Dekranasda Malinau Perkuat Sinergi dengan Pelaku UMKM
Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Malinau, Ny. Maylenty Wempi, SE, bersama jajaran pengurus melakukan kunjungan ke pelaku UMKM di Desa Wisata Pulau Sapi. Kunjungan itu bertujuan memperkuat sinergi dan mendorong pengembangan usaha lokal berbasis potensi pariwisata setempat.
Kunjungan lapangan untuk mendengar aspirasi
Rombongan Dekranasda hadir bersama Ketua UMKM Kabupaten Malinau, Ny. Sulo Hadi, untuk melihat langsung kondisi usaha mikro dan kecil di desa wisata tersebut. Kunjungan juga menjadi wadah menyerap aspirasi dan tantangan yang dihadapi pelaku usaha. Langkah ini dinilai penting agar kebijakan pembinaan tepat sasaran dan responsif terhadap kebutuhan lapangan.
Temui pelaku usaha: fokus pada Cafe Lemutu
Salah satu titik kunjungan adalah Cafe Lemutu, usaha kuliner yang dikelola oleh Frans, pelaku UMKM setempat. Pemilik memaparkan perkembangan usaha, kendala operasional, dan harapan terkait dukungan promosi serta peningkatan kapasitas. Pertemuan berlangsung hangat dan menjadi momen bertukar gagasan antar pelaku usaha dan pengurus Dekranasda.
Dukungan, pembinaan, dan promosi
Ny. Maylenty menegaskan pentingnya pendampingan berkelanjutan untuk meningkatkan daya saing produk lokal. Ia menilai pembinaan, promosi, serta penguatan kapasitas usaha mutlak diperlukan agar UMKM menjadi penggerak ekonomi masyarakat. Pernyataan itu ia sampaikan saat berdialog langsung dengan para pelaku usaha.
"Kemajuan UMKM akan menjadi salah satu penggerak ekonomi masyarakat apabila didukung melalui pembinaan, promosi, dan penguatan kapasitas usaha,"
Ketua UMKM Kabupaten Malinau, Ny. Sulo Hadi, memberi apresiasi kepada para pelaku usaha yang terus berinovasi meski menghadapi berbagai tantangan. Ia berharap sinergi antara pelaku UMKM, pemerintah daerah, dan Dekranasda membuka peluang pasar yang lebih luas bagi produk unggulan daerah.
Dampak di Desa Wisata dan prospek ke depan
Frans menyatakan rasa syukur atas kunjungan tersebut dan melihatnya sebagai motivasi untuk meningkatkan kualitas layanan serta mengembangkan produk. Perhatian dari Dekranasda diharapkan dapat memperkuat identitas Desa Wisata Pulau Sapi sebagai destinasi unggulan di Kabupaten Malinau.
Melalui agenda kunjungan ini, Dekranasda Kabupaten Malinau menegaskan komitmennya untuk terus mendampingi pelaku UMKM agar mampu tumbuh secara berkelanjutan. Pengembangan UMKM di kawasan wisata juga dipandang strategis untuk memperluas promosi potensi lokal dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat.
Analis bisnis yang mengulas perkembangan industri, korporasi, dan peluang investasi.
Berita Terkait
Bunga Utang Capai Rp394,1 T, APBN Agustus 2026 Defisit
Pembayaran bunga utang mencapai Rp394,1 triliun hingga Agustus 2026, membuat APBN tercatat defisit Rp240,1 t...
Pembiayaan Utang Capai Rp506 T hingga Agustus 2026
Realisasi pembiayaan utang neto Rp506 triliun hingga 31 Agustus 2026, setara 60,8% dari target APBN 2026; SB...
IHSG Melemah 0,33% ke 6.441,15 pada Penutupan Jumat
IHSG turun 0,33% ke 6.441,15 pada penutupan Jumat; volume 32,6 miliar saham dan nilai transaksi Rp19,2 trili...
Penerbitan SBN 2026 Tetap Sesuai Rencana, Defisit APBN 2,85%
Kemenkeu: penerbitan SBN hingga akhir 2026 on track untuk penuhi pembiayaan dan jaga outlook defisit APBN 2,...
Sharp Indonesia Raih Dua Penghargaan PR Pilihan Jurnalis 2026
Sharp Indonesia dan Andry Adi Utomo meraih dua penghargaan Journalists’ Choice di Indonesia PR of the Year 2...
AXA dirikan AXA Sharia Life untuk perluas proteksi syariah
AXA mendirikan AXA Sharia Life Insurance dan mendapat izin OJK untuk memperkuat layanan asuransi syariah di...