Shilva Zohra Raih Beasiswa Penuh ke Hefei Normal University
Medan — Konsul Jenderal Republik Rakyat Tiongkok di Medan, Huang He, mengapresiasi prestasi Shilva Zohra, siswa asal Julok Tunong, Kecamatan Julok, Kabupaten Aceh Timur, yang memperoleh beasiswa penuh untuk melanjutkan studi di Hefei Normal University, Tiongkok. Pernyataan itu disampaikan sebagai contoh bahwa kesempatan pendidikan terbuka bagi generasi muda Indonesia yang berprestasi.
Kisah singkat Shilva dan beasiswanya
Shilva Zohra berhasil meraih beasiswa penuh ke Hefei Normal University, sebuah kesempatan yang menutupi biaya studi di Tiongkok. Keberhasilan berasal dari kombinasi kerja keras, prestasi akademik, dan semangat belajar yang tinggi. Lokasi asalnya di desa Julok Tunong, Aceh Timur, menjadi sorotan karena menunjukkan bahwa peluang internasional bisa diraih dari daerah pedesaan.
“Kami sangat mengapresiasi pencapaian Shilva Zohra. Ini menunjukkan bahwa melalui kerja keras, kemampuan akademik, dan semangat untuk belajar, mahasiswa Indonesia memiliki peluang untuk menempuh pendidikan di Tiongkok,” ujar Huang He.
Program beasiswa dan kerja sama pendidikan
Huang He menegaskan bahwa Tiongkok menyediakan berbagai program beasiswa melalui pemerintah pusat, pemerintah daerah, perguruan tinggi, dan perusahaan. Program ini ditujukan bagi mahasiswa dan akademisi asing yang berprestasi untuk belajar maupun melakukan penelitian di institusi pendidikan tinggi di Tiongkok.
Menurutnya, inisiatif beasiswa tersebut bertujuan meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan mempererat hubungan antarnegara lewat pertukaran pendidikan.
“Melalui kesempatan belajar di Tiongkok, kami berharap semakin banyak generasi muda Indonesia dapat memahami budaya, perkembangan, dan kemajuan Tiongkok, sekaligus mempererat hubungan kedua negara,” kata Huang He.
Dampak bagi hubungan bilateral
Hubungan persahabatan antara Tiongkok dan Indonesia terus berkembang, salah satunya melalui program pertukaran pendidikan. Huang He menyebut kemitraan strategis komprehensif kedua negara berkembang pesat dan membawa manfaat nyata bagi rakyat kedua negara.
Selain mengirim mahasiswa Indonesia ke Tiongkok, Huang He juga berharap semakin banyak generasi muda Tiongkok datang ke Indonesia untuk belajar dan mengenal budaya serta kehidupan masyarakat setempat.
“Pertukaran generasi muda merupakan jembatan penting dalam membangun saling pengertian dan persahabatan jangka panjang antara Tiongkok dan Indonesia,” tuturnya.
Penutup: pendidikan sebagai fondasi
Kerja sama pendidikan dipandang sebagai salah satu fondasi penting dalam memperkuat hubungan bilateral kedua negara di masa mendatang. Keberhasilan individu seperti Shilva Zohra menjadi contoh konkret manfaat program beasiswa dan peluang kolaborasi yang lebih luas antara Indonesia dan Tiongkok.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
DPRD Batubara Setujui KUA-PPAS R-APBD 2027
DPRD Batubara menyetujui KUA-PPAS R-APBD 2027 dan menyerahkan nota P-APBD 2026 dalam paripurna Senin (7/9),...
Pangdam I/BB Dukung Perbati Sumut Lahirkan Atlet Tinju Berkelas Dunia
Pangdam I/BB memberi dukungan terhadap Perbati Sumut untuk memperkuat pembinaan tinju dan melahirkan atlet m...
LiRA Tabagsel Desak Bongkar Dugaan Pungli Anggaran Publikasi DPRD Padangsidimpuan
LiRA Tabagsel minta aparat usut dugaan pungli anggaran publikasi DPRD Padangsidimpuan; wartawan melaporkan p...
Taput Perkuat Perikanan Air Tawar lewat BBI Purbatua
Pemkab Tapanuli Utara mengembangkan BBI Purbatua sebagai pusat percontohan budidaya perikanan air tawar untu...
Keracunan MBG: Ancaman Hukum dan Tanggung Jawab Negara
Kasus keracunan MBG 2025–2026 bersifat sistemik; pakar hukum kesehatan jelaskan opsi tuntutan pidana, perdat...
PB Al Washliyah Minta Pengosongan Lahan 32 Hektare di Helvetia
PB Al Washliyah kembali meminta pengosongan lahan ~32 hektare di Pasar IV Helvetia agar proses hukum berjala...