Ekonomi

KAI Sediakan Rail Clinic Gratis di Tiga Stasiun

Bagikan:
Kereta Rail Clinic KAI menyediakan layanan kesehatan dan perpustakaan keliling di stasiun

PT Kereta Api Indonesia (KAI) menghadirkan layanan Rail Clinic gratis di tiga stasiun pada 6 Juli 2026 untuk menjangkau warga di Kabupaten Garut, Kabupaten Subang, dan Kota Bandar Lampung. Program ini juga melibatkan Rail Library sebagai fasilitas baca selama enam bulan pertama pelaksanaan.

Lokasi dan jadwal layanan

Layanan kesehatan bergerak itu dilaporkan resmi pada Senin, 6 Juli 2026. Tiga lokasi yang dilayani mencakup Stasiun Bumiwaluya (Kelurahan Citeras) di Kabupaten Garut, Stasiun Cipunagara di Kabupaten Subang, serta area di Kota Bandar Lampung yang menyasar Kecamatan Panjang.

Fasilitas dan jenis layanan medis

Menurut KAI, rangkaian Rail Clinic dilengkapi ruang pemeriksaan gigi, layanan kebidanan lengkap dengan fasilitas USG, dan apotek. Tujuan utamanya adalah membawa layanan kesehatan lebih dekat ke masyarakat yang kesulitan mengakses fasilitas kesehatan.

  • Pemeriksaan gigi
  • Layanan kebidanan dan USG
  • Apotek dan pengobatan dasar

"Rail Clinic membawa layanan kesehatan lebih dekat ke masyarakat. KAI ingin kehadiran kereta api dirasakan sampai ke ruang hidup warga, terutama mereka yang berada di sekitar stasiun dan jalur kereta api," ujar Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba.

Penunjang literasi: Rail Library

Selain layanan medis, KAI mengoperasikan Rail Library selama enam bulan pertama program. Fasilitas baca ini menyediakan sofa empuk, karpet lesehan, dan enam unit komputer yang terhubung ke perpustakaan digital interaktif.

  • Sofa dan area lesehan untuk kenyamanan siswa
  • 6 komputer terhubung ke sumber belajar digital
  • Akses materi pelajaran melalui internet

Alasan dan dampak sosial

KAI menyebut hambatan transportasi, biaya, dan kebutuhan pendamping sering menunda pemeriksaan kesehatan warga. Di beberapa lokasi seperti Bumiwaluya, warga harus menempuh hingga 35 kilometer untuk mencapai pusat pemerintahan kabupaten.

"Bagi sebagian warga, pemeriksaan kesehatan sering tertunda karena aktivitas harian, jarak tempuh, biaya perjalanan, atau kebutuhan untuk didampingi keluarga. Saat Rail Clinic hadir di stasiun, pemeriksaan menjadi lebih mudah dijangkau," kata Anne.

Executive Vice President Corporate Secretary KAI Wisnu Pramudya menambahkan bahwa pemeriksaan gratis mendapat dukungan tenaga medis setempat. "Dari stasiun kecil, layanan ini menghadirkan manfaat yang dekat dengan kebutuhan warga," ujarnya.

Catatan data dan prospek

Data Badan Pusat Statistik menunjukkan Kecamatan Panjang belum memiliki satu pun unit rumah sakit, sehingga inisiatif ini menjadi intervensi sementara yang krusial. Ke depan, KAI menyatakan akan memantau dampak program untuk menentukan perluasan layanan.

Program ini diharapkan meringankan akses layanan kesehatan dan mendukung literasi anak di sekitar stasiun, sambil menjadi model layanan publik berbasis moda kereta api.

Sarah Kurniawati
Penulis
Sarah Kurniawati

Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.

Berita Terkait