Sekda Apresiasi Benteng Coastal Festival 2026 KKN UGM di Selayar
Sekretaris Daerah Kabupaten Kepulauan Selayar, Andi Abdurrahman, memberi apresiasi atas penyelenggaraan Benteng Coastal Festival (BCF) 2026 yang digagas Mahasiswa KKN-PPM Universitas Gadjah Mada (UGM) Unit Tanai Tanadoang. Pembukaan festival berlangsung Sabtu, 1 Agustus 2026, di Pendopo Dekranasda dan menandai penutupan rangkaian pengabdian mahasiswa selama sekitar 50 hari di Kecamatan Benteng.
Pembukaan dan penghargaan resmi
Andi Abdurrahman hadir mewakili Bupati Kepulauan Selayar saat membuka acara. Ia menilai inisiatif mahasiswa memberi kontribusi positif bagi pengembangan potensi pesisir daerah. Pembukaan diwarnai penampilan Sanggar Tanadoang yang mendapat sambutan hangat dari tamu undangan.
"Atas nama Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar, saya menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Mahasiswa KKN-PPM Universitas Gadjah Mada yang telah menggagas dan menyelenggarakan kegiatan ini,"
Tujuan festival dan fokus kegiatan
Panitia menjelaskan bahwa BCF 2026 tidak hanya menyuguhkan seni dan budaya. Festival ini dirancang sebagai ruang kolaborasi untuk mengembangkan potensi pesisir Selayar. Kegiatan juga mendorong kepedulian terhadap lingkungan pesisir serta menstimulasi kreativitas generasi muda setempat.
Peran mahasiswa dan dukungan lokal
Koordinator KKN-PPM UGM Unit Tanai Tanadoang 2026, Syafina Azzahra Ridwan Putri, menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten dan masyarakat yang mendukung selama masa pengabdian. Ia berharap hasil kerja mahasiswa memberi manfaat nyata dan berdampak berkelanjutan bagi komunitas di Benteng.
"Semoga apa yang telah kami perjuangkan untuk mengabdi kepada bangsa dapat dirasakan kehadirannya, manfaatnya, dan memberikan dampak yang berkelanjutan bagi masyarakat Selayar," kata Syafina.
Penutup pengabdian dan harapan ke depan
Benteng Coastal Festival 2026 menjadi penutup resmi rangkaian kegiatan pengabdian mahasiswa KKN UGM di Kecamatan Benteng. Festival ini diharapkan membuka kesempatan kolaborasi lanjutan antara pelajar, pemerintah daerah, dan komunitas lokal untuk menjaga lingkungan pesisir serta mempromosikan potensi daerah.
Ke depan, penyelenggara dan pihak terkait akan memantau dampak sosial dan lingkungan dari program yang telah dijalankan untuk memastikan kesinambungan manfaat bagi masyarakat Selayar.
Analis bisnis yang mengulas perkembangan industri, korporasi, dan peluang investasi.
Berita Terkait
Bunga Utang Capai Rp394,1 T, APBN Agustus 2026 Defisit
Pembayaran bunga utang mencapai Rp394,1 triliun hingga Agustus 2026, membuat APBN tercatat defisit Rp240,1 t...
Pembiayaan Utang Capai Rp506 T hingga Agustus 2026
Realisasi pembiayaan utang neto Rp506 triliun hingga 31 Agustus 2026, setara 60,8% dari target APBN 2026; SB...
IHSG Melemah 0,33% ke 6.441,15 pada Penutupan Jumat
IHSG turun 0,33% ke 6.441,15 pada penutupan Jumat; volume 32,6 miliar saham dan nilai transaksi Rp19,2 trili...
Penerbitan SBN 2026 Tetap Sesuai Rencana, Defisit APBN 2,85%
Kemenkeu: penerbitan SBN hingga akhir 2026 on track untuk penuhi pembiayaan dan jaga outlook defisit APBN 2,...
Sharp Indonesia Raih Dua Penghargaan PR Pilihan Jurnalis 2026
Sharp Indonesia dan Andry Adi Utomo meraih dua penghargaan Journalists’ Choice di Indonesia PR of the Year 2...
AXA dirikan AXA Sharia Life untuk perluas proteksi syariah
AXA mendirikan AXA Sharia Life Insurance dan mendapat izin OJK untuk memperkuat layanan asuransi syariah di...