Leo/Daniel Juara Thailand Open 2026, Pelatih Tekankan Konsistensi
Ganda putra Indonesia, Leo Rolly Carnando dan Daniel Marthin, menjuarai Thailand Open 2026 di Bangkok pada Minggu, 17 Mei 2026. Kemenangan itu menjadi satu-satunya gelar yang dipersembahkan tim Indonesia pada turnamen tersebut. Asisten pelatih menilai peningkatan chemistry dan komunikasi menjadi kunci, namun menegaskan tantangan berikutnya adalah menjaga konsistensi.
Kemenangan dan respons pelatih
Asisten Pelatih Ganda Putra Utama, Chafidz Yusuf, menyatakan syukur atas jalannya turnamen tanpa kendala besar dan cedera pemain. Ia menilai proses persiapan dan komitmen tim pelatih berjalan baik sehingga para atlet bisa tampil optimal di Bangkok.
"Semuanya berjalan lancar di Bangkok dan para pemain dijauhkan dari cedera,"
"Alhamdulillah hal itu cukup terlihat. Sehingga mereka berhasil menjadi juara,"
Perbaikan chemistry dan komunikasi
Chafidz menyoroti bahwa pasangan Leo/Daniel menunjukkan peningkatan pada aspek non-teknis. Mereka sebelumnya sempat dipisah, namun kini komunikasi di lapangan lebih baik. Perbaikan itu menurutnya berkontribusi besar pada performa selama turnamen.
"Lebih banyak ke non teknis secara chemistry, komunikasi itu jauh lebih baik daripada sebelumnya,"
Tantangan: menjaga konsistensi performa
Meskipun bangga, tim pelatih memperingatkan bahwa tantangan sesungguhnya adalah mempertahankan level permainan. Chafidz menyebut aspek teknis seperti power dan speed masih perlu ditingkatkan. Intinya, fokus utama adalah konsistensi agar hasil bagus tidak hanya muncul sekali.
"Kami tidak mau melihat dari satu kejuaraan saja. Dari teknis pasti power, speed harus ditingkatkan, dan terpenting bagaimana bisa konsisten untuk selalu berprestasi,"
Agenda turnamen berikutnya
Pasangan ini direncanakan turun di Malaysia Masters minggu depan, lalu melanjutkan ke Indonesia Open 2026. Pelatih berharap undian dan kondisi fisik memungkinkan mereka mempertahankan performa. Tim akan memantau fokus latihan agar momentum kemenangan tidak hilang.
Kata pemain
Daniel menyatakan komunikasi yang baik dengan Leo menjadi faktor penentu keberhasilan mereka. Ia menegaskan sikap yang sama yakni keinginan kuat untuk menjadi juara turut membantu performa.
"Kami merasa di turnamen ini, kami berhasil karena komunikasi cukup baik dan sama-sama mau juara jadi itu membantu kami tampil optimal,"
Leo menyebut gelar ini sangat berharga bagi tim dan berharap menjadi titik kebangkitan jelang Olimpiade. Ia meminta dukungan untuk menjaga semangat seluruh tim Indonesia.
"Gelar ini sangat berarti, bukan hanya bagi kami tapi bagi tim Indonesia dan seluruh teman-teman di PBSI. Semoga ini jadi momentum untuk bangkit karena Olimpiade sudah dekat,"
Dengan kemenangan di Thailand, fokus sekarang bergeser ke pemeliharaan kondisi fisik dan peningkatan aspek teknis. Konsistensi akan menjadi ukuran utama agar Leo/Daniel bisa terus berprestasi di turnamen-turnamen besar mendatang.
Berita Terkait
Devin/Faathir Tersingkir di 32 Besar Australia Open 2026
Devin Artha Wahyudi/Ali Faathir tersingkir di 32 besar Australia Open 2026 usai kalah 17-21, 21-11, 13-21 da...
Ole Romeny Diprediksi Jadi Penentu Kemenangan Timnas vs Mozambik
Ole Romeny diprediksi jadi penentu saat Timnas Indonesia hadapi Mozambik di SUGBK, 9 Juni 2026; performa dan...
Susunan Pemain Indonesia vs Mozambik: Marselino Kembali
Marselino Ferdinan kembali jadi starter saat Indonesia menjamu Mozambik di GBK, 9 Juni 2026; Herdman menurun...
Rachel/Febi Melaju ke 16 Besar Australia Open 2026
Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum melaju ke 16 besar Australia Open 2026 usai menaklukkan Kim Yu Jung/L...
Pelupessy Bidik Kemenangan Kedua atas Mozambik di GBK
Joey Pelupessy membidik kemenangan kedua saat Timnas Indonesia menjamu Mozambik di GBK, 9 Juni 2026 pukul 20...
Jamarr Johnson Puji Atlet Tunarungu di Coaching Clinic Istiqlal
Jamarr Johnson memuji semangat atlet tunarungu saat coaching clinic dan pertandingan persahabatan di lapanga...