Ekonomi

Bazaar Perempuan Berdaya KPI Jember Dorong Ekonomi Perempuan

Bagikan:
Pengunjung dan penjual di Bazaar Perempuan Berdaya KPI Jember menampilkan produk lokal

Koalisi Perempuan Indonesia (KPI) Cabang Jember menggelar Bazaar Perempuan Berdaya sebagai wadah promosi produk lokal dan upaya pemberdayaan ekonomi perempuan. Kegiatan berlangsung di Sekretariat KPI Cabang Jember, Jalan S.Parman Nomor 34 (kompleks HD Printing), dan dibuka setiap hari Senin hingga Sabtu pukul 08.00–12.00 WIB dengan kemungkinan perpanjangan jam operasi seiring antusiasme pasar.

Detail bazaar dan penyelenggaraan

Bazaar ini dikelola secara gotong royong oleh Kelompok Kepentingan Informal KPI Cabang Jember di bawah koordinasi Bunda Hermin. Event rutin ini menampilkan beragam produk buatan anggota, dari makanan olahan, kerajinan tangan, hingga barang kebutuhan rumah tangga skala kecil.

Selain menjadi sarana pemasaran, bazaar juga dirancang untuk menjadi pilar sumber penghasilan mandiri bagi anggota, sehingga dapat memperkuat ketahanan finansial organisasi secara berkelanjutan.

Tantangan yang dihadapi

Meski telah berjalan, inisiatif ini masih berada pada tahap rintisan dan menghadapi kendala klasik yang umum di komunitas usaha mikro.

  • Keterbatasan modal usaha untuk produksi dan display produk.
  • Akses transportasi yang menyulitkan distribusi barang dan partisipasi anggota.
  • Manajemen waktu para ibu yang masih harus membagi fokus antara usaha dan urusan domestik, termasuk antar-jemput anak.

Harapan pengelola

Koordinator Bazaar KPI, Bunda Hermin, menegaskan harapannya agar keberadaan bazaar lebih dikenal masyarakat dan memberi manfaat nyata bagi anggota. Ia membayangkan pengelolaan mandiri ini bisa berkembang menjadi bentuk kelembagaan yang lebih kuat.

"Saya berharap Bazaar KPI dikenal masyarakat dan tahu kalau KPI bukan hanya bergerak di organisasi perempuan saja, tapi juga di segi ekonomi. Ke depan, para pengelola menaruh harapan besar agar inisiatif mandiri ini dapat bertransformasi menjadi embrio koperasi konsumen yang melayani dari anggota untuk anggota secara berkelanjutan." — Bunda Hermin, Sabtu, 25 Juli 2026.

Dukungan yang dibutuhkan dan prospek ke depan

Para pelaksana berharap mendapat dukungan dari instansi pemerintah maupun swasta, terutama berupa penyediaan ruang pasar, rekomendasi untuk mengikuti pameran, atau bentuk fasilitasi lain yang membuka akses pasar.

Dengan sinergi yang tepat, pengelola meyakini perputaran modal akan meningkat, produk lokal karya perempuan Jember lebih dikenal, dan potensi ekonomi komunitas dapat tumbuh lebih cepat.

Ke depan, keberlanjutan bazaar akan sangat bergantung pada kemampuan anggota memperkuat modal, memperbaiki akses distribusi, dan memperkuat manajemen usaha. Inisiatif ini tetap dipandang sebagai langkah penting dalam memperkuat peran perempuan di sektor ekonomi lokal.

Rafi Akbar
Penulis
Rafi Akbar

Analis bisnis yang mengulas perkembangan industri, korporasi, dan peluang investasi.

Berita Terkait