Dekranasda Aceh Besar Raih Juara I Galeri Terbaik se-Aceh
BANDA ACEH — Dekranasda Aceh Besar berhasil meraih Juara I kategori Galeri Terbaik Dekranasda Kabupaten/Kota se-Aceh pada Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Dekranasda Aceh. Penghargaan diserahkan Minggu, 12 September, di Galeri Dekranasda Aceh, Taman Sulthanah Safiatuddin, Banda Aceh, setelah penilaian terhadap seluruh galeri kabupaten/kota di provinsi itu.
Hasil penilaian dan pemenang
Penilaian menempatkan Dekranasda Aceh Besar sebagai yang terbaik dari peserta yang dinilai. Posisi kedua ditempati oleh Dekranasda Kabupaten Pidie, sedangkan Juara III diraih Dekranasda Kabupaten Aceh Selatan.
Plakat Juara I diserahkan langsung oleh Ketua Dekranasda Aceh, Marlina Usman, kepada Ketua Dekranasda Aceh Besar, Hj Rita Mayasari. Penyerahan ini menandai pengakuan atas upaya pengembangan galeri sebagai ruang promosi produk kerajinan lokal.
Peran galeri sebagai etalase kerajinan
Galeri Dekranasda Aceh Besar bukan sekadar tempat pamer. Fungsi galeri meluas menjadi ruang pertemuan antara perajin dan konsumen serta media promosi potensi ekonomi kreatif Aceh Besar.
Berbagai produk yang dipamerkan merepresentasikan kekayaan budaya dan kreativitas masyarakat setempat. Kerajinan lokal yang dikembangkan para perajin menjadi bagian dari identitas daerah dengan nilai budaya sekaligus ekonomi.
Respons pemenang dan langkah ke depan
Ketua Dekranasda Aceh Besar, Hj Rita Mayasari, menyatakan penghargaan ini akan menjadi pemacu untuk meningkatkan kualitas dan pemasaran produk.
“Penghargaan ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus bergerak dan berbuat lebih baik. Kami optimistis potensi kerajinan Aceh Besar akan semakin berkembang, baik dari sisi kualitas, kreativitas maupun pemasaran,” ujarnya.
Rita menegaskan Dekranasda Aceh Besar akan mendorong perajin dan pelaku UMKM berinovasi tanpa menghilangkan karakter budaya daerah. Pembinaan, promosi, dan peningkatan kualitas menjadi fokus agar produk lokal mampu bersaing lebih luas.
Ia juga berharap penghargaan tersebut bukan sekadar prestasi, melainkan momentum untuk membuka peluang baru bagi perajin dan pelaku usaha kreatif di Aceh Besar. Dengan dukungan semua pihak, penguatan kolaborasi diharapkan meningkatkan dampak ekonomi bagi masyarakat.
Implikasi: Penghargaan ini memperkuat posisi galeri sebagai instrument pengembangan ekonomi kreatif daerah. Ke depan, strategi pembinaan, inovasi produk, dan peningkatan akses pasar menjadi kunci agar capaian ini berkelanjutan.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Syariat Islam di Aceh Butuh Dukungan Masyarakat, Bukan Hanya Regulasi
Tgk. Bustamam Usman menilai pelaksanaan syariat Islam di Aceh memerlukan dukungan individu dan masyarakat, b...
Bupati Sergai Buka Open Turnamen Sepakbola Piala Bupati-Wabup
Bupati Sergai Darma Wijaya membuka Open Turnamen Sepakbola Piala Bupati-Wabup di Perbaungan, 12 tim bersaing...
Wali Kota Sabang Serahkan Bantuan untuk Pekerja Cuci di Kuta Timu
Wali Kota Sabang kunjungi Siti Rohamah di Kuta Timu dan serahkan bantuan tunai serta peralatan cuci untuk me...
Bupati Asahan Tegaskan Sinergi Pemda Percepat Pembangunan
Bupati Asahan minta sinergi antar Pemda di Rapat Revisi UU 23/2014 untuk percepat pembangunan dan tingkatkan...
Koperasi Desak Eksekusi Putusan MA atas Lahan Eks PT Torganda
Koperasi mendesak eksekusi dua putusan MA atas 47.000 ha lahan eks PT Torganda; menuntut kepastian hak dan p...
Polrestabes Medan Gerebek Rumah di Jalan Jermal, Dua Orang Diamankan
Tim gabungan Polrestabes Medan menggerebek rumah di Jalan Jermal pada 30/10; ditemukan barang bukti narkoba...