Nasional

Olahraga di Ragunan Makin Ramai, Akses Fasilitas Dibuka Pagi

Bagikan:
Pengunjung berolahraga di jalur hijau Taman Margasatwa Ragunan pada pagi hari

Taman Margasatwa Ragunan mencatat peningkatan aktivitas olahraga pengunjung sejak pagi, terutama di akhir pekan. Pengelola menyebut masyarakat kini memanfaatkan kawasan asri tersebut untuk lari, jogging, bersepeda, dan berjalan kaki tanpa biaya tambahan selain tiket masuk.

Kenaikan aktivitas olahraga

Kepala Humas Taman Margasatwa Ragunan, Wahyudi Bambang, mengatakan kegiatan olahraga mulai menjadi kebiasaan pengunjung. Aktivitas itu terlihat padat sejak pintu dibuka.

"Wisata sport sudah mulai menjadi satu tren masyarakat. Pagi-pagi kita buka jam 6 pagi, sudah ada,"

Menurut Wahyudi, lonjakan terlihat jelas pada akhir pekan ketika warga memadati jalur sepanjang kawasan untuk berolahraga.

Jenis kegiatan dan fasilitas

Pengunjung memanfaatkan berbagai opsi aktivitas fisik di area Ragunan. Yang umum dilakukan antara lain:

  • Lari dan jogging
  • Bersepeda
  • Berjalan kaki santai

Wahyudi menegaskan bahwa pengelolaan menyediakan akses kawasan terbuka yang bisa digunakan pengunjung tanpa biaya tambahan, cukup membayar tiket masuk.

Figur publik dan suasana akhir pekan

Selain warga umum, sejumlah figur publik juga memanfaatkan fasilitas untuk berolahraga. Wahyudi menyebut salah satunya adalah Teddy, yang tercatat telah dua kali jogging di Ragunan.

Suasana pada akhir pekan cenderung lebih ramai karena pengunjung datang bersama keluarga atau kelompok olahraga. Area hijau dan jalur yang lapang menjadi daya tarik utama.

Akses dan jam operasional

Taman membuka akses fasilitas olahraga setiap hari mulai pukul 06.00 WIB. Pengunjung dapat datang lebih pagi untuk menghindari keramaian dan mendapatkan udara yang lebih sejuk.

Dengan kebijakan tarif masuk yang sederhana, Ragunan hadir sebagai alternatif pilihan untuk berolahraga dan rekreasi tanpa perlu membayar biaya fasilitas tambahan.

Implikasi dan prospek

Kenaikan tren wisata sport di Ragunan memberi pilihan baru bagi warga Jakarta untuk beraktivitas sehat. Selain manfaat kebugaran, kegiatan ini berpotensi meningkatkan kunjungan dan mendukung fungsi ruang terbuka publik.

Pengelola diharapkan terus memantau kepadatan dan kebutuhan fasilitas agar pengalaman pengunjung tetap aman dan nyaman.

Andika Nugraha
Penulis
Andika Nugraha

Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.

Berita Terkait