BRIN Siapkan Teknologi Pengolahan Sampah untuk Kota dan Desa Bersih
Badan Riset dan Inovasi Nasional menyiapkan beragam teknologi pengolahan sampah, dari rumah tangga hingga skala besar, untuk mendukung upaya mewujudkan kota dan desa bersih. Pernyataan ini disampaikan di Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Kamis, 6 Agustus 2026. Langkah BRIN bagian dari perhatian pemerintah terhadap kebersihan publik sekaligus upaya menunjang sektor pariwisata.
Jenis teknologi yang disiapkan
BRIN menghadirkan teknologi yang disesuaikan untuk setiap tingkat pengelolaan sampah. Fokus utama meliputi sampah organik rumah tangga, pemanfaatan plastik bernilai rendah di tingkat desa, serta instalasi pengolahan berskala besar.
- Layanan Pengolah Sampah Organik Rumah Tangga (Lahsamor) untuk mengubah sampah organik rumah menjadi kompos secara sederhana.
- Teknologi pirolisis untuk mengolah plastik bernilai rendah menjadi bahan bakar bagi masyarakat desa.
- Pembangkit Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) yang mampu mengolah 50 ton sampai 100 ton sampah per hari untuk skala pengolahan besar.
Implementasi dan capaian
Kepala BRIN Prof Arif Satria menyatakan bahwa instansi itu telah menyiapkan berbagai level teknologi sesuai kebutuhan lapangan. Implementasi pirolisis, misalnya, telah diterapkan di puluhan desa dan menghasilkan bahan bakar yang dapat dimanfaatkan warga setempat.
BRIN sudah menyediakan berbagai level teknologi untuk menyelesaikan masalah sampah. Bapak presiden sangat berkepentingan terhadap pentingnya kota yang sehat, desa yang sehat, desa yang bersih, kota yang bersih karena ini sangat penting untuk menunjang wisata
Menurut keterangan BRIN, teknologi pirolisis kini sudah diterapkan di 80 titik. Hasil pengolahan dipakai sebagai bahan bakar untuk kebutuhan nelayan dan petani, sehingga memberi nilai ekonomi tambahan bagi masyarakat desa.
Hasilnya bisa menghasilkan bahan bakar untuk kebutuhan para nelayan sekaligus untuk para petani. Teknologi ini sudah diterapkan di 80 titik
Peran Lahsamor dan pengelolaan rumah tangga
Untuk level paling dasar, BRIN mendorong pengelolaan sampah organik langsung di rumah melalui program Lahsamor. Teknologi ini dirancang sederhana agar keluarga dapat mengolah sampah menjadi kompos tanpa bergantung pada fasilitas publik.
Pada level rumah tangga melalui Lahsamor ya, yang sangat sederhana. Di mana sampah-sampah organik bisa diselesaikan di tingkat rumah tangga, kemudian di tingkat desa
Dukungan pemerintahan dan penguatan SDM
Presiden menekankan penguasaan sains dan teknologi sebagai kunci pembangunan. Pengembangan sumber daya manusia dinilai penting untuk mengoperasikan dan mengembangkan teknologi pengolahan sampah nasional.
Saya ingat Profesor Habibie mengatakan, kita tidak usah takut, 1% saja orang pinter di Indonesia. Dan 1% saja itu hampir 3 juta orang, jadi kita sebetulnya bahan bakunya banyak sekali
Apa pun yang kita punya, harus saintis kan, harus dicari, dibina, diberi kesempatan, dibesarkan, didukung melalui suatu proses. Kuncinya adalah sains dan teknologi
Dampak dan prospek
Dengan kombinasi pengolahan di rumah, pemrosesan di desa, dan PSEL skala besar, BRIN berharap mengurangi beban tempat pembuangan akhir sekaligus menyediakan energi dan bahan bakar lokal. Pengembangan lebih lanjut bergantung pada pembinaan SDM, dukungan kebijakan, dan perluasan penerapan teknologi ke wilayah lain.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Kemenbud Usulkan Tari Zapin ke UNESCO untuk Perkuat Pelestarian
Kementerian Kebudayaan mengusulkan Tari Zapin ke UNESCO (29 Sept 2026) untuk memperkuat pelestarian lintas g...
Korlantas Buka Layanan Blokir ETLE di Samsat Seluruh Indonesia
Korlantas membuka layanan pengurusan blokir ETLE langsung di Samsat mulai 30 September 2026 untuk memudahkan...
STNK Digital Resmi Berlaku, Pengendara Tak Perlu Bawa STNK Fisik
Korlantas luncurkan STNK Digital lewat aplikasi Digital Korlantas; dokumen elektronik ini setara hukum denga...
Basarnas Alihkan Pencarian Jurnalis ke Operasi SAR Rutin
Basarnas tetap melanjutkan pencarian lima jurnalis lewat operasi SAR rutin; pencarian berlangsung 24 jam ses...
Wamensos Dorong Pembangunan Sekolah Rakyat di Pekalongan
Wamensos mendorong percepatan pembangunan Sekolah Rakyat di Pekalongan; Pemkab sediakan lahan 8,1 ha untuk m...
Menko Pangan Tawarkan Insentif Karbon untuk Investor Hijau
Menko Pangan Zulkifli Hasan tawarkan insentif pasar karbon untuk tarik investasi hijau di sektor pangan, sam...