Pemerintah Perbarui Data Bansos untuk Kurangi Salah Sasaran
Pemerintah melakukan pemutakhiran data bantuan sosial secara digital untuk menekan kesalahan penerima yang mencapai 45 persen. Pengumuman itu disampaikan pada 19 dan 21 Agustus 2026 di kantor resmi terkait, sebagai bagian dari upaya memastikan penyaluran tepat sasaran.
Angka kesalahan dan dampak
Kepala Badan Komunikasi Pemerintah RI Muhammad Qodari mengungkap tingkat ketidaktepatan mencapai 45 persen pada 19 Agustus 2026. Kesalahan itu menyebabkan bantuan tidak sampai kepada keluarga yang paling membutuhkan.
Sebagai konsekuensi, sejumlah Keluarga Penerima Manfaat dialihkan karena perubahan status sosial, naik desil, meninggal dunia, atau tidak ditemukan saat verifikasi lapangan.
Mekanisme pemutakhiran data
Pemerintah memperbarui Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) hampir setiap bulan. Langkah ini merupakan bagian dari penerapan e-government pada sektor perlindungan sosial.
Tenaga Ahli Menteri Sosial Andy Kurniawan menyatakan komitmen untuk memperbaiki akurasi data melalui verifikasi administratif. Ia menekankan pentingnya sumber data resmi dalam menentukan penerima bantuan.
Ketidaktepatan sasaran itu berawal dari komitmen kita untuk membenarkan data dan memperbaikinya
Dengan desil inilah skala prioritas bisa kita tetapkan untuk menentukan penerima bantuan sosial yang memenuhi kriteria penerima dan masyarakat yang benar-benar membutuhkan
Peran BPS dan pemerintah daerah
Badan Pusat Statistik melakukan pembaruan data secara berkala setiap tiga bulan. Hasil update diserahkan kepada Kementerian Sosial setiap tanggal 10 pada bulan penyaluran.
Pemerintah daerah memegang peranan vital untuk memutakhirkan dan memanfaatkan data terpadu di wilayah masing-masing. Verifikasi lokal memperkuat data pusat dan mengurangi potensi salah sasaran.
Perlinsos Digital dan verifikasi administrasi
Penerapan sistem digital di sektor perlindungan sosial bertujuan memastikan sumber data sahih dan dapat dipertanggungjawabkan. Verifikasi kini lebih mengandalkan dokumen administrasi resmi ketimbang sekadar pengakuan lisan.
Perlinsos Digital memastikan ground truth datanya bersumber dari instansi yang benar. Bukan sekadar pengakuan masyarakat secara langsung
Imbauan kepada publik
Pemerintah mengajak masyarakat aktif melaporkan bila menemukan ketidaktepatan sasaran. Pelaporan dapat dilakukan melalui kanal resmi pemerintahan supaya data segera diperbarui.
Silakan temukan ketidaktepatan sasaran dan sampaikan melalui berbagai kanal pemerintah. Kami akan segera melakukan pemutakhiran data
Bantuan sosial tetap menjadi bantalan ekonomi penting untuk menjaga daya beli keluarga rentan. Pemutakhiran data secara rutin diharapkan meningkatkan ketepatan sasaran dan efektivitas program ke depan.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Hanura Siapkan Strategi Gaet Gen Z dengan Fokus Kerja dan Pendidikan
Hanura menyasar pemilih Gen Z untuk Pemilu 2029 dengan program ketenagakerjaan dan pendidikan yang terhubung...
Kogamti Ajak Generasi Muda Refleksikan Makna Kemerdekaan
Kogamti mengajak generasi muda merefleksikan kemerdekaan ke-81 pada 22 Agustus 2026 di Jakarta untuk menilai...
Kalteng Catat 19.992 Titik Panas, 13 Daerah Tetapkan Status Darurat
Kalimantan Tengah tercatat 19.992 titik panas hingga 22 Agustus 2026; 13 daerah berlakukan status darurat da...
Empat Korporasi Diduga Picu Karhutla di Kalbar, Diselidiki
Empat korporasi di Kalimantan Barat sedang diselidiki polisi atas dugaan keterlibatan dalam karhutla, kata M...
Komisi XII Dorong Eksplorasi Sumur Baru untuk Jaga Lifting Minyak
Komisi XII mendorong percepatan eksplorasi dan optimasi sumur tua untuk menjaga lifting minyak usai kunjunga...
Bapanas Salurkan 1,65 Juta Ton CBP Antisipasi El Nino
Bapanas menyalurkan 1,65 juta ton CBP hingga 21 Agustus 2026 untuk menahan kenaikan harga beras saat El Nino...