Video Viral Bupati Main Billiard saat Grand Opening Labuhanbatu
RANTAU PRAPAT — Potongan video yang memperlihatkan Bupati Labuhanbatu dr. Hj. Maya Hasmita dan Kapolres Labuhanbatu AKBP Wahyu Endrajaya bermain billiard viral di sejumlah media sosial, memicu pro dan kontra di kalangan warganet. Kasus ini mendapat klarifikasi dari Polres Labuhanbatu pada Sabtu (22/8), yang menyatakan rekaman itu merupakan bagian acara grand opening Capital Pool & Coffee pada 10 Agustus 2026.
Isi video: potongan acara seremonial
Kasi Humas Polres Labuhanbatu, AKP Aswin Irwan, menjelaskan kepada wartawan bahwa klip yang beredar hanyalah sebagian dari keseluruhan kegiatan. Menurutnya, adegan bermain billiard adalah bagian dari rangkaian seremonial di lokasi pembukaan usaha.
“Adapun aktivitas bermain billiard yang terlihat dalam video merupakan bagian dari rangkaian seremonial di lokasi, dan tidak berkaitan dengan kepentingan lainnya,”
Siapa saja yang hadir
Aswin menyebut sejumlah pejabat dan unsur masyarakat turut hadir pada acara tersebut. Di antaranya Wakil Bupati H. Jamri, Ketua TP-PKK Wan Juma Sari Dewi, Kepala Bank Sumut Indra Syah Edison, personel Polres, pimpinan OPD Pemkab, serta warga setempat.
Tujuan kehadiran pejabat
Polres menegaskan kehadiran pejabat daerah merupakan bentuk dukungan bagi pelaku usaha kecil dan menengah. Langkah itu dimaksudkan untuk mendorong investasi dan pertumbuhan ekonomi lokal.
“Kegiatan tersebut merupakan bentuk apresiasi terhadap pembukaan usaha sekaligus mendukung upaya bersama dalam mendorong pertumbuhan dan kemajuan investasi daerah di wilayah Labuhanbatu,”
Bakti sosial dalam acara
Selain kegiatan seremonial, Kapolres juga ikut kegiatan sosial pada momen itu. Aswin mengatakan Kapolres membagikan 50 paket sembako kepada masyarakat yang hadir sebagai bentuk kepedulian.
“Bapak kapolres juga turut serta dalam kegiatan pembagian 50 paket bantuan sosial kepada masyarakat sekitar, sebagai bentuk kepedulian dan perhatian kepada masyarakat,”
Imbauan kepada publik
Polres mengimbau warga bersikap bijak dalam bermedia sosial. Mereka diminta memverifikasi informasi dan tidak langsung menyebarkan potongan video tanpa konteks yang utuh.
“Demikian informasi ini disampaikan agar tidak terjadi kesalahpahaman. Mari bersama-sama menyaring dan memastikan kebenaran informasi sebelum menyebarkannya,”
Kasus ini menyorot pentingnya konteks saat menilai konten viral. Klarifikasi resmi dari aparat diharapkan meredam salah paham dan menjaga fokus pada dukungan terhadap usaha lokal serta kegiatan sosial yang berlangsung pada acara tersebut.
Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.
Berita Terkait
DPRD Medan Serahkan Pemandangan Umum atas Ranperda APBD 2027
Wali Kota Rico Waas hadiri Paripurna DPRD Medan saat fraksi-fraksi memberi catatan dan meminta penjelasan Ra...
Kelangkaan BBM dan Antrean Panjang di Riau hingga Padanglawas
Pitra Romadoni soroti antrean panjang dan kelangkaan BBM dari Riau hingga Padanglawas, mendesak evaluasi dis...
Polres Langsa Tangkap Pelaku Pencurian ECU Daihatsu Grand Max
SS (39) ditangkap di Langsa terkait pencurian ECU Daihatsu Grand Max di sembilan lokasi; polisi mengamankan...
Proyek Strategis Padanglawas Terancam Molor, Beberapa Belum Rampung
Beberapa proyek strategis Padanglawas diperkirakan tidak selesai sesuai kontrak 2026; banyak paket baru menc...
Kapolres Binjai dan Langkat Beri Kejutan HUT TNI ke-81
Kapolres Binjai dan Kapolres Langkat mengunjungi Kodim dan batalyon untuk memberi kejutan dan memperkuat sin...
Bupati Muharram Pimpin Rapat OPD Aceh Besar untuk Perkuat Koordinasi
Bupati Muharram Idris pimpin rapat OPD Aceh Besar pada 5 Oktober 2026 untuk perkuat koordinasi, evaluasi pro...