Digital Innovation Awards 2026: Menkomdigi Raih Penghargaan Public Services
Menteri Komunikasi dan Digital Meutya HafidPublic Services pada ajang Digital Innovation Awards 2026 yang digelar di Jakarta, Jumat 22 Mei 2026. Penghargaan diberikan untuk kebijakan perlindungan anak di ruang digital melalui peraturan baru.
Alasan penghargaan
Panitia memberi penghargaan atas terbitnya Peraturan Menteri Komunikasi dan Digital Nomor 9 Tahun 2026. Peraturan itu membatasi kepemilikan dan akses akun media sosial dan platform digital berisiko tinggi bagi anak di bawah usia 16 tahun. Langkah ini dianggap sebagai upaya pemerintah melindungi generasi muda dari paparan pornografi, perundungan siber, dan risiko lainnya.
Pernyataan penyelenggara
Acara menyoroti pentingnya sinergi antara kebijakan dan inovasi teknologi untuk menghasilkan dampak positif. Co-CEO MNC Group, Angela Herliani Tanoesoedibjo, menekankan peran literasi digital seiring percepatan transformasi teknologi.
Melalui tema Empowering Indonesia through Digital Literacy, malam ini kita ingin menegaskan bahwa kemajuan teknologi harus berjalan beriringan dengan peningkatan literasi digital, ujar Angela di Jakarta, Sabtu 23 Mei 2026.
Ia menambahkan bahwa kekuatan transformasi digital bukan hanya terletak pada teknologinya, tetapi pada kemampuan masyarakat memahami dan memanfaatkannya untuk menghadirkan manfaat nyata bagi publik.
Daftar penerima penghargaan
Selain penghargaan kategori Public Services yang diterima Menkomdigi, penyelenggara memberikan penghargaan kepada kementerian, lembaga, pemerintah daerah, perusahaan, dan tokoh di berbagai kategori inovasi digital. Rincian beberapa penerima antara lain:
- Digital Innovation in Public Services: Kementerian Dalam Negeri, Badan Pusat Statistik, Badan Pengelola Keuangan Haji, PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional Dua.
- Digital Innovation in Business Transformation: PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, PT Pertamina Patra Niaga, serta perusahaan lainnya.
Dampak dan prospek
Kebijakan yang mendapat penghargaan dinilai mampu memperkuat perlindungan anak di ranah digital sekaligus mendorong ekosistem yang lebih aman. Penghargaan juga menjadi sinyal bagi pelaku publik dan swasta untuk mempercepat adopsi solusi digital yang bertanggung jawab.
Ke depan, fokus pada peningkatan literasi digital dipandang krusial agar kebijakan teknis dapat diikuti perubahan perilaku dan pemahaman masyarakat. Inisiatif serupa kemungkinan akan terus berkembang seiring kebutuhan perlindungan pengguna digital yang makin kompleks.
Berita Terkait
Polres Kepulauan Seribu Canangkan Gerakan Pilah Sampah
Polres Kepulauan Seribu meluncurkan Gerakan Pilah Sampah dalam program Jaga Jakarta Bersih dan Asri, melibat...
Menlu Sambut 9 WNI Relawan Global Sumud Flotilla di Soekarno-Hatta
Sembilan WNI relawan Global Sumud Flotilla dipulangkan pada 24 Mei 2026, disambut langsung Menlu Sugiono di...
Kolaborasi Lintas Sektor Percepat Investasi Hulu Migas
Pemerintah dan industri memperkuat kolaborasi lintas sektor untuk mempercepat investasi hulu migas, atasi pe...
AHY Dorong Ikastara Berkontribusi untuk Bangsa
Menko AHY mendorong Ikastara berkontribusi bagi bangsa saat Munas di Wisma Serbaguna Senayan, Jakarta, Sabtu...
Prabowo Ungkap Jejak Keluarga di Kebumen saat Panen Udang
Presiden Prabowo menyebut Kebumen sebagai tempat kelahiran ayahnya saat hadir di Panen Raya Udang, menyingka...
Imigrasi Ngurah Rai Gagalkan Keberangkatan Haji Nonprosedural 13 WNI
Imigrasi Ngurah Rai menunda keberangkatan 13 WNI pada 23 Mei 2026 di Bandara Ngurah Rai; mereka diduga henda...