Spanyol 600 Menit Tanpa Kebobolan, Pecahkan Rekor Dunia
Spanyol memastikan rekor baru setelah menyingkirkan Portugal 1-0 di babak 16 besar Piala Dunia 2026, Minggu. Kemenangan itu mematenkan rentetan 600 menit tanpa kebobolan bagi La Roja, sekaligus memecahkan rekor sebelumnya.
Rekor baru: 600 menit tanpa kebobolan
Gawang Spanyol tetap steril saat menghadapi Portugal sehingga total durasi tanpa kebobolan mencapai 600 menit di putaran final Piala Dunia. Catatan ini menjadi rekor terpanjang dalam sejarah turnamen.
Angka 600 menit menunjukkan konsistensi lini belakang Spanyol sepanjang pertandingan-ke-pertandingan. Performa defensif ini jadi faktor kunci selain kemampuan penguasaan bola dan serangan mereka.
Melewati Swiss dan Italia
Melansir data statistik Mr. Sheph, torehan Spanyol kini melampaui rekor sebelumnya yang dipegang Swiss dengan 557 menit tanpa kebobolan. Selain itu, Spanyol juga melewati angka Italia yang pernah mencatat 550 menit.
Rekor-rekor tersebut menegaskan bahwa pencapaian Spanyol bukan kebetulan sesaat, melainkan hasil dari organisasi tim yang solid di lini belakang.
Kronologi: sejak kebobolan terakhir
Terakhir kali Spanyol kebobolan pada putaran final Piala Dunia adalah 1 Desember 2022, saat kalah 1-2 dari Jepang di fase grup Piala Dunia Qatar. Sejak laga itu, tim asuhan Luis de la Fuente tidak kebobolan dalam enam pertandingan beruntun di Piala Dunia, yang kini berujung pada total 600 menit tanpa gol lawan.
Rentetan itu berlanjut hingga laga babak 16 besar melawan Portugal, ketika seluruh upaya serangan pihak lawan berhasil diredam oleh pertahanan Spanyol.
Dampak dan prospek ke depan
Kemenangan atas Portugal memastikan Spanyol masuk ke babak perempat final. Di fase delapan besar, La Roja akan menghadapi pemenang laga Amerika Serikat kontra Belgia.
Rekor 600 menit memberi nilai lebih bagi Spanyol menjelang laga-laga penentuan berikutnya. Keandalan di lini belakang meningkatkan peluang mereka untuk melaju lebih jauh dalam turnamen.
Dengan rekor baru ini, perhatian kini tertuju pada bagaimana Spanyol menjaga fokus dan mempertahankan konsistensi saat menghadapi lawan-lawan yang tetap berpeluang menghentikan laju mereka.
Pecinta olahraga yang aktif melaporkan sepak bola, bulu tangkis, dan berbagai kompetisi internasional.
Berita Terkait
Daryz Juara Prix de l'Arc de Triomphe 2026 untuk Kedua Kali
Daryz dan joki Mickael Barzalona mempertahankan gelar Prix de l'Arc 2026 di ParisLongchamp pada 4 Oktober, j...
Chanathip Puji Perkembangan Timnas Indonesia Jelang Final
Kapten Thailand Chanathip memuji perkembangan Timnas Indonesia menjelang final FIFA ASEAN Cup 2026 di SUGBK,...
Indonesia vs Thailand: Final FIFA ASEAN Cup 2026 di SUGBK
Indonesia vs Thailand di final FIFA ASEAN Cup 2026, Senin 5 Oktober 2026 pukul 20.00 WIB di SUGBK — laga pen...
Barcelona Siapkan Kontrak Jangka Panjang untuk Raphinha, Espart, Bernal
Barcelona memulai perpanjangan kontrak jangka panjang untuk Raphinha, Xavi Espart, dan Marc Bernal sebagai b...
Cosmo JNE Jakarta Bungkam Nanzaby FC Kepri 3-2 di PFL 2026
Cosmo JNE Jakarta menang 3-2 atas Nanzaby FC Kepri di GOR POPKI Cibubur, Sabtu 3 Oktober 2026, setelah gol c...
Djokovic Taklukkan Zverev, Catat 32 Kemenangan Beruntun di Beijing
Novak Djokovic menundukkan Alexander Zverev 4-6, 6-4, 6-4 di Beijing, mencatat rekor 32 kemenangan beruntun...