BRT Mebidang Target Rampung November 2027, Pohon Diganti 3 Kali Lipat
Medan — Pembangunan infrastruktur BRT Mebidang yang sedang berlangsung di sejumlah ruas Kota Medan ditargetkan selesai pada November 2027. Proyek ini dinilai akan meningkatkan mobilitas warga dan menekan biaya transportasi sehari-hari.
Target penyelesaian dan manfaat bagi masyarakat
Kepala Bappeda Kota Medan, Ferry Ichsan, menyampaikan target penyelesaian saat menerima kunjungan Pengurus Persatuan Wartawan Pemko Medan (PWPM) pada Senin, 8 Juni. Ia menjelaskan infrastruktur tidak hanya untuk jalur bus, melainkan juga akses bagi penumpang dan pejalan kaki menuju halte.
"Pembangunan BRT Mebidang ditargetkan selesai pada November 2027. Infrastruktur yang dibangun tidak hanya untuk jalur bus, tetapi juga mendukung aksesibilitas masyarakat pengguna transportasi publik,"
Ferry menambahkan, sistem transportasi massal terintegrasi ini akan meningkatkan konektivitas antara Medan, Binjai, dan Deli Serdang. Dampaknya diharapkan mengurangi biaya perjalanan, terutama bagi kelompok berpenghasilan menengah ke bawah.
Keluhan masyarakat dan penanganan lingkungan
Pada pertemuan, pengurus PWPM mengangkat kekhawatiran publik soal penggalian badan jalan dan penebangan pohon, termasuk di ruas Jalan Gatot Subroto. Masyarakat ingin mengetahui manfaat riil proyek dan langkah mitigasi lingkungan.
"Di tengah pembangunan yang sedang berlangsung, masyarakat banyak mempertanyakan tujuan penggalian badan jalan dan penebangan pohon di median jalan,"
Ferry menegaskan pemerintah memperhatikan aspek lingkungan. Setiap pohon yang ditebang akan diganti melalui program penanaman kembali dengan jumlah tiga kali lipat, sebagai kompensasi atas dampak pembangunan.
Sinergi dengan media dan keterbukaan informasi
Ketua PWPM, Muhammad Edison Ginting, menyatakan kunjungan ke Bappeda bagian dari road show organisasi ke berbagai OPD pasca pelantikan pengurus baru. Kegiatan ini sekaligus menjawab arahan Wali Kota agar insan pers membangun komunikasi dan sinergi dengan perangkat daerah.
"Melalui kunjungan ini kami ingin memperkuat komunikasi, kolaborasi, dan akses informasi sehingga berbagai program pembangunan Kota Medan dapat tersampaikan secara utuh kepada masyarakat,"
Ferry menyambut baik inisiatif tersebut. Ia menilai peran media penting untuk menyampaikan informasi pembangunan dan menangkal hoaks. Pemerintah daerah membuka diri menerima masukan serta diskusi kapan pun diperlukan.
Peserta kunjungan
Rombongan PWPM yang hadir antara lain:
- Muhammad Edison Ginting (Ketua)
- Irwan Sahat Manalu (Sekretaris PWPM)
- Zulfiana (Bendahara)
- Simon Hasrat Muslim Sembiring (Wakil Ketua)
- Pran Hasibuan, Rohim, dan Amsari (Bidang UMKM)
Silaturahmi diakhiri dengan sesi foto bersama, menegaskan hubungan kemitraan yang hangat antara OPD Pemko Medan dan pengurus PWPM. Implementasi BRT dan kebijakan lingkungan akan terus dipantau hingga proyek rampung.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Bupati Aceh Timur Tegaskan Kebersihan dan Pelayanan Maksimal di RSUD
Bupati Aceh Timur monev di RSUD Dr. Zubir Mahmud (24/7), menekankan kebersihan, disiplin pegawai, dan pelaya...
Pesta Oang-Oang & HUT ke-23 Pakpak Bharat Digelar 28 Juli
DPP Himpak mengajak warga menghadiri Pesta Oang-Oang dan HUT ke-23 Pakpak Bharat pada 28 Juli di Lapangan Na...
Warga Lamkruet Gotong Royong Cor Jalan 35 Meter ke Dayah
Warga Lamkruet dan jamaah pengajian cor jalan 35 m menuju Dayah Tarbiyyatul Muridin secara swadaya pada 26 J...
Dayah Wakaf Barbate Terapkan Kurikulum Santri Baru 40 Hari
Dayah Wakaf Barbate meluncurkan Kurikulum Santri Baru 40 hari untuk membentuk karakter, disiplin, dan memper...
Polres Dairi Mulai Tilang Manual 27 Juli untuk Tertib Lalu Lintas
Polres Dairi mulai melakukan penindakan tilang manual di Sidikalang sejak 27 Juli untuk menegakkan disiplin...
Aceh Besar Ajak Anak Kenali Permainan Tradisional
Aceh Besar menggelar Festival Permainan Tradisional (25/7) untuk kenalkan permainan rakyat pada anak, bangun...