Blumbang Gede Siap Jadi Destinasi Floating Market dan Kuliner
BLITAR — Pemerintah Kabupaten Blitar mendorong pengembangan kawasan Blumbang Gede di Desa Soso, Kecamatan Gandusari, menjadi destinasi wisata baru. Pengumuman itu disampaikan pada penutupan Bulan Bung Karno 2026, Minggu (28/6/2026), dengan tujuan menggerakkan ekonomi lokal dan meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD).
Rencana pengembangan
Bupati Blitar Rijanto mengatakan pemkab telah menyiapkan pengembangan kawasan secara bertahap. Rencana utama meliputi pengembangan floating market dan pusat kuliner di atas air yang dipadukan dengan fasilitas penunjang.
Fasilitas yang direncanakan antara lain:
- Floating market sebagai ruang dagang di atas permukaan air;
- Pusat kuliner yang memanfaatkan area perairan;
- Jalan lingkar untuk akses dan sirkulasi pengunjung;
- Area kegiatan untuk event dan panggung pertunjukan.
"Potensi Blumbang Gede sangat besar. Kalau terus dihidupkan dengan berbagai kegiatan, kawasan ini akan berkembang menjadi destinasi wisata yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat dan meningkatkan pendapatan asli daerah,"
Dukungan pemangku kepentingan
Rijanto menekankan bahwa pengembangan kawasan ini memerlukan dukungan dari berbagai pihak. Pemerintah daerah meminta sinergi DPRD, Pemerintah Provinsi Jawa Timur, organisasi masyarakat, dan komunitas lokal agar pembangunan berjalan berkelanjutan.
Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Blitar, Guntur Wahono, menyatakan partainya siap mendukung promosi dan kegiatan di lokasi itu untuk meningkatkan kunjungan dan pemberdayaan UMKM.
"Kalau event terus digelar di sini, pengunjung akan datang. UMKM bergerak, ekonomi masyarakat tumbuh, pendapatan desa meningkat dan kawasan wisata ini akan semakin dikenal,"
Ketua DPRD Kabupaten Blitar, Supriadi, menegaskan lembaga legislatif akan mengawal proses perencanaan dan pembangunan agar manfaatnya tepat sasaran.
"Kami akan memberikan dukungan agar potensi wisata di sini terus berkembang dan memberi manfaat bagi masyarakat,"
Kegiatan penutupan dan dampak ekonomi
Penutupan Bulan Bung Karno di Blumbang Gede dihadiri ribuan warga. Kegiatan yang digelar meliputi jalan sehat, senam bersama, penanaman pohon alpukat, dan penebaran 5.000 benih ikan nila.
Selain itu, tersedia layanan kesehatan gratis, donor darah, potong rambut gratis, pijat gratis, hiburan rakyat, dan pembagian doorprize. Rangkaian ini sekaligus diperuntukkan sebagai ajang perkenalan potensi wisata Blumbang Gede kepada publik.
- Jalan sehat dan senam bersama
- Penanaman pohon alpukat
- Penebaran 5.000 benih ikan nila
- Layanan kesehatan, donor darah, dan layanan sosial gratis
- Hiburan rakyat dan pembagian doorprize
Prospek dan tantangan
Pengembangan Blumbang Gede berpotensi meningkatkan aktivitas ekonomi lokal, mendorong pertumbuhan UMKM, dan menambah pemasukan desa serta PAD. Namun, keberhasilan proyek ini bergantung pada koordinasi antarinstansi, penyediaan infrastruktur, dan pengelolaan lingkungan agar pembangunan berlangsung berkelanjutan.
Jika didukung penuh, Blumbang Gede bisa menjadi salah satu ikon wisata baru Kabupaten Blitar yang memberi manfaat ekonomi langsung bagi masyarakat sekitar.
Jurnalis politik dengan fokus pada dinamika partai, kebijakan publik, dan agenda pemerintahan.
Berita Terkait
PDI Perjuangan Salurkan Bantuan Sosial ke 2.000 Pekerja dan UMKM
PDI Perjuangan menyalurkan ribuan paket kepada 2.000 pekerja informal dan pelaku UMKM di Banyuwangi pada 19-...
Prabowo–Megawati Dijadwalkan Bertemu Lagi pada 17 Oktober 2026
Pertemuan lanjutan Prabowo dan Megawati direncanakan 17 Oktober 2026 setelah pertemuan singkat di kediaman M...
DPRD Minta Timsel Independen dalam Seleksi Direksi 5 BUMD Surabaya
DPRD Surabaya minta Timsel independen agar seleksi direksi lima BUMD bebas tekanan politik; pendaftaran dipe...
Raperda APBD 2027 Bondowoso: DPRD Pertanyakan Utang Rp45 Miliar
Wakil Ketua DPRD Bondowoso minta penjelasan rencana utang Rp45 miliar dalam Raperda APBD 2027, termasuk tuju...
PDI-P Minta Penjelasan Urgensi Audit Forensik BPKH
Wakil Ketua Komisi VIII minta Kemenag jelaskan dasar urgensi audit forensik BPKH agar pengawasan berbasis fa...
Tiga Pilar Cup Ngawi Dongkrak UMKM dan Dukung Persinga
Turnamen Tiga Pilar Cup Ngawi menarik penonton, memasuki babak delapan besar, dan menggerakkan UMKM serta du...