Nasional

Hanura Siapkan Strategi Gaet Gen Z dengan Fokus Kerja dan Pendidikan

Bagikan:
Konsolidasi Hanura Kaltim di Balikpapan untuk strategi sasar pemilih Gen Z

Partai Hanura menyiapkan strategi khusus untuk menarik pemilih Gen Z pada Pemilu 2029 melalui isu lapangan kerja dan pendidikan yang relevan dengan kebutuhan masa depan generasi muda. Pernyataan itu disampaikan Wakil Ketua Umum DPP Hanura, Patrice Rio Capella, saat Konsolidasi dan Rapat Teknis Tim Task Force DPC Hanura se-Provinsi Kalimantan Timur di Hotel Platinum, Balikpapan, Sabtu, 22 Agustus 2026. Strategi ini dirancang karena jumlah pemilih pemula dan Gen Z diprediksi sangat menentukan arah dukungan politik mendatang.

Strategi sasar pemilih muda

Menurut Rio, generasi muda kini lebih mempertimbangkan program dan gagasan sebelum menentukan pilihan politik. Ia menilai kelompok usia ini memiliki pengaruh besar terhadap preferensi politik masyarakat secara umum. Oleh karena itu, Hanura menempatkan pemilih muda sebagai prioritas dalam perencanaan kampanye dan program kebijakan.

"Pada Pemilu 2029 nanti, jumlah pemilih pemula dan Gen Z sangat besar. Mereka adalah orang-orang berpengetahuan yang akan mempertimbangkan untuk siapa atau partai apa yang akan dipilih,"

Fokus isu: lapangan kerja dan pendidikan

Partai mengarahkan pesan kepada isu pekerjaan dan pendidikan yang berkaitan langsung dengan prospek ekonomi pemuda. Salah satu target kebijakan adalah memperluas peluang kerja bagi anak muda di berbagai daerah, termasuk pemanfaatan potensi regional seperti di Kalimantan Timur. Rio menekankan perlunya menyiapkan kebijakan ketenagakerjaan yang sesuai dengan dinamika ekonomi daerah.

Hanura juga mendorong konektivitas antara sistem pendidikan dan kebutuhan dunia kerja. Menurut partai, pendidikan harus memberi keterampilan konkret agar lulusan lebih mudah terserap pasar tenaga kerja.

"Jangan sampai, pendidikan hanya menciptakan pengangguran-pengangguran baru. Ketika selesai kuliah, tidak tahu harus ke mana,"

Konsolidasi di Kalimantan Timur

Kegiatan di Balikpapan dihadiri Ketua DPD Hanura Kaltim, Marsidik, bersama jajaran DPD dan DPC se-Provinsi Kalimantan Timur. Hadir pula jajaran Task Force Hanura, termasuk Sekretaris Hanurani Prajanto dan Bendahara Indah Sri Rezeki. Konsolidasi bertujuan menyamakan visi program daerah dengan strategi nasional untuk menarik dukungan pemilih muda.

Peran pemuda dalam struktur partai

Rio menyebut keterlibatan anak muda dalam struktur kepengurusan Hanura terus meningkat. Hasil konsolidasi di sejumlah daerah menunjukkan sekitar 31 persen pengurus Hanura berasal dari kalangan muda. Lebih jauh, sejumlah pemuda telah menempati posisi strategis di tingkat kabupaten dan kota.

"Mereka yang saat ini menempati posisi strategis dalam struktur kepengurusan bukan sekadar muda secara usia. Mereka punya semangat, punya potensi, dan memahami visi Hanura,"

Langkah Hanura menempatkan isu ketenagakerjaan dan pendidikan sebagai ujung tombak pendekatan kepada Gen Z akan menjadi indikator penting menjelang 2029. Keberhasilan strategi ini bergantung pada kemampuan partai mengimplementasikan program yang nyata dan terukur di tingkat daerah.

Andika Nugraha
Penulis
Andika Nugraha

Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.

Berita Terkait