Mbappé Klaim Dirinya Pemain Terbaik Dunia Musim Lalu
Kylian Mbappé, penyerang Real Madrid, menyatakan dirinya sebagai pemain terbaik dunia musim lalu. Pernyataan itu disampaikan dalam wawancara dengan media Prancis pada Sabtu, 12 September 2026. Mbappé menegaskan penilaian itu merupakan pandangan pribadinya atas performa beberapa tahun terakhir.
Klaim dan alasan Mbappé
Mbappé mengatakan tidak melihat pemain lain yang tampil lebih baik dari dirinya dalam periode beberapa tahun. Ia menegaskan penilaiannya bukan bentuk merendahkan pemain lain, melainkan refleksi atas konsistensi dan kualitas permainan yang ia tampilkan.
“Selama beberapa tahun, saya menganggap diri saya sebagai pemain terbaik di dunia. Saya tidak melihat ada pemain yang lebih baik dari saya,”
Pandangannya terhadap Messi dan Ronaldo
Meski mengklaim diri sendiri, Mbappé memberikan pengakuan atas prestasi para pemain besar sebelumnya. Ia menyebut Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo layak disebut terbaik saat berada di puncak karier mereka.
“Ketika Messi datang ke acara penghargaan dan menang, saya berkata, ‘Pemain terbaik ada di atas panggung.’ Tidak masalah,”
“Ketika Cristiano menang. Saya mengatakan hal yang sama,”
Soal Ballon d'Or: individu dan kolektif
Mbappé juga mengulas kriteria pemberian Ballon d'Or. Menurutnya, penghargaan individu itu seharusnya diberikan kepada pemain yang menunjukkan performa luar biasa, meski ia mengakui sepak bola memiliki aspek kolektif.
“Saya selalu percaya Ballon d'Or harus diberikan kepada pemain yang benar-benar luar biasa. Tentu ada aspek kolektif karena sepak bola adalah olahraga tim,”
Dampak pernyataan dan prospek ke depan
Pernyataan Mbappé menegaskan posisinya sebagai salah satu pemain yang mendapat sorotan dalam perbincangan penghargaan individu. Klaim ini berpotensi memicu perdebatan publik dan memengaruhi ekspektasi terhadap performanya musim berjalan.
Sebagai catatan, klaim tersebut adalah pandangan pribadi Mbappé dan bukan penilaian resmi badan penghargaan manapun. Di mata publik dan pengamat, perdebatan soal siapa layak menjadi pemain terbaik biasanya melibatkan data performa, prestasi tim, dan momen krusial sepanjang musim.
Pecinta olahraga yang aktif melaporkan sepak bola, bulu tangkis, dan berbagai kompetisi internasional.
Berita Terkait
Dewa United Evaluasi Imbang 2-2 Kontra Bhayangkara
Pelatih Osmar Loss memaknai satu poin usai Dewa United imbang 2-2 lawan Bhayangkara, dan persiapan berlanjut...
Persebaya Siap Sambut PSIM di GBT 13 September, Bidik 3 Poin
Persebaya akan menjamu PSIM di GBT, Minggu 13 September 2026, dengan persiapan matang dan target tiga poin u...
Zverev ke Final US Open 2026, Bidik Grand Slam Kedua
Zverev melaju ke final US Open 2026 usai kalahkan Khachanov 6-3, 7-6, 7-6; kini bidik gelar Grand Slam kedua...
Rennes Tekuk Marseille 1-0, Haise: Kemenangan Bertenaga Kesabaran
Rennes menang 1-0 atas Marseille lewat gol Adrien Thomasson (52'), membawa Rennes puncaki klasemen Ligue 1 d...
Alonso Sebut Opsi Kembalinya Marco Palestra ke Chelsea
Xabi Alonso sebut Marco Palestra hampir pulih dan berpeluang tampil sebelum jeda internasional; opsi debut m...
Sekulic Ancam Bobol Gawang Persija Lagi di Ibu Kota
Balsa Sekulic tiba di Jakarta sambil menebar ancaman ingin kembali membobol gawang Persija, dengan modal gol...