Tgk Muhibuthibri: Akhlak Mulia Kunci Kebahagiaan Bangsa
Aceh Besar, 11 September 2026 — Kepala UPTD Panti Sosial Anak Jroh Naguna Dinas Sosial Aceh, Tgk H. Muhibuthibri, menegaskan dalam khutbah Jumat di Masjid As-Sajidin Komplek Tanjung, Kecamatan Ingin Jaya, bahwa akhlak mulia adalah kunci meraih kebahagiaan hidup. Tanpa akhlak, menurutnya, ketertiban dan keadilan sosial akan runtuh.
Akhlak sebagai dasar kebahagiaan
Tgk Muhibuthibri mengatakan akhlak bukan sekadar nilai moral, melainkan pondasi agar masyarakat hidup tenteram. Ia menjelaskan, akhlak melindungi dari sikap seperti tidak amanah, berbohong, memfitnah, serta acuh terhadap sesama.
Manakala sifat-sifat yang dimaksudkan itu berhasil dijauhkan dari masyarakat, maka ketenteraman, kenyamanan, dan kebahagiaan akan terjadi dengan sendirinya.
Dengan kata lain, kebaikan moral membuat struktur sosial berfungsi dan mengurangi praktik penindasan oleh yang kuat terhadap yang lemah.
Ancaman jika akhlak terkikis
Dalam khutbahnya, Tgk Muhibuthibri memaparkan berbagai dampak ketika akhlak hilang. Ia menyebut kondisi di mana orang kaya menindas miskin, orang pandai memanfaatkan yang kurang paham, dan penguasa berlaku zalim terhadap rakyat.
Oleh karena itu, upaya perbaikan akhlak harus dilakukan secara sistematis, mulai dari keluarga hingga institusi publik.
Langkah praktis memperbaiki akhlak
Untuk mengimplementasikan nilai akhlak dalam kehidupan sehari-hari, Tgk Muhibuthibri merinci beberapa langkah praktis:
- Memberi teladan; orang tua, guru, dan pemimpin harus menjadi contoh perilaku baik kepada anak didik dan warga.
- Mengendalikan pergaulan; bergaul dengan orang berakhlak baik memberi pengaruh positif terhadap diri sendiri.
- Berbuat ikhlas; setiap tindakan diarahkan untuk mendapatkan ridha Allah, sehingga seseorang merasa diawasi dan terbentuk perilaku lebih baik.
- Meningkatkan ilmu; membaca dan menuntut ilmu membuat seseorang semakin tawaduk, bukan sombong.
- Bersosialisasi dalam lingkungan yang sehat; interaksi sosial yang baik mendorong perilaku baik secara kolektif.
Inna shalati, wanusuki, wamah yahya, wamati lillahi robbil 'alamin
Tgk Muhibuthibri menekankan bahwa niat dan tujuan kehidupan sebagai bentuk ibadah harus tercermin dalam perilaku sehari-hari. Dengan demikian, upaya memperbaiki akhlak menjadi tanggung jawab individu sekaligus komunitas.
Peran pemimpin dan lingkungan
Menurutnya, mereka yang memiliki posisi, ilmu, atau kekayaan memiliki kewajiban moral untuk melindungi dan membantu pihak lemah. Keteladanan dari pemimpin pusat hingga daerah sangat menentukan perubahan sosial yang lebih luas.
Ia mengingatkan agar peningkatan ilmu disertai kerendahan hati, seperti analogi padi yang semakin berisi semakin merunduk.
Penutup
Khutbah Tgk Muhibuthibri menegaskan bahwa perbaikan akhlak adalah upaya kolektif yang melibatkan pendidikan, lingkungan, dan keteladanan. Jika diterapkan, akhlak mulia akan menghasilkan masyarakat yang lebih aman, adil, dan bahagia.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Wali Kota Tanjungbalai Perkuat Kemitraan untuk Penataan Jalan Asahan
Wali Kota Tanjungbalai pimpin rapat sinergi dengan OPD dan pengusaha untuk menata Jalan Asahan jadi kawasan...
Galian C Diduga Ilegal Marak di Asahan, Aktivis Desak Penertiban
Aktivitas Galian C diduga ilegal meningkat di Kabupaten Asahan; aktivis mendesak pembentukan tim terpadu unt...
Syariat Islam di Aceh Butuh Dukungan Masyarakat, Bukan Hanya Regulasi
Tgk. Bustamam Usman menilai pelaksanaan syariat Islam di Aceh memerlukan dukungan individu dan masyarakat, b...
Bupati Sergai Buka Open Turnamen Sepakbola Piala Bupati-Wabup
Bupati Sergai Darma Wijaya membuka Open Turnamen Sepakbola Piala Bupati-Wabup di Perbaungan, 12 tim bersaing...
Wali Kota Sabang Serahkan Bantuan untuk Pekerja Cuci di Kuta Timu
Wali Kota Sabang kunjungi Siti Rohamah di Kuta Timu dan serahkan bantuan tunai serta peralatan cuci untuk me...
Bupati Asahan Tegaskan Sinergi Pemda Percepat Pembangunan
Bupati Asahan minta sinergi antar Pemda di Rapat Revisi UU 23/2014 untuk percepat pembangunan dan tingkatkan...