Lokal

Budaya Dorong Ekonomi Kreatif, Pemkot Medan Buka Ruang Inovasi

Bagikan:
Ahmad Barli Mulia Nasution berbicara soal budaya dan ekonomi kreatif di Medan

Medan — Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Medan, Ahmad Barli Mulia Nasution, menegaskan kebudayaan memiliki peran strategis untuk menggerakkan kreativitas dan membuka peluang ekonomi. Pernyataan itu disampaikan saat diskusi KUMPUL di Warung Mak Cik Long pada Jumat (11/9), yang tayang di stasiun televisi plat merah.

Kebudayaan sebagai penggerak ekonomi kreatif

Diskusi bertema "Budaya Sebagai Penggerak Ekonomi Kreatif" memfokuskan pembahasan pada bagaimana kekayaan budaya Kota Medan bisa menjadi sumber inspirasi. Hadirnya seniman, pelaku UMKM, dan insan ekonomi kreatif membuka ruang dialog mengenai pengembangan produk dan kegiatan yang bernilai ekonomi.

Menurut Ahmad Barli, pengelolaan budaya tidak boleh berhenti pada pelestarian semata. Ia menekankan budaya juga harus menjadi motor pengembangan kreativitas dan usaha.

"Budaya bukan sekadar warisan masa lalu, tetapi merupakan kekuatan yang dapat menggerakkan kreativitas, membuka peluang usaha, dan membangun ekonomi masyarakat,"

Langkah Pemerintah Kota Medan

Pemerintah Kota Medan melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan berkomitmen mendorong kegiatan lintas sektor. Program ini dimaksudkan untuk mempertemukan kebudayaan, pendidikan, kreativitas, dan sektor ekonomi kreatif agar tercipta nilai tambah bagi masyarakat.

Upaya tersebut mencakup pemberian ruang bagi generasi muda dan pelaku UMKM untuk mengolah unsur budaya menjadi produk kreatif. Dengan demikian, budaya tak hanya menjadi identitas, tetapi juga sumber penghasilan.

"Kebudayaan harus terus dirawat, dikembangkan, dan diberi ruang untuk tumbuh mengikuti perkembangan zaman, tanpa kehilangan jati diri,"

Harapan dan dampak jangka panjang

Melalui forum seperti KUMPUL, muncul gagasan yang diharapkan membuka perspektif baru tentang pemanfaatan budaya. Jika dijalankan secara konsisten, model ini berpotensi meningkatkan daya saing produk lokal dan memberi peluang pasar baru bagi pelaku kreatif.

Ahmad Barli mengajak semua pihak untuk melihat budaya sebagai sumber inspirasi sekaligus modal ekonomi. Ia optimistis langkah terpadu akan memperkuat kesejahteraan komunitas dan pelaku ekonomi kreatif di Medan.

"Mari jadikan budaya sebagai sumber inspirasi, kreativitas sebagai kekuatan, dan ekonomi kreatif sebagai jalan menuju masyarakat yang semakin berdaya,"

Dialog dan kolaborasi antara pemerintah, seniman, serta pelaku usaha menjadi kunci untuk menerjemahkan kekayaan budaya menjadi produk nyata dan peluang usaha. Implementasi program selanjutnya akan menentukan sejauh mana potensi budaya mampu mengangkat perekonomian lokal.

Andika Nugraha
Penulis
Andika Nugraha

Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.

Berita Terkait