Menko PMK Minta Guru Cermati Kesehatan Mental Siswa di Bojonegoro
Menko PMK Pratikno meminta guru mencermati kesehatan mental siswa saat meresmikan 30 ruang kelas baru di SMP Negeri 1 Padangan, Bojonegoro, pada Sabtu, 22 Agustus 2026. Peresmian bertujuan memperkuat fondasi kualitas sumber daya manusia daerah melalui peningkatan fasilitas pendidikan.
Peresmian dan tujuan pembangunan
Acara peresmian dipimpin langsung oleh Pratikno dan dihadiri Penjabat Sementara Dirjen Cipta Karya Chandra Rudi Parulian Situmorang, Bupati Setyo Wahono, serta Wakil Bupati Nurul Azizah. Gedung yang diresmikan merupakan bagian dari program pembangunan infrastruktur sekolah yang dimulai tahun 2024.
"Kami meresmikan pembangunan ruang-ruang kelas di SMP Negeri 1 Padangan. Ini merupakan program pembangunan infrastruktur sekolah yang dimulai tahun 2024,"
Skema program pendidikan
Proyek fisik ini dikerjakan oleh Kementerian Pekerjaan Umum melalui Direktorat Jenderal Cipta Karya. Pemerintah menyatakan pembangunan sekolah di daerah sebagai prioritas untuk mempercepat pemerataan kualitas pendidikan nasional.
Program pembangunan mencakup beberapa agenda berkelanjutan, antara lain:
- Revitalisasi sekolah
- Sekolah Rakyat
- Sekolah Unggul Garuda
Kebutuhan fasilitas dan perhatian pada karakter
Pratikno menekankan bahwa peningkatan fasilitas tidak cukup jika aspek lain diabaikan. Ia menyoroti pentingnya olahraga, kesenian, dan interaksi emosional antara pendidik dan orang tua untuk membentuk karakter siswa.
"Intinya adalah membangun manusia, memajukan kebudayaan. Bukan hanya mencetak manusia yang cerdas, tetapi manusia yang utuh,"
"Guru perlu memperhatikan kondisi mental dan perubahan perilaku siswa, serta membangun komunikasi yang baik dengan orang tua,"
Spesifikasi bangunan dan cakupan proyek
Pelaksana Tugas Dirjen Cipta Karya Chandra Rudi Parulian Situmorang menjelaskan gedung baru dibangun sesuai standar teknis keselamatan dan kenyamanan. Menurutnya, 30 ruang kelas kini sepenuhnya bisa dimanfaatkan untuk kegiatan belajar mengajar.
"Sebanyak 30 ruang kelas di SMP Negeri 1 Padangan kini sudah sepenuhnya dapat dimanfaatkan. Khususnya untuk kegiatan belajar mengajar,"
Selain SMPN 1 Padangan, pembangunan fisik juga berlangsung di SMKN Ngambon dan SMAN 2 Bojonegoro sebagai bagian dari upaya peningkatan akses fasilitas pendidikan.
Implikasi dan langkah ke depan
Peningkatan fasilitas ini diharapkan mendukung program prioritas pemerintah dan mempercepat pemerataan mutu pendidikan. Namun keberhasilan jangka panjang bergantung pada sinergi antara guru, orang tua, dan penyedia fasilitas agar aspek akademik dan kesejahteraan mental siswa berjalan beriringan.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Pemerintah Siapkan Pusat Rehabilitasi untuk Warga Binaan Narkotika
Pemerintah siapkan pusat rehabilitasi dan reedukasi bagi warga binaan pengguna narkotika untuk atasi overkap...
BMKG Waspadai Hujan Lebat, Petir, Angin Kencang 5-8 Okt
BMKG keluarkan peringatan dini hujan lebat, petir, dan angin kencang pada 5-8 Oktober 2026; waspadai empat w...
Prabowo Pimpin Parade HUT ke-81 TNI di Mabes Cilangkap
Presiden Prabowo memimpin Parade HUT ke-81 TNI di Mabes Cilangkap, 5 Oktober 2026; melibatkan 3.378 personel...
HUT TNI ke-81: DPR Dorong Modernisasi Hadapi Perang Modern
DPR mendesak modernisasi alutsista dan peningkatan pelatihan TNI menjelang HUT ke-81, seiring anggaran 2027...
Dua Induk Badak Sumatera Bunting di Way Kambas, Harapan Konservasi
Dua induk badak sumatera, Ratu dan Delilah, dinyatakan bunting di Suaka Rhino Sumatra Way Kambas; pemantauan...
Prabowo Minta Bakom Gunakan Bahasa Sederhana dan Dengarkan Rakyat
Presiden Prabowo minta Bakom gunakan bahasa sederhana, jelaskan alasan kebijakan, dan dengarkan masukan masy...