Arbani & Kori Ungkap Tantangan Syuting '402: Rumah Sakit Angker'
Arbani Yasiz dan Kori menceritakan pengalaman syuting film horor 402: Rumah Sakit Angker Korea yang berlangsung di Korea Selatan. Produksi menggunakan konsep found footage, di mana para aktor merekam sendiri adegan dengan kamera terpasang di tubuh mereka, menghadirkan tantangan teknis dan emosional baru. Film ini dijadwalkan tayang secara nasional mulai 9 Juli 2026.
Konsep dan teknik syuting
Tim produksi memilih pendekatan found footage untuk memberi nuansa autentik. Semua adegan direkam menggunakan kamera GoPro yang dipasang pada tubuh masing-masing pemain, tanpa kehadiran kameramen di lokasi.
Metode ini membuat setiap aktor bertanggung jawab atas framing dan gerak kamera saat berakting. Selain itu, seluruh pemain mengenakan perangkat kamera seberat sekitar lima kilogram selama delapan jam per hari, sekaligus mengenakan kostum musim dingin di cuaca panas musim panas Korea Selatan.
Pendalaman peran dan dinamika antar pemain
Arbani Yasiz menjelaskan proses pendalaman karakter Juna dilakukan dengan mempelajari kultur content creator. Ia berdiskusi intens dengan rekan-rekan yang memiliki pengalaman di dunia media sosial untuk memahami motivasi dan dinamika para pembuat konten.
Untungnya di sini saya punya teman baru Kori dan Hansol yang memang mereka berasal dari Influencer, Youtuber, Content creator. Jadi saya juga banyak nanya sama mereka viewers atau konten tuh seberpengaruh apa sih, kenapa harus dikejar sebegitunya gitu loh
Arbani juga mengungkap sisi teknis dan emosional yang menantang. Banyak adegan ia jalani seorang diri di dalam tenda, berkomunikasi hanya lewat radio, serta membangun ketegangan tanpa kehadiran rekan di lokasi syuting.
Gak fair nya, saat mereka syuting adegan-adegan yang kita berantem lewat ht segala macemnya gue ikut mancing. Giliran gue syuting di tenda mereka libur, mereka gak nemenin gue, jadi gue ditinggal sendirian
Relevansi cerita dan respons awal
Saputra Kori, pemeran Adit, menilai cerita film dekat dengan fenomena media sosial saat ini. Tema pencarian validasi dan besarnya pengaruh jumlah penonton menjadi elemen penting dalam alur cerita.
Film ini relate sekali sama kehidupan sosial media sekarang, kalau misalnya untuk saya sendiri pastinya banyak pertimbangan untuk melakukan hal di sosial media. Tapi kalau misalnya melihat secara garis besar, di kehidupan sosial media sekarang itu banyak orang-orang yang bersosial media hanya untuk mendapatkan validasi
Film ini juga mendapat respons positif setelah diputar di BIFAN 2026, termasuk apresiasi dari sutradara film horor ternama Gonjiam: Haunted Asylum. Pengakuan tersebut menambah optimism tim sebelum penayangan nasional.
Penutup
402: Rumah Sakit Angker Korea diharapkan menawarkan pengalaman horor yang berbeda, memadukan teknik sinematik found footage dengan cerita yang relevan tentang media sosial. Publik akan dapat menilai hasilnya ketika film tayang di bioskop mulai 9 Juli 2026.
Jurnalis hiburan yang fokus pada dunia selebritas, film, musik, dan budaya populer.
Berita Terkait
Lee Jung-eun dan Kim Moo-yul Bintangi 'The Shooter' di Netflix
Netflix produksi serial action-noir 'The Shooter' yang menampilkan Lee Jung-eun (debut aksi) dan Kim Moo-yul...
HBO Umumkan The Gilded Age Musim 4 Tayang 1 November 2026
HBO jadwalkan The Gilded Age Musim 4 tayang 1 Nov 2026; teaser menonjolkan dunia opera dan konflik kalangan...
Drakor 'The Remarried Empress' Tayang November di Disney+ & Hulu
Serial drama Korea 'The Remarried Empress' akan tayang November di Disney+ dan Hulu, dimulai 4 November deng...
Avengers Endgame: Encore Tayang Lagi di Indonesia 25 Sept 2026
Avengers Endgame: Encore tayang kembali di Indonesia mulai 25 September 2026 dengan perubahan visual dan mat...
Visinema Siapkan Film Kolosal "Perang Jawa", Syuting 2027
Visinema umumkan film kolosal "Perang Jawa" tentang Pangeran Diponegoro; syuting 2027 dan tayang 2028, denga...
Disney Adaptasi 'The Dallergut Dream Department Store' ke Layar Lebar
Disney mengadaptasi novel Korea 'The Dallergut Dream Department Store' menjadi film; Patrick Ness ditunjuk s...