Pemkab Bekasi Ajak Perusahaan Ikut Program Donasi JKN
Pemerintah Kabupaten Bekasi bersama BPJS Kesehatan mengajak dunia usaha di Kabupaten Bekasi berpartisipasi pada program Donasi Jaminan Kesehatan Nasional (Donasi JKN) untuk menjaga keberlanjutan perlindungan kesehatan masyarakat. Ajakan disampaikan saat sosialisasi di Gedung Swatantra Wibawa Mukti, Jumat, 19 Juni 2026.
Tujuan dan urgensi kolaborasi
Sekretaris Daerah Kabupaten Bekasi, Endin Samsudin, mengatakan keterlibatan dunia usaha penting mengingat dinamika fiskal daerah. Ia menilai skema kolaboratif dapat membantu efisiensi anggaran pembiayaan JKN sehingga program lebih berkelanjutan.
"Ini adalah kolaborasi antara pemerintah, BPJS, dan dunia usaha. Dalam rangka efisiensi anggaran, kami terus mendorong sinergi ini agar pembiayaan JKN dapat berjalan lebih optimal dan berkelanjutan,"
Skema donasi dan besaran iuran
Kepala BPJS Kesehatan Cabang Cikarang, Erwin Fadillah, menjelaskan bahwa program ini bertujuan mengoptimalkan potensi pembiayaan non-pemerintah untuk menjaga kepesertaan JKN. Perusahaan bisa ikut secara sukarela dengan ketentuan minimal 10 KK atau 100 peserta.
Erwin merinci estimasi biaya: iuran sekitar Rp35.000 per peserta per bulan. Untuk 100 peserta, biaya donasi mencapai sekitar Rp42 juta per tahun.
| Jumlah Peserta | Iuran per Peserta/Bulan | Total per Tahun |
|---|---|---|
| 100 peserta | Rp35.000 | ~Rp42.000.000 |
"Ini bukan program baru, tetapi optimalisasi dari potensi yang sudah ada. Saat ini telah terdapat sekitar 28 badan usaha yang menandatangani kerja sama dalam program tersebut,"
Target awal dan dampak
Program ini menargetkan keterlibatan perusahaan yang mampu mendukung minimal paket kepesertaan. Selain mempertahankan cakupan kesehatan, partisipasi swasta diharapkan meringankan tekanan anggaran daerah yang mengalami penyesuaian fiskal.
Dengan model sukarela, pemerintah daerah juga membuka peluang perluasan perlindungan bagi kelompok rentan yang berisiko terhenti kepesertaannya bila pembiayaan publik menurun.
Langkah berikutnya
Pemkab Bekasi dan BPJS akan melanjutkan sosialisasi kepada dunia usaha untuk menambah jumlah mitra. Mereka mendorong agar lebih banyak badan usaha menandatangani kerja sama agar dampak program terasa lebih luas dan berkelanjutan.
Catatan: Program Donasi JKN diposisikan sebagai mekanisme kolaboratif untuk menjaga kesinambungan jaminan kesehatan nasional di tengah keterbatasan fiskal daerah.
Berita Terkait
Tren Lari FOMO Berujung Gaya Hidup Sehat
Tren lari yang semula dipicu FOMO kini berubah jadi gaya hidup sehat, dorong partisipasi, relasi sosial, dan...
Paparan Layar Berlebih Ganggu Kesehatan Mata, Terapkan 20-20-20
Paparan layar lama menyebabkan mata lelah dan kering; dokter menyarankan metode 20-20-20 serta atur pencahay...
Cuci Tangan Efektif Cegah Penyakit Menular, Ini Aturannya
Mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir efektif mencegah penularan penyakit; lakukan pada momen kunci s...
Jalan Kaki 30 Menit Sehari: Manfaat Besar untuk Tubuh dan Pikiran
Jalan kaki 30 menit sehari efektif menjaga jantung, membantu kontrol berat badan, dan meredakan stres—invest...
Minum Air Putih Cukup: Jaga Tubuh Tetap Prima dan Cegah Dehidrasi
Minum air putih cukup penting untuk mencegah dehidrasi, menjaga fungsi organ, dan mendukung sirkulasi darah...
Kurang Tidur Tingkatkan Risiko Penyakit, Jangan Remehkan
Kurang tidur meningkatkan risiko penyakit kronis seperti jantung, diabetes, dan hipertensi; penuhi tujuh hin...