksanaan program pemerintah sebelumnya agar kebijakan ke depan lebih efektif dan penyerapannya optimal.
Sinergi legislatif dan eksekutif jadi kunci
Puan menekankan pentingnya sinergi antara lembaga legislatif dan eksekutif. Menurutnya, gotong royong dan koordinasi yang baik menjadi kunci agar program pembangunan nasional berjalan efektif dan tepat sasaran.
"Dan apapun yang akan kita laksanakan, saya yakini sinergi dan koordinasi antara eksekutif dan legislatif yang selama ini sudah berjalan dengan sangat baik,"
Ia menambahkan semangat kebersamaan ini sejalan dengan pesan Presiden tentang pentingnya gotong royong dalam membangun bangsa demi kesejahteraan dan persatuan.
Hadirin dan implikasi kebijakan
Rapat dihadiri Presiden beserta jajaran kabinet, pimpinan MPR dan DPD, pimpinan lembaga negara, Panglima TNI, Kapolri, serta sejumlah ketua umum partai politik. Kehadiran pejabat tinggi ini mempertegas bahwa KEM dan PPKF menjadi dasar penting arah kebijakan fiskal dan prioritas belanja negara 2027.
Puan berharap penyusunan RAPBN 2027 lebih matang sehingga program-program dapat terserap dengan baik dan memberi dampak langsung pada kemudahan dan kesejahteraan hidup masyarakat di tengah kondisi global yang tidak menentu.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
PDI Perjuangan Sampang Distribusikan Air dan Gelar Salat Istisqa
DPC PDI Perjuangan Sampang mendistribusikan air bersih dan menggelar salat Istisqa di Desa Labuhan, Sreseh,...
BUMDes dan Koperasi Tani Didorong Jadi Kunci Atasi Kemiskinan Tuban
Ony Setiwan mendorong optimalisasi BUMDes dan koperasi tani di Tuban untuk tingkatkan pendapatan desa dan ku...
Optimalkan BUMDes dan Koperasi, Ony Dorong Pengentasan Kemiskinan Tuban
Ony Setiwan minta optimalisasi BUMDes, koperasi tani, infrastruktur, dan akses pembiayaan untuk entaskan kem...
APBN 2027: Rp4.106T untuk Perlindungan dan Kesejahteraan Rakyat
APBN 2027 menempatkan Rp4.106,3 triliun untuk pertumbuhan, perlindungan sosial, pendidikan, pangan, dan peme...
Gandrung Sewu 2026: Latihan Gabungan Ribuan Penari di Banyuwangi
Ribuan penari menggelar latihan gabungan perdana di Banyuwangi menjelang Gandrung Sewu 2026 yang digelar 24...
DPRD Batu Minta Bahas Tuntas Piutang Pajak Rp24,4 M
DPRD Kota Batu dukung penyelesaian piutang pajak Rp24,4 miliar, tapi minta mekanisme dibahas bersama agar ta...