Dirut PT BPJ Deny Reza Mundur Agustus 2026
Deliserdang — Direktur Utama PT Bhineka Perkasa Jaya (PT BPJ), Deny Reza, resmi mengajukan pengunduran diri dan berencana melepas jabatan pada Agustus 2026. Pengajuan itu disampaikan langsung kepada Bupati Deliserdang, Asri Ludin Tambunan. Alasannya adalah memilih fokus mengurus perusahaan keluarga yang berkegiatan di luar kota.
Proses Pengunduran Diri
Pengunduran diri disampaikan secara lisan kepada Bupati dan saat ini surat resmi masih diproses. Deny Reza menyatakan jadwal mundur tetap pada bulan Agustus.
"Iya bener Bang, Agustus ini rencananya. Pengunduran dirinya sudah saya omongi (dengan Bupati), kalau suratnya masih diproses itu. Makanya rencana tetap di bulan ini,"
Alasan Mundur
Deny Reza menjabat sejak awal Januari 2026, menggantikan Ir. Taufik Ismail. Ia menegaskan keputusan mundur diambil karena harus memilih antara tugas di BUMD dan tanggung jawab di perusahaan keluarga.
"Karena saya kan ada perusahaan juga, kegiatan untuk pekerjaan yang harus dikerjakan juga disuruh orang tua, jadi harus pilih salah satu di luar kota. Nanti di sana saya kerjain, di sini saya kerjain yang ada nanti terbengkalai kan, gak boleh juga kita, harus salah satu kita pilih,"
Pengelolaan Aset Publik
Selama kurang lebih delapan bulan memimpin, PT BPJ mengelola beberapa fasilitas publik milik Pemkab Deliserdang. Fasilitas tersebut antara lain:
- Kolam Renang Deli Serdang
- Graha Bhineka
- Plaza Kuliner di Lubuk Pakam
Deny menyatakan kebijakan penurunan harga tiket kolam renang mendapat respons positif dari masyarakat. Ia berharap kebijakan itu memberi manfaat luas.
"Pesan saya untuk Deliserdang tetap sehat, Deliserdang tetap maju. Selama saya menjabat Alhamdulillah masyarakat juga anak-anak berterimakasih juga harga tiket sudah dituruni yang penting sudah bisa bermanfaat bagi orang banyak,"
Respons Partai dan Langkah Selanjutnya
Ketua Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) Deliserdang, Dharma Syahputra Purba, mengapresiasi keputusan itu. Menurutnya pengunduran diri mencegah potensi dugaan konflik kepentingan jika Deny tetap memimpin sambil mengurus usaha keluarga.
"Kami mengapresiasi langkah Pak Reza untuk mengundurkan diri agar fokus ke perusahaan milik keluarganya. Dikhawatirkan walaupun beliau mengaku pekerjaan di luar kota, namun kalau tidak mundur terjadi dugaan konflik kepentingan,"
Soal pengganti, Deny menyerahkan sepenuhnya kepada Pemerintah Kabupaten Deliserdang. Pemerintah daerah akan segera menunjuk Plt maupun Dirut definitif agar operasional PT BPJ tetap berjalan lancar.
Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.
Berita Terkait
Perbaikan Jalan Kampung Nangka–Kepala Sungai Selesai 450 m
Plt. Bupati Langkat meninjau perbaikan Jalan Kampung Nangka–Kepala Sungai tahap pertama sepanjang 450 meter;...
Langkat Percepat Sertifikasi Tanah Wakaf lewat Sinergi Antarlembaga
Plt. Bupati Tiorita dan Kajari Asbach sepakati kerja sama antarlembaga untuk percepat legalitas dan sertifik...
Tanjungbalai Jadi Nominasi PAAREDI, Pantai Burung Diterima Tim Monitoring
Tim Monitoring TP PKK Sumut menilai Kelurahan Pantai Burung sebagai perwakilan PAAREDI Tanjungbalai pada HKG...
PC APRI Langkat Dilantik, Tiorita Tekankan Profesionalisme Penghulu
PC APRI Kabupaten Langkat resmi dilantik (12/8). Pemkab minta penghulu tingkatkan profesionalisme dan sinerg...
Gladi HUT ke-81 RI di Aceh Besar Berlangsung Khidmat
Gladi persiapan HUT ke-81 RI digelar khidmat di Balee Arbain Marzuki Yahya, Aceh Besar, Rabu (12/8), diakhir...
Aceh Besar Matangkan Persiapan MTQ ke-XXXV, Kuta Baro Diusulkan Tuan Rumah
Aceh Besar mempercepat persiapan MTQ ke-XXXV dengan memaparkan kesiapan Kuta Baro sebagai calon tuan rumah,...