Rico Waas Usulkan 35% APBD untuk Benahi Medan Utara
Medan — Wali Kota Medan Rico Waas turun ke Kecamatan Medan Belawan, Sabtu (12/9), memimpin gotong royong dan menyapa warga meski kawasan masih rawan banjir rob. Ia menegaskan komitmen memperbaiki infrastruktur dan layanan publik di Medan Utara dengan mengusulkan alokasi 35% APBD kepada DPRD.
Gotong royong dan penyerapan aspirasi
Agenda rutin setiap Sabtu itu dilakukan untuk melihat kondisi lapangan dan menyerap keluhan warga. Kegiatan digelar di tengah ancaman banjir pasang yang masih kerap melanda pesisir Belawan.
Rico menerima berbagai aduan, mulai masalah jalan rusak, kurangnya penerangan, hingga persoalan ketenagakerjaan dan layanan kesehatan.
Alokasi anggaran dan prioritas perbaikan
Untuk menangani permasalahan itu secara sistematis, Pemko Medan mengusulkan alokasi khusus ke DPRD. Menurut Wali Kota, dana tersebut dialokasikan bertahap untuk program jangka pendek, menengah, dan panjang.
"Kita lihat kondisi Belawan saat ini masih butuh banyak perbaikan. Kondisi jalan yang rusak, banjir, hingga masalah kesehatan dan pendidikan. Permasalahan ini akan kita selesaikan secara bertahap melalui program jangka pendek, menengah, dan panjang."
"Kami sudah usulkan ke DPRD agar ada anggaran wajib 35% difokuskan untuk pembangunan Medan bagian utara."
Tindak lanjut bansos dan kasus warga
Rico juga menindaklanjuti aduan soal bantuan sosial. Ia langsung menginstruksikan Kepala Dinas Sosial untuk mendata ulang warga yang belum tercover, terutama lansia dan keluarga rentan, agar segera dimasukkan ke program PKH Medan Makmur.
Suasana haru terjadi saat seorang warga, Ibu Yeni, mengeluhkan belum menerima bantuan meski berstatus janda dan bekerja sebagai pemulung. Pemerintah daerah diminta memverifikasi data Ibu Yeni agar bantuan dapat disalurkan tanpa penundaan.
Rencana pembangunan dan penanganan banjir
Pemko Medan memaparkan sejumlah langkah yang akan direalisasikan di Belawan. Prioritas meliputi perbaikan jalan, peninggian jalan, serta upaya penanggulangan banjir rob.
- Penambahan satu unit SMP di Belawan untuk memperluas akses pendidikan.
- Peninggian dan pengecoran jalan rusak dengan target penyelesaian tahun ini.
- Mendorong perusahaan besar di wilayah utara memberi prioritas penyerapan tenaga kerja lokal.
Penutup: kolaborasi pemerintahan dan legislatif
Kegiatan ditutup dengan penyerahan sembako secara simbolis kepada warga yang membutuhkan. Hadir mendampingi Wali Kota sejumlah anggota DPRD Kota Medan—termasuk Bahrumsyah, Saipul Bahri, dan Zulham Efendi—serta unsur Forkopimda, Pj Sekda Erfin Fahrurrazi, dan pimpinan perangkat daerah.
Langkah-langkah tersebut menandai upaya terpadu antara eksekutif dan legislatif untuk mempercepat perbaikan di Medan Utara dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat pesisir.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
MAA Langsa: Pemulihan Pascabanjir Harus Sentuh Akar Ekologis
MAA Kota Langsa minta pemulihan pascabanjir melibatkan masyarakat adat dan atasi masalah ekologis seperti su...
23 Pejabat Tapteng Dilantik, Bupati Tekankan Penanganan Pascabencana
Bupati Tapteng lantik 23 pejabat di Pandan, Jumat 11/9; fokus pada percepatan penanganan pascabencana, integ...
GRIB Jaya dan Ojol Tegaskan Padangsidimpuan Tetap Aman
GRIB Jaya dan komunitas Ojol menggelar silaturahmi di Padangsidimpuan (11/9) untuk meredam isu, menjaga keam...
Musa Rajekshah Tinjau Pelebaran Jalan Nasional 1,5 km di Seirampah
Musa Rajekshah meninjau pelebaran Jalan Nasional 1,5 km di Seirampah untuk memastikan progres dan manfaat ba...
SMSI Kukuhkan Pokja News Room Jaga Desa Sumut di Sergai
Pengukuhan Pokja News Room Jaga Desa SMSI Sumut di Sergai bertujuan mendeteksi masalah desa lebih awal dan m...
Ansari Menang Pilkampong Ulang Pulo Kedep, DPMK Bahas 3 Protes
Ansari menang Pilkampong Ulang Pulo Kedep setelah imbang di pemilihan pertama; tiga desa lain mengajukan pro...