Gus Najmi: Pernyataan Cak Imin soal NU-HMI Harus Dilihat Utuh
Ketua Harian DPP PKB Najmi Mumtaza Rabbany atau Gus Najmi meminta pernyataan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar (Cak Imin) terkait kondisi Nahdlatul Ulama (NU) dan keterkaitan latar belakang HMI pemimpin yang dikritik dipahami secara utuh dan proporsional. Pernyataan itu disampaikan melalui keterangan pers pada Minggu, 30 Agustus 2026, untuk meluruskan maksud kritik yang menurutnya bersifat evaluatif, bukan menyerang organisasi.
Pernyataan Cak Imin dan konteksnya
Cak Imin menyebut NU mengalami keterpurukan dalam lima tahun terakhir saat menjadi pembicara dalam bedah buku di Pondok Pesantren Mamba'ul Ma'arif, Jombang, Jawa Timur pada Sabtu (29/8). Ia mengaitkan kondisi itu dengan faktor kepemimpinan dan menyebut latar belakang organisasi pemimpin sebagai salah satu faktor.
“NU harus kita akui jujur terpuruk,”
“Yang jelas terpuruk karena dipimpin oleh alumni HMI. Kira-kira begitulah,”
Kedua pernyataan itu memicu respons di publik dan menimbulkan perdebatan soal apakah kritik tersebut menyasar tokoh tertentu atau organisasi yang membesarkannya.
Penjelasan dan pembelaan Gus Najmi
Gus Najmi menegaskan bahwa pernyataan Cak Imin adalah kritik atas kepemimpinan dan evaluasi kondisi NU, bukan serangan terhadap HMI atau seluruh alumninya. Ia meminta publik membaca pernyataan itu secara menyeluruh.
“Saya kira pernyataan Gus Muhaimin harus dilihat secara utuh dan proporsional. Beliau sedang mengkritik sebuah kepemimpinan dan mengevaluasi kondisi NU, bukan menyerang HMI sebagai organisasi ataupun seluruh alumninya.”
Ia menjelaskan bahwa latar belakang HMI adalah fakta biografis tokoh yang dikritik, namun tidak otomatis membuat kritik terhadap orang tersebut menjadi kritik terhadap organisasi.
“Jika setiap kritik terhadap seorang figur otomatis dianggap kritik terhadap organisasinya, maka kita sedang terjebak dalam fallacy berpikir.”
Menurut Gus Najmi, inti kritik Cak Imin lebih terkait kapabilitas dan hasil kepemimpinan. Ia juga menekankan bahwa Cak Imin adalah bagian dari tradisi NU dan menyampaikan kritik sebagai bentuk tanggung jawab moral.
“Gus Muhaimin adalah bagian tak terpisahkan dari NU dan tradisi pesantren. Kritik yang beliau lontarkan lahir dari rasa tanggung jawab moral untuk perbaikan rumahnya sendiri.”
Respons Anas Urbaningrum
Ketua Umum Partai Kebangkitan Nusantara (PKN) yang juga mantan Ketua Umum PB HMI 1997–1999, Anas Urbaningrum, merespons pernyataan Cak Imin lewat unggahan di akun X pada Minggu (30/8). Anas menandai akun Cak Imin dan memberi komentar bernada ringan serta pujian.
“Kok kayak kekurangan kosa kalimat aja sampeyan @cakimiNOW,”
“Padahal sampeyan dikenal punya kelebihan dalam hampir semua hal. Politisi aktivis dan pemimpin yang lengkap kap.”
Ia menutup unggahannya dengan pesan persahabatan dan doa.
“Sehat, waras dan sukses terus ya, Cak. Salam paseduluran.”
Imbauan untuk mengedepankan persatuan
Gus Najmi mengingatkan agar pernyataan evaluatif tidak dikembangkan menjadi pertentangan antarkelompok organisasi mahasiswa atau pemuda. Ia mendorong agar perbedaan analisis dipandang sebagai hal yang sehat, bukan pemicu perpecahan.
“Jangan sampai narasi evaluasi kepemimpinan ini dipelintir menjadi adu domba antar-organisasi pergerakan. Perbedaan analisis itu sehat, namun persatuan gerakan mahasiswa dan pemuda harus tetap yang utama.”
Situasi ini menyoroti ketegangan antara kritik internal dan sensitivitas organisasi, serta mendorong dialog untuk evaluasi kepemimpinan tanpa mengorbankan persatuan. Ke depan, penafsiran yang proporsional dan komunikasi terbuka antara tokoh serta organisasi dinilai penting untuk meredam potensi polarisasi.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Pemerintah Siapkan Pusat Rehabilitasi untuk Warga Binaan Narkotika
Pemerintah siapkan pusat rehabilitasi dan reedukasi bagi warga binaan pengguna narkotika untuk atasi overkap...
BMKG Waspadai Hujan Lebat, Petir, Angin Kencang 5-8 Okt
BMKG keluarkan peringatan dini hujan lebat, petir, dan angin kencang pada 5-8 Oktober 2026; waspadai empat w...
Prabowo Pimpin Parade HUT ke-81 TNI di Mabes Cilangkap
Presiden Prabowo memimpin Parade HUT ke-81 TNI di Mabes Cilangkap, 5 Oktober 2026; melibatkan 3.378 personel...
HUT TNI ke-81: DPR Dorong Modernisasi Hadapi Perang Modern
DPR mendesak modernisasi alutsista dan peningkatan pelatihan TNI menjelang HUT ke-81, seiring anggaran 2027...
Dua Induk Badak Sumatera Bunting di Way Kambas, Harapan Konservasi
Dua induk badak sumatera, Ratu dan Delilah, dinyatakan bunting di Suaka Rhino Sumatra Way Kambas; pemantauan...
Prabowo Minta Bakom Gunakan Bahasa Sederhana dan Dengarkan Rakyat
Presiden Prabowo minta Bakom gunakan bahasa sederhana, jelaskan alasan kebijakan, dan dengarkan masukan masy...