Kementerian PU Bangun 375 Infrastruktur Sanitasi di Sumut
Kementerian Pekerjaan Umum (PU) membangun 375 unit infrastruktur sanitasi di Provinsi Sumatra Utara melalui Program Infrastruktur Berbasis Masyarakat (IBM) Sanitasi 2026. Pekerjaan dilaksanakan padat karya dan melibatkan tenaga kerja lokal untuk menyediakan fasilitas sanitasi bagi masyarakat serta lembaga pendidikan keagamaan.
"Kami memberikan perhatian khusus pada Infrastruktur Berbasis Masyarakat. IBM ini sangat penting karena dampaknya paling dekat dan langsung dimanfaatkan oleh masyarakat, baik dari sisi fisik maupun ekonomi,"
Rincian pembangunan per daerah
Pembangunan IBM Sanitasi 2026 tersebar di enam kabupaten/kota. Skema mencakup program Sanimas dan Sanitasi Lembaga Pendidikan Keagamaan (LPK). Berikut distribusi unit yang dibangun:
| Kabupaten/Kota | Sanimas (unit) | Sanitasi LPK (unit) |
|---|---|---|
| Kabupaten Deli Serdang | 207 | 1 |
| Kabupaten Serdang Bedagai | 161 | 2 |
| Kota Medan | — | 1 |
| Kota Tebing Tinggi | — | 1 |
| Kabupaten Simalungun | — | 1 |
| Kabupaten Padang Lawas | — | 1 |
Komponen fasilitas
Fasilitas Sanimas dirancang untuk kebutuhan rumah tangga dan lingkungan. Komponen utama meliputi:
- bilik kamar mandi,
- grease trap,
- tangki septik,
- sumur resapan.
Sementara fasilitas Sanitasi LPK menyediakan sarana yang mendukung aktivitas pendidikan keagamaan, antara lain:
- bilik kamar mandi dan toilet,
- tempat cuci tangan dan tempat wudhu,
- tempat cuci pakaian,
- sistem pengolahan air limbah.
Pekerjaan dan dampak ekonomi
Program IBM menggunakan pendekatan padat karya untuk membuka peluang kerja lokal. Hingga kini tercatat 90 tenaga kerja lokal terlibat dalam proyek dengan total 736 Hari Orang Kerja (HOK).
- Sanimas: 60 pekerja dengan 433 HOK.
- Sanitasi LPK: 30 pekerja dengan 303 HOK.
Pelibatan tenaga lokal tidak hanya mempercepat pembangunan, tetapi juga memberi manfaat ekonomi langsung bagi komunitas setempat.
Target penyelesaian dan harapan
Kementerian PU menyatakan pembangunan masih berlangsung dan menargetkan seluruh fasilitas selesai paling lambat 30 November 2026. Percepatan pengerjaan diharapkan agar fasilitas sanitasi segera dimanfaatkan dan meningkatkan layanan dasar di daerah.
Program IBM Sanitasi di Sumatra Utara ditujukan untuk memperkuat akses sanitasi sekaligus mendorong dampak ekonomi melalui keterlibatan masyarakat setempat.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Pemerintah Siapkan Pusat Rehabilitasi untuk Warga Binaan Narkotika
Pemerintah siapkan pusat rehabilitasi dan reedukasi bagi warga binaan pengguna narkotika untuk atasi overkap...
BMKG Waspadai Hujan Lebat, Petir, Angin Kencang 5-8 Okt
BMKG keluarkan peringatan dini hujan lebat, petir, dan angin kencang pada 5-8 Oktober 2026; waspadai empat w...
Prabowo Pimpin Parade HUT ke-81 TNI di Mabes Cilangkap
Presiden Prabowo memimpin Parade HUT ke-81 TNI di Mabes Cilangkap, 5 Oktober 2026; melibatkan 3.378 personel...
HUT TNI ke-81: DPR Dorong Modernisasi Hadapi Perang Modern
DPR mendesak modernisasi alutsista dan peningkatan pelatihan TNI menjelang HUT ke-81, seiring anggaran 2027...
Dua Induk Badak Sumatera Bunting di Way Kambas, Harapan Konservasi
Dua induk badak sumatera, Ratu dan Delilah, dinyatakan bunting di Suaka Rhino Sumatra Way Kambas; pemantauan...
Prabowo Minta Bakom Gunakan Bahasa Sederhana dan Dengarkan Rakyat
Presiden Prabowo minta Bakom gunakan bahasa sederhana, jelaskan alasan kebijakan, dan dengarkan masukan masy...