Polres Kepulauan Seribu Canangkan Gerakan Pilah Sampah
Polres Kepulauan Seribu meluncurkan Gerakan Pilah Sampah sebagai bagian dari program Jaga Jakarta Bersih dan Asri pada 23 Mei 2026. Kegiatan ini dilaksanakan di Markas Polres dan area publik sekitar Ancol dengan tujuan mendorong budaya peduli lingkungan di kalangan personel kepolisian dan masyarakat setempat.
Aksi bersih-bersih dan pemilahan sampah
Pada peluncuran, seluruh personel Polres melakukan aksi bersih-bersih dan penataan lingkungan di area Mako Polres Kepulauan Seribu serta kawasan Ancol. Kegiatan mencakup pembersihan lingkungan, pengumpulan, dan pemilahan sampah menjadi kategori organik dan anorganik.
Langkah ini dilakukan secara serentak di tingkat Polda, Polres, hingga Polsek sebagai tindak lanjut arahan pimpinan. Selain internal polri, masyarakat dan organisasi kemasyarakatan juga dilibatkan untuk memperkuat gerakan di wilayah Jakarta.
Pernyataan pimpinan
“Melalui gerakan ini, kami ingin menumbuhkan budaya peduli lingkungan di lingkungan Polri. Seluruh personel diharapkan memiliki kesadaran untuk menjaga kebersihan dan membiasakan diri memilah sampah sesuai jenisnya.”
Ucapan tersebut disampaikan oleh Kapolres Kepulauan Seribu AKBP Argadija Putra saat peluncuran kegiatan pada Sabtu, 23 Mei 2026. Ia menegaskan bahwa tujuan utama adalah perubahan perilaku yang berkelanjutan, bukan sekadar kegiatan seremonial.
“Gerakan ini bukan hanya seremoni, tetapi harus menjadi kebiasaan baru yang dilakukan secara konsisten oleh seluruh personel.”
Kata-kata ini diungkapkan oleh Wakapolda Metro Jaya, Dekananto Eko Purwono, yang menekankan pentingnya konsistensi dalam menerapkan pemilahan sampah di lingkungan kerja kepolisian.
Dukungan sarana: tempat sampah terpilah
Polda Metro Jaya menyiapkan fasilitas untuk mendukung gerakan ini. Penyediaan tempat sampah terpilah dilakukan di lingkungan Mako Polda, Polres, dan Polsek agar praktik memilah sampah dapat diterapkan dengan mudah oleh petugas dan masyarakat.
| Tingkat | Unit Tempat Sampah Terpilah |
|---|---|
| Polda Metro Jaya | 465 unit |
| Polres jajaran | 123 unit |
| Polsek jajaran | 233 unit |
Dampak dan langkah ke depan
Pelaksanaan Gerakan Pilah Sampah di Kepulauan Seribu dirancang untuk menjadi model penerapan yang bisa direplikasi di wilayah lain. Keterlibatan warga dan organisasi kemasyarakatan dinilai krusial untuk memastikan kebiasaan memilah sampah bisa bertahan jangka panjang.
Ke depan, pihak kepolisian berencana melakukan pengawasan rutin dan edukasi lanjutan agar pemilahan sampah menjadi bagian dari rutinitas kerja dan kehidupan masyarakat di sekitar lingkungan polisi.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Universitas Republik Indonesia Terintegrasi dengan Sekolah Unggul Garuda
Pemerintah mengintegrasikan Sekolah Unggul Garuda, Universitas Republik Indonesia, dan LAN untuk pembinaan k...
Hari Anak Nasional: ABK Nikmati LRT Jabodebek
Anak berkebutuhan khusus diajak naik LRT Jabodebek pada Hari Anak Nasional 23 Juli 2026 untuk edukasi transp...
Menteri Merapat ke Istana Bahas Koperasi Desa Merah Putih
Sejumlah menteri Kabinet Merah Putih berkumpul di Istana Negara, 23 Juli 2026, untuk rapat terbatas membahas...
ABU Bahas Perlindungan Konten dan AI pada Pertemuan IPLC
ABU menggelar IPLC 23 Juli 2026 untuk membahas perlindungan konten, penegakan hak, dan pemanfaatan AI yang b...
BMKG Peringatkan Gelombang Tinggi 22–25 Juli, Ini Wilayah Terdampak
BMKG keluarkan peringatan gelombang tinggi 22–25 Juli 2026; nelayan dan operator kapal diminta tingkatkan ke...
Pemerintah Perkuat BOSP Kinerja 2026 Dorong Mutu Pendidikan
Pemerintah perkuat BOSP Kinerja 2026 dengan alokasi Rp59,2 triliun, jangkau 3.436 satuan pendidikan di Jabar...