DFSK Kantongi 1.100 Pre-booking Jelang Peluncuran E5 Plus
PT Sokonindo Automobile mencatat 1.100 pemesanan awal (pre-booking) untuk SUV Plug-in Hybrid DFSK E5 Plus menjelang peluncuran resmi di GIIAS 2026. Pengumuman itu disampaikan pada acara Exclusive Press Launch di Bengkel Space SCBD, Jakarta Selatan, Rabu, 22 Juli 2026. Angka ini dianggap perusahaan sebagai indikator meningkatnya minat masyarakat terhadap kendaraan elektrifikasi.
Pre-booking dan tujuan peluncuran
DFSK menargetkan peluncuran E5 Plus pada pameran otomotif tahunan GIIAS 2026. Pre-booking 1.100 unit menjadi tolok ukur awal penerimaan pasar sebelum debut resmi. Perusahaan menyebut pencapaian ini memperkuat strategi mereka menghadirkan produk yang menggabungkan efisiensi dan kenyamanan untuk keluarga Indonesia.
Konsep NICE Experience
Pada acara tersebut, perusahaan menjelaskan konsep NICE Experience sebagai dasar pengembangan E5 Plus. Konsep ini dibagi pada empat pilar utama yang akan ditonjolkan pada produk.
- New Energy Long Range
- Intelligent Safety
- Comfort Family Space
- Exciting Driving Experience
Teknologi dan klaim performa
Pada zona New Energy Long Range, DFSK menampilkan teknologi Plug-in Hybrid yang diklaim mampu menempuh hingga 1.400 kilometer berdasarkan standar NEDC. Sistem ini juga disebut dapat berkendara menggunakan tenaga listrik murni sejauh 140 kilometer. Perusahaan menegaskan teknologi tersebut dirancang untuk mendukung mobilitas harian sekaligus perjalanan jarak jauh.
Selain itu, Intelligent Safety menyorot fitur keselamatan aktif dan sistem bantuan berkendara. Comfort Family Space menampilkan konfigurasi kabin tiga baris untuk kenyamanan keluarga. Sedangkan Exciting Driving Experience menekankan keseimbangan antara performa dan efisiensi.
Respon calon konsumen dan layanan purnajual
Direktur Sales Center PT Sokonindo Automobile, Cing Hok Rifin, menyebut beragam masukan positif datang selama masa pre-booking. Beberapa fitur yang mendapatkan perhatian adalah teknologi plug-in hybrid, kenyamanan kabin, hiburan belakang, serta kursi berpendingin hingga baris kedua.
"Konsumen kini menginginkan kendaraan yang tidak hanya efisien, tetapi juga nyaman untuk seluruh anggota keluarga serta mampu mendukung berbagai aktivitas, baik di dalam kota maupun perjalanan jarak jauh," kata Cing Hok Rifin.
Perusahaan juga menyatakan telah menyiapkan dukungan layanan purnajual. Ini mencakup jaringan servis dan ketersediaan suku cadang di berbagai wilayah Indonesia untuk mendukung kepemilikan kendaraan.
Implikasi pasar dan langkah berikutnya
Menurut COO Franz Wang, capaian pre-booking menunjukkan penerimaan yang semakin besar terhadap elektrifikasi di Indonesia.
"Pencapaian 1.100 pre-booking sebelum peluncuran resmi menunjukkan bahwa konsumen Indonesia semakin terbuka terhadap kendaraan elektrifikasi yang mampu menghadirkan keseimbangan antara efisiensi, kenyamanan, dan fleksibilitas," ujar Franz Wang.
Melalui peluncuran di GIIAS 2026, DFSK berharap memperkuat pilihan SUV Plug-in Hybrid di pasar domestik dan mendorong adopsi kendaraan elektrifikasi. Keberhasilan komersial E5 Plus selanjutnya akan bergantung pada respons saat peluncuran resmi dan kesiapan layanan purnajual di lapangan.
Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.
Berita Terkait
Sertifikasi Halal Jadi Modal UMKM Bangun Kepercayaan Konsumen
Sertifikasi halal harus dijalankan sebagai komitmen produksi bagi UMKM agar kepercayaan konsumen terjaga; pr...
Peran BUMN Minerba Perlu Diperkuat, Setoran Negara Belum Optimal
Pemerintah diminta memperkuat peran BUMN di sektor minerba karena kekayaan USD4 triliun belum tercermin pada...
Literasi Keuangan Diperkuat untuk Cegah Aktivitas Ilegal
Anis Byarwati minta literasi keuangan diperkuat melalui kolaborasi DPR, OJK, BSI, dan media untuk cegah akti...
Menkop Dorong Koperasi Manfaatkan Dana Bergulir di Borobudur Expo
Menteri Koperasi mendorong pemanfaatan dana bergulir lewat LPDB di Borobudur Expo 17-20 Sept 2026 untuk memp...
Harga Emas UBS dan Galeri24 di Pegadaian Naik 19 Sept 2026
Harga emas UBS dan Galeri24 di Pegadaian naik pada 19 Sept 2026, masing-masing Rp16.000 dan Rp15.000 per gra...
Harga Emas Antam Naik Rp15 Ribu, Menguat Empat Hari Beruntun
Harga emas Antam naik Rp15.000 menjadi Rp2.638.000/gram pada 19 September 2026, memperpanjang penguatan empa...