Nasional

Brimob Jambi Salurkan Air Bersih untuk Warga Kekeringan

Bagikan:

Satbrimob Polda Jambi mendistribusikan air bersih ke warga Desa Sarang Burung RT.07, Kabupaten Muaro Jambi, pada Sabtu, 29 Agustus 2026. Kegiatan ini dilakukan untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat yang terdampak musim kemarau dan kekeringan di sejumlah wilayah. Selain distribusi, personel juga dikerahkan untuk penanganan kebakaran hutan dan lahan di kabupaten lain pada hari yang sama.

Distribusi air bersih di Desa Sarang Burung

Pendistibusian air dilakukan langsung oleh Satbrimob Polda Jambi kepada warga setempat. Bantuan ditujukan untuk meringankan kesulitan akses air bersih akibat berkurangnya pasokan selama musim kemarau. Kegiatan ini menargetkan keluarga yang paling membutuhkan di RT.07, dengan pengaturan agar distribusi berjalan tertib dan merata.

Respons Polri dan pernyataan resmi

Kapolda Jambi, melalui Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol. Erlan Munaji, menyatakan bahwa tindakan itu merupakan bentuk nyata kepedulian institusi kepada masyarakat. Hal ini dianggap bagian dari tugas sosial selain fungsi keamanan yang selama ini dijalankan.

"Polri akan terus hadir dan berupaya memberikan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan,"

Kombes Erlan menambahkan bahwa bantuan diharapkan dapat meringankan beban warga yang kesulitan mendapatkan air bersih. Ia menekankan bahwa kegiatan ini mencerminkan komitmen Polri untuk hadir di tengah masyarakat dalam situasi darurat maupun kebutuhan sehari-hari.

Penanganan kebakaran hutan dan lahan

Selain distribusi air, Satbrimob Polda Jambi juga menurunkan sembilan personel untuk memadamkan kebakaran hutan dan lahan di Desa Bedaro Rampak, Kabupaten Tebo pada hari yang sama. Langkah cepat tersebut menunjukkan dual tasking satuan, yakni membantu warga sekaligus merespons insiden lingkungan yang mengancam keselamatan.

Dampak, harapan, dan langkah selanjutnya

Pendekatan bantuan melalui distribusi air bersih dinilai penting untuk mengurangi dampak langsung kekeringan terhadap kesehatan dan kebutuhan rumah tangga. Ke depan, kegiatan serupa kemungkinan akan dilanjutkan sesuai kondisi lapangan dan kebutuhan warga. Monitoring situasi kekeringan serta kesiapsiagaan penanggulangan kebakaran akan terus menjadi fokus satuan terkait.

Dengan gerak cepat itu, diharapkan warga terdampak dapat segera terbantu dan risiko kebakaran yang lebih luas dapat diminimalkan melalui koordinasi personel lapangan.

Andika Nugraha
Penulis
Andika Nugraha

Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.

Berita Terkait