Polrestabes Grebek Kos Narkoba, RDP Tertutup, dan Pj Sekda Medan
Medan, 11 Agustus — Polrestabes Medan menggerebek sebuah rumah kos di Jalan Flamboyan Raya, Gang Sejati, Kecamatan Medan Tuntungan, dan menangkap tiga orang, termasuk seorang wanita yang diduga bandar narkoba. Hari yang sama, Komisi III DPR menggelar Rapat Dengar Pendapat tertutup terkait dugaan kematian mantan istri anggota Polri, serta Pemerintah Kota melantik Erfin Fahrurrazi sebagai Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Kota Medan.
Penggerebekan rumah kos dan barang bukti
Personel Satresnarkoba Polrestabes Medan melakukan penggerebekan pada Selasa (11/8) di sebuah kos yang diduga menjadi sarang peredaran narkoba. Petugas mengamankan tiga orang dari lokasi. Salah satunya adalah wanita inisial TA (26) yang kemudian diketahui berperan sebagai bandar.
Dari penggerebekan, polisi menyita beberapa paket diduga sabu, sejumlah plastik klip, dan uang tunai yang diduga berasal dari penjualan narkoba. Ketiga orang yang diamankan dibawa ke Mapolrestabes Medan untuk pemeriksaan lanjutan.
AKBP Rafli Yusuf Nugraha: Ada beberapa paket sabu yang kami amankan dari pelaku, kami juga amankan sejumlah plastik klip, dan sejumlah uang yang diduga hasil penjualan narkoba saat melakukan penggerebekan.
RDP tertutup soal kematian mantan istri polisi
Komisi III DPR menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dan Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) secara tertutup untuk menerima laporan keluarga Winda Lorenza (WL) Gowasa, mantan istri seorang anggota Polri di Medan. Keluarga menilai kematian WL janggal, sehingga meminta penjelasan kepada DPR.
Agenda dilakukan tertutup untuk menjaga kelancaran proses penyidikan dan menghormati privasi keluarga korban. Anggota Komisi III, Hinca Panjaitan, menyampaikan permintaan maaf kepada publik terkait sifat pertemuan yang tidak terbuka.
Hinca Panjaitan: Kami mohon maaf kepada rekan-rekan media dan publik kenapa ini sifatnya tertutup. Pertama, proses penyidikannya masih terus berlangsung agar tidak terganggu; kedua, demi menjaga kemanusiaan keluarga korban.
Erfin Fahrurrazi resmi Pj Sekda Kota Medan
Wali Kota Medan, Rico Waas, melantik Erfin Fahrurrazi sebagai Penjabat Sekretaris Daerah Kota Medan di Ruang Rapat III Kantor Wali Kota. Pelantikan itu sekaligus menutup masa tugas Wiriya Alrahman yang memasuki purnabakti.
Rico memberi mandat kepada Erfin untuk mempercepat dan membenahi ritme kerja seluruh organisasi perangkat daerah (OPD). Namun ia menekankan bahwa percepatan kerja tidak boleh mengabaikan kepatuhan terhadap aturan dan perundang-undangan.
Rico Waas: Kerja-kerja dari seluruh perangkat daerah itu benar-benar cepat, terukur, namun sesuai aturan dan perundang-undangan.
Ketiga peristiwa ini berjalan paralel pada hari yang sama dan menunjukkan fokus aparat penegak hukum serta pemerintah daerah pada penegakan hukum, penanganan kasus yang sensitif, dan konsolidasi pemerintahan. Kasus penggerebekan dan laporan keluarga atas kematian WL masih dalam proses penyidikan, sementara Pj Sekda baru diharapkan segera menjalankan tugas konsolidasi OPD.
Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.
Berita Terkait
Pemkab Simalungun Percepat Normalisasi Sungai Pondok Pelita
Pemkab Simalungun genjot normalisasi Sungai Pondok Pelita pasca banjir di Serbelawan melalui pengerukan sedi...
Innova Tabrak Fuso di Aceh Selatan, 2 Tewas dan 3 Luka Berat
Kecelakaan di Bakongan Timur, Aceh Selatan pada 11 Agustus pukul 02.25 WIB: Innova menabrak Fuso mogok—2 tew...
Illiza Paparkan Strategi Manajemen Perubahan Publik di Banda Aceh
Wali Kota Banda Aceh Illiza paparkan strategi manajemen perubahan publik dan inovasi agar birokrasi lebih ad...
Bobby Nasution Copot Kepala Biro Perekonomian Sumut Setelah Video Bentakan
Gubsu Bobby Nasution mencopot Poppy Marulita sebagai Kepala Biro Perekonomian usai video ancaman; posisinya...
Muharram Idris: Peringatan Hari Damai Aceh ke-21 Harus Tunjukkan Hasil
Bupati Aceh Besar minta peringatan Hari Damai Aceh ke-21 tidak sekadar seremonial, melainkan menampilkan has...
Padanglawas Terima Tambahan DAU Rp18,2 Miliar untuk Gaji ASN
Padanglawas terima tambahan DAU Rp18,2 miliar untuk mendukung penggajian ASN dan memastikan 1.810 P3K paruh...