Wamendagri Ajak Papua Pegunungan Utamakan Penyelesaian Damai
Wakil Menteri Dalam Negeri Ribka Haluk mengajak masyarakat di Papua Pegunungan untuk mengedepankan penyelesaian secara damai terhadap setiap persoalan mulai dari keluarga hingga tingkat pemerintahan lokal. Pernyataan itu disampaikan pada Minggu, 24 Mei 2026, dengan tujuan meredam konflik antarkelompok dan memperkuat persatuan demi mendukung pembangunan daerah.
Penyelesaian berjenjang jadi solusi
Ribka menekankan bahwa penanganan masalah harus dilakukan secara berjenjang. Langkah pertama adalah menyelesaikan persoalan di lingkungan keluarga, kemudian di tingkat kampung, dan bila perlu melibatkan pemerintahan setempat.
Menurutnya, skema berjenjang ini membantu agar penanganan berjalan lebih baik dan terarah. Langkah bertahap itu juga memberi ruang bagi forum lokal untuk mencari solusi yang sesuai adat dan kondisi masyarakat.
Peran tokoh adat dan agama
Wamendagri menilai tokoh agama dan tokoh adat memiliki peran kunci dalam menjaga keharmonisan sosial. Ia mendorong keterlibatan mereka sebagai mediator untuk meredakan gesekan antarkelompok.
"Kalau ada masalah supaya diselesaikan dengan baik-baik. Dan dapat melibatkan tokoh agama maupun tokoh adat,"
Melalui peran tersebut, diharapkan nilai-nilai lokal dan norma adat dapat digunakan sebagai dasar penyelesaian konflik sehingga solusi yang muncul lebih diterima masyarakat.
Sinergi untuk percepatan pembangunan
Ribka juga mengajak seluruh unsur masyarakat, termasuk tokoh intelektual, untuk bersinergi mendukung percepatan pembangunan di wilayah itu. Ia menyebut dukungan bersama penting terutama di bawah kepemimpinan gubernur dan wakil gubernur setempat.
Dengan meredam konflik dan memperkuat persatuan, sumber daya dan program pembangunan diharapkan dapat berjalan lebih efektif dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat.
Pesan persatuan
Wamendagri kembali mengingatkan pentingnya menjaga persatuan sebagai modal utama pembangunan daerah. Ia mengajak warga melihat diri sebagai satu keluarga besar yang saling menghormati dan bekerja sama.
"Masyarakat Papua Pegunungan adalah satu keluarga besar. Sehingga persatuan dan kesatuan harus terus dijaga,"
Pesan ini sekaligus menjadi penegasan bahwa penyelesaian damai bukan hanya solusi sementara, melainkan pondasi bagi kemajuan jangka panjang di Papua Pegunungan.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Kemenbud Usulkan Tari Zapin ke UNESCO untuk Perkuat Pelestarian
Kementerian Kebudayaan mengusulkan Tari Zapin ke UNESCO (29 Sept 2026) untuk memperkuat pelestarian lintas g...
Korlantas Buka Layanan Blokir ETLE di Samsat Seluruh Indonesia
Korlantas membuka layanan pengurusan blokir ETLE langsung di Samsat mulai 30 September 2026 untuk memudahkan...
STNK Digital Resmi Berlaku, Pengendara Tak Perlu Bawa STNK Fisik
Korlantas luncurkan STNK Digital lewat aplikasi Digital Korlantas; dokumen elektronik ini setara hukum denga...
Basarnas Alihkan Pencarian Jurnalis ke Operasi SAR Rutin
Basarnas tetap melanjutkan pencarian lima jurnalis lewat operasi SAR rutin; pencarian berlangsung 24 jam ses...
Wamensos Dorong Pembangunan Sekolah Rakyat di Pekalongan
Wamensos mendorong percepatan pembangunan Sekolah Rakyat di Pekalongan; Pemkab sediakan lahan 8,1 ha untuk m...
Menko Pangan Tawarkan Insentif Karbon untuk Investor Hijau
Menko Pangan Zulkifli Hasan tawarkan insentif pasar karbon untuk tarik investasi hijau di sektor pangan, sam...