Lokal

Kualanamu Gagalkan Dugaan TPPO, 1 Tersangka Ditangkap

Bagikan:
Petugas keamanan Bandara Kualanamu mengamankan tersangka dugaan TPPO

Deliserdang — Petugas keamanan Bandara Internasional Kualanamu (KNIA) menggagalkan dugaan tindak pidana perdagangan orang (TPPO) pada Jumat, 11 September. Seorang tersangka berinisial WN (41) warga Medan ditangkap saat korban berinisial SAH (29) warga Tanjung Balai hendak diberangkatkan menuju Myanmar melalui transit Singapura.

Kronologi penggagalan

Awal pengungkapan bermula ketika korban menyampaikan kepada keluarganya bahwa pekerjaan yang dijanjikan berubah. Korban awalnya diinformasikan akan bekerja di Medan, namun nyatanya akan dikirim keluar negeri dan diduga dipaksa menjadi pelaku penipuan online (scammer).

Keluarga korban kemudian menghubungi aparat kepolisian di Kualanamu. Saat korban dan tersangka akan terbang menggunakan maskapai Batik Air, pihak keluarga berkoordinasi dengan petugas Avsec sehingga tersangka berhasil diamankan di area bandara.

Identitas tersangka dan korban

Polisi mengamankan satu tersangka, berinisial WN (41) dari Medan, serta korban SAH (29) asal Tanjung Balai. Keduanya selanjutnya diserahkan ke Polresta Deliserdang untuk pemeriksaan lebih lanjut.

"Ya, tersangka dugaan TPPO serta korbannya sudah diamankan selanjutnya diserahkan ke Polresta Deliserdang,"

Barang bukti dan proses penyidikan

Sebagai barang bukti, petugas mengamankan paspor milik tersangka dan korban serta tiket pesawat tujuan luar negeri. Barang bukti tersebut diserahkan bersama kedua orang yang diamankan untuk melengkapi proses penyelidikan di kepolisian.

  • Paspor tersangka dan korban
  • Tiket penerbangan tujuan luar negeri

Langkah selanjutnya

Pihak kepolisian di Polresta Deliserdang akan memproses pemeriksaan guna memastikan unsur TPPO dan jaringan yang terlibat. Penanganan awal di bandara menunjukkan koordinasi cepat antara keluarga korban, petugas Avsec, dan aparat kepolisian dalam mengantisipasi pengiriman orang secara ilegal.

Catatan: Kasus ini masih dalam tahap penyelidikan, dan pengungkapan lebih lanjut menunggu hasil pemeriksaan resmi dari kepolisian.

Sarah Kurniawati
Penulis
Sarah Kurniawati

Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.

Berita Terkait