De la Fuente Puji Merino, Soroti Ronaldo usai Tekuk Portugal
Pelatih timnas Spanyol, Luis de la Fuente, memuji penampilan timnya setelah mengalahkan Portugal di babak 16 besar Piala Dunia 2026, Selasa, 7 Juli 2026. Kemenangan dramatis itu ditentukan lewat gol telat Mikel Merino yang membawa Spanyol melaju ke perempat final.
Kemenangan dramatis dan penilaian pelatih
De la Fuente menyebut laga melawan Portugal layak disebut sebagai pertandingan final dini. Ia menilai kedua tim menunjukkan kualitas tinggi sehingga hasilnya sangat menentukan jalannya turnamen.
Pertandingan luar biasa antara dua tim yang memiliki level sangat tinggi, Sayangnya, salah satunya harus tersingkir dari turnamen ini. Kami sudah mengatakan sebelum pertandingan bahwa ini adalah final sebelum final, dan pada akhirnya kami memenangkannya
Pelatih berusia 65 tahun itu menekankan bahwa keputusan taktik dan susunan pemain selalu dibuat demi kepentingan tim, bukan individu. Pernyataan itu terkait dengan peran Merino yang dimasukkan bukan sebagai starter namun jadi penentu kemenangan.
Puji Mikel Merino sebagai penentu
De la Fuente memberi sorotan khusus kepada Mikel Merino. Ia menggambarkan gelandang tersebut sebagai pemain yang selalu bisa diandalkan dan kerap tampil di momen penting.
Mikel Merino tidak pernah mengecewakan, dia pemain yang bisa diandalkan, dia pernah membawa kami meraih gelar juara Eropa. Dia adalah pemain luar biasa dan salah satu yang terbaik di dunia di posisinya
Pelatih juga menjelaskan alasan tak menurunkan Merino sejak menit pertama. Menurutnya, semua keputusan dibuat berdasarkan kebutuhan tim pada saat pertandingan.
Saya selalu mengambil keputusan berdasarkan apa yang menurut saya terbaik untuk tim. Mikel adalah pemain yang bisa diandalkan saat tim membutuhkannya, dan saya sangat puas dengannya
Interaksi dengan Cristiano Ronaldo
Usai laga, De la Fuente mengaku sempat berbicara dengan kapten Portugal, Cristiano Ronaldo. Ia memuji sikap profesional dan pengaruh Ronaldo sebagai figur inspiratif bagi pemain muda.
Saya telah berbicara dengan Cristiano dalam berbagai kesempatan, saya mengaguminya, nilai-nilainya, dan gaya hidupnya. Saya rasa dia adalah panutan bagi kaum muda
Rencana ke depan dan pujian untuk pengganti
Meski sudah memastikan tempat di delapan besar, De la Fuente memilih untuk tidak berpikir jauh-jauh tentang lawan berikutnya. Ia ingin tim merayakan keberhasilan terlebih dulu sebelum kembali berkonsentrasi.
Kami akan merayakan terlebih dahulu keberhasilan lolos ke perempat final, baru kemudian menghadapi lawan mana pun. Kami sangat tenang dan memiliki pengalaman yang sangat besar dalam turnamen seperti ini
Pelatih juga memuji kontribusi pemain dari bangku cadangan. Menurutnya, kedalaman skuad dan kekompakan menjadi kekuatan utama Spanyol sepanjang turnamen.
Sangat senang dengan generasi ini, dan Mikel Merino adalah salah satunya, saya juga ingin memuji semua pemain. Ini mencerminkan suasana yang sangat baik serta kekompakan yang luar biasa di dalam tim
Pecinta olahraga yang aktif melaporkan sepak bola, bulu tangkis, dan berbagai kompetisi internasional.
Berita Terkait
Tuchel Soroti Penangguhan Sanksi Balogun oleh FIFA
Thomas Tuchel mempertanyakan keputusan FIFA yang menangguhkan sanksi kartu merah Folarin Balogun pada Piala...
Rodri Minta Maaf Usai Bentrok dengan Bernardo Silva
Rodri meminta maaf setelah bersitegang dengan Bernardo Silva pada injury time; Spanyol menang 1-0 dan melaju...
Roberto Martínez Mundur Setelah Portugal Tersingkir di Piala Dunia 2026
Roberto Martínez mundur sebagai pelatih Portugal setelah timnya kalah 0-1 dari Spanyol dan tersingkir di bab...
Bellingham vs Haaland: Duel Eks Dortmund di 8 Besar Piala Dunia
Jude Bellingham dan Erling Haaland akan bertemu di perempat final Piala Dunia 2026 setelah membawa Inggris d...
UEFA Kritik Penangguhan Sanksi Balogun di Piala Dunia 2026
UEFA mengecam penangguhan sanksi kartu merah Folarin Balogun di Piala Dunia 2026, menyebutnya merusak integr...
Fredrik Suhendri Satu-satunya Pemenang Indonesia di Asian Boxing 2026
Empat petinju Indonesia berlaga di Asian Boxing U19 & U23 (6 Juli 2026); hanya Fredrik Suhendri yang menang,...