CLARREO Pathfinder Terpasang di ISS untuk Kalibrasi Satelit
NASA berhasil memasang instrumen CLARREO Pathfinder pada International Space Station (ISS) pada 22 Mei 2026. Perangkat ini ditempatkan di platform ExPRESS Logistics Carrier-1 dan dirancang untuk meningkatkan akurasi pengamatan iklim dan lingkungan global.
Pemasangan dan lokasi
Instrumen dipasang setelah tiba bersama kapsul kargo SpaceX Dragon yang diluncurkan pada 15 Mei dari Cape Canaveral. Dragon mendarat di ISS pada 17 Mei, lalu perangkat dipindahkan dan dipasang menggunakan lengan robotik.
Fungsi dan keunggulan teknis
CLARREO Pathfinder adalah spektrometer pencitraan hiperspektral. Alat ini mengukur pantulan sinar Matahari dari Bumi dan Bulan dengan akurasi jauh lebih tinggi. Menurut informasi resmi, tingkat akurasinya mencapai 5 hingga 10 kali lebih baik dibanding sensor satelit saat ini.
Proses pengujian awal
Segera setelah terpasang, tim misi membuka sistem pengunci yang menjaga instrumen selama peluncuran. Mereka juga menguji sistem pengarah dua sumbu yang memungkinkan perangkat mengamati Matahari, Bulan, dan permukaan Bumi.
- 15 Mei 2026: peluncuran dengan roket Falcon 9.
- 17 Mei 2026: kedatangan kapsul Dragon di ISS.
- 22 Mei 2026: pemasangan CLARREO Pathfinder di ExPRESS Logistics Carrier-1.
Manfaat untuk pengamatan iklim
Jika pengujian kelayakan berhasil, CLARREO Pathfinder akan berfungsi sebagai standar kalibrasi untuk satelit pengamatan pemerintah dan komersial. Hal ini diharapkan meningkatkan konsistensi dan akurasi data yang dipakai untuk memantau perubahan iklim, tutupan lahan, dan variabilitas reflektansi permukaan.
Langkah selanjutnya
Dalam beberapa bulan ke depan, perangkat akan menjalani serangkaian uji ilmiah untuk memastikan performa operasionalnya. Tim misi akan mengevaluasi hasil pengukuran awal dan menentukan bagaimana data CLARREO dapat digunakan untuk mengkalibrasi jaringan satelit yang sudah beroperasi.
Keberhasilan pemasangan ini menjadi langkah penting dalam upaya meningkatkan kualitas data pengamatan Bumi, yang berpotensi memperbaiki model iklim dan kebijakan mitigasi di masa mendatang.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Sanksi Balap Liar: Ancaman Pidana hingga Denda Rp3 Juta
Pelaku balap liar terancam kurungan hingga 1 tahun atau denda Rp3 juta sesuai UU No.22/2009 Pasal 115 dan 29...
Juno Ungkap Panas Bawah Permukaan Io, Bulan Vulkanik Jupiter
Juno mengukur pemanasan beberapa meter di bawah permukaan Io saat lintasan Des 2023 dan Feb 2024, mengungkap...
Io, Bulan Jupiter, Terus Aktif Secara Vulkanik
Juno mendeteksi sumber panas di bawah permukaan Io, terutama di Zal Montes Patera dan ekuator, menunjukkan a...
Waspada e-Tilang Palsu: Ciri Notifikasi ETLE Resmi
Modus penipuan berkedok notifikasi ETLE marak; kenali ciri notifikasi resmi agar terhindar dari pencurian da...
Akademisi UI Kembangkan Reaktor Pirolisis AI untuk Limbah Peternakan
Akademisi UI ciptakan reaktor pirolisis AI yang ubah limbah domba jadi biochar berkualitas, berpotensi untuk...
UPNVJ Perkuat Mutu dengan Akreditasi Unggul dan Internasional
UPNVJ meningkatkan kualitas lewat akreditasi unggul dan internasional; pendaftar 2026 melebihi 22 ribu, 18 p...