Olahraga

Jakarta Bhayangkara Presisi Juara AVC Champions League 2026

Bagikan:
Jakarta Bhayangkara Presisi merayakan gelar juara AVC Men’s Volleyball Champions League 2026

Ketua Umum PP PBVSI Imam Sudjarwo memberikan apresiasi atas keberhasilan Jakarta Bhayangkara Presisi menjuarai AVC Men’s Volleyball Champions League 2026. Pernyataan itu disampaikan di Pontianak, Kalimantan Barat, pada Senin, 18 Mei 2026.

Prestasi dan makna kemenangan

Jakarta Bhayangkara Presisi memastikan gelar juara setelah mengalahkan Foolad Sirjan pada final yang berlangsung ketat. Kemenangan ini menegaskan dominasi klub Indonesia pada turnamen antarklub paling bergengsi di Asia.

Imam menilai pencapaian tersebut merupakan momentum penting bagi perkembangan pembinaan bola voli nasional. Ia menyatakan prestasi ini membuktikan kemampuan klub Indonesia bersaing di level Asia.

"Pencapaian ini menjadi sejarah baru bagi bola voli Indonesia, dan kebanggaan ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi kita untuk terus meningkatkan prestasi di level dunia,"

Jalur ke kejuaraan dunia

Gelar di AVC Men’s Volleyball Champions League membuka jalan bagi Jakarta Bhayangkara Presisi untuk tampil di FIVB Volleyball Men’s Club World Championship 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada Desember mendatang. Partisipasi di ajang dunia ini memberi kesempatan bagi klub dan pemain Indonesia untuk mengukur kemampuan melawan tim-tim kelas dunia.

Peserta dan negara pengirim

Turnamen AVC tahun ini diikuti delapan klub dari tujuh negara. Indonesia mengirimkan dua wakil, yaitu Jakarta Bhayangkara Presisi dan Jakarta Garuda Jaya. Klub-klub peserta lain adalah:

  • Foolad Sirjan Iranian (Iran)
  • Zhaiyk VC (Kazakstan)
  • Al Rayyan (Qatar)
  • Hyundai Capital Sky Walkers (Korea)
  • JTEKT String Aichi (Jepang)
  • Tim Nakhon Ratchasima (Thailand)

Apresiasi dan harapan ke depan

Dalam kesempatan yang sama, Imam menyampaikan terima kasih kepada Pipit Rismanto, Gubernur Kalbar Ria Norsan, serta para suporter, pemain, pelatih, ofisial, penyiar, dan masyarakat pencinta bola voli atas dukungan mereka.

Imam berharap keberhasilan Bhayangkara menjadi pemicu agar pembinaan bola voli nasional terus berkembang dan melahirkan prestasi baru pada kejuaraan internasional berikutnya.

Implikasi: Kemenangan ini tidak hanya menambah koleksi trofi klub, tetapi juga berpotensi memperkuat kepercayaan diri atlet serta mendongkrak kualitas pembinaan di level klub maupun nasional menuju kompetisi dunia.

J
Penulis
John Doe

No bio yet 😊

Berita Terkait